“Gimana sih cara memulai bisnis print on demand?”

“Strategi apa yang tepat untuk menjalankan bisnis print on demand?”

“Bagaimana cara menjalankan bisnis print on demand yang benar?”

Mungkin ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan ketika orang-orang ingin memulai bisnis khususnya bisnis print on demand.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa produk custom kini semakin laku keras dipasaran. 

Bahkan Anda bisa mendapatkan profit hingga 70-100%.

Bukan hanya itu saja, peluang usaha ini tanpa modal.

Apalagi jika Anda menggunakan sistem Dropshipping, Anda hanya perlu kuota internet untuk bisa menjalankan bisnis ini.

Namun satu hal yang perlu Anda ketahui ketika menjual produk custom, Anda bisa lebih mudah menganalisa target pasar Anda.

Nah, jika Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini, maka Anda perlu memperhatikan langkah-langkah maupun strategi dalam membangun bisnis print on demand yang menguntungkan, diantaranya:

1. Memesan Sampel

Jaminan kualitas sangatlah penting ketika Anda menjalankan bisnis print on demand dengan sistem Dropshipping. 

Maka dari itu, Anda perlu memesan sampel terlebih dahulu untuk memastikan bahwa semuanya terjamin.

Mulai dari desainnya, bahannya, ukurannya, warnanya, pelayanannya seperti apa, apakah fast respon atau tidak, pengirimannya sesuai jadwal atau tidak, dan sebagainya.

Anda bisa memesan beberapa sampel dari supplier yang berbeda, agar Anda lebih mudah membandingkannya.

Setelah itu, Anda bisa menentukan supplier mana yang memenuhi syarat Anda.

Baca juga: Cara Mencari Supplier Bagus Untuk Bisnis Dropship

2. Pengiriman

Masalah pengiriman menjadi hal yang kompleks untuk dibahas.

Dimulai dari:

  • Proses produksi.
  • Jadwal pengiriman.
  • Biaya pengiriman.

Biasanya, pada proses produksi, supplier membutuhkan waktu minimal 1 hari kerja.

Nah, dengan begitu Anda bisa menentukan jadwal pengiriman, yang sudah Anda beritahu sebelumnya kepada pelanggan Anda.

Dan untuk masalah biaya pengiriman, Anda bisa mempertimbangkannya.

Apakah Anda akan melakukan pengiriman secara gratis ke seluruh Indonesia?

Atau hanya beberapa daerah saja yang mendapatkan pengiriman gratis?

Atau disesuaikan dengan jumlah pembelian?

Anda bisa menjelaskan soal pengiriman ini melalui toko online Anda secara detail.

3. Memamerkan Produk Anda

Memamerkan produk Anda dengan cara yang efektif namun menarik itu memang tidak mudah.

Apalagi jika Anda baru memulai bisnis.

Gambar maupun video adalah bagian penting untuk menarik banyak pelanggan.

Anda bisa menampilkan gambar Anda dengan cara yang berbeda, seperti gambar dibawah ini:

Nah, bisa Anda lihat sendiri, gambar tersebut tidak nampak seperti iklan. Namun, gambar tersebut hanya diambil dari angle yang berbeda.

Selain itu, bisa Anda perhatikan perpaduan warna yang digunakan, dan sebagainya.

Untuk video itu sendiri, Anda bisa menampilkan teaser, behind the scene bahkan testimoni dari pelanggan Anda.

Sebisa mungkin menggunakan kamera dengan resolusi tinggi agar video yang dihasilkan terlihat menarik.

Dan jangan lupa untuk membuat konsepnya terlebih dahulu.

4. Fokus Pada Satu Niche

Pemasaran adalah penentuan terakhir atas keberhasilan bisnis Anda. 

Tetapi jika Anda menargetkan semua orang, hasilnya tidak akan benar-benar berjalan baik. 

Itu sebabnya fokus sangatlah penting, terlepas dari taktik yang Anda gunakan.

Memiliki target pasar yang jelas sebenarnya dapat membantu Anda untuk menentukan produk apa yang akan Anda jual, dan memaksimalkan potensi keuntungan Anda.

Misalnya, Anda menjual produk khusus pecinta Avengers.

Maka, target pasar yang Anda dapatkan adalah orang-orang yang memiliki minat yang sama.

Sebagai contoh:

Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Produk Dropship Yang Bagus

5. Cara Berjualan

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan dalam berjualan, yaitu menggunakan teknik soft selling atau hard selling.

Anda bisa memilih dua teknik tersebut sesuai dengan kemampuan Anda.

Jika Anda tipe orang yang “blak-blakan” mungkin Anda bisa menggunakan teknik hard selling.

Namun, sebaliknya, jika Anda lebih senang bercerita terlebih dahulu lalu mulai berjualan, Anda bisa menggunakan teknik soft selling.

6. Mulai Mengembangkan Bisnis Anda

Setelah jatuh bangun Anda membangun bisnis, kini saatnya mulai mengembangkan bisnis Anda.

Gimana caranya?

Anda bisa mulai bergabung dengan komunitas bisnis, mengikuti seminar atau training, mencari teman-teman yang se-frekuensi, membaca buku, kepoin kompetitor Anda, dan sebagainya.

Salah satu komunitas yang solid dan juga bisa membantu Anda berkembang cuma di dropshipaja.com.

Komunitas di dropshipaja.com sekarang sudah ada di berbagai kota dan sering mengadakan kopdar, yang dimana Anda bisa “brainstorming” dan menemukan teman baru.

Nggak percaya? Lihat selengkapnya disini.

Nah, itulah 5 strategi membangun bisnis print on demand yang menguntungkan.

Kuncinya adalah perencanaan, pengujian, menjual, dan berkembang.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa share artikel ini ke sosial media yang Anda punya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here