Sebagian dari Anda pasti mulai berpikir mencari peluang usaha rumahan modal kecil tapi untung besar,

Tapi masalahnya gimana kalau modal bisnisnya cuma sedikit bahkan gak punya modal sama sekali, apa Anda bisa mulai berbisnis di rumah?

Jawabannya BISA, karena sekarang di zaman teknologi yang sudah maju untuk masalah modal jadi pertimbangan kesekian untuk memulai bisnis, 

Sekarang sudah banyak usaha rumahan modal kecil yang bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan internet kaya bisnis online

Alasan orang beralih ke bisnis online karena gratis, bisa menjangkau calon customer yang lokasi jauh dan berbeda waktu,  bisa kontrol bisnis dimana dan kapan pun, dll

Nah, selanjutnya ada beberapa tips yang bisa Anda praktekkan dalam menjalani usaha rumahan modal kecil, agar usahanya bisa tetap jalan

A. Tips Usaha Rumahan Modal Kecil Untung Besar

1. Pilih bisnis sesuai passion

Pemilihan jenis usaha rumahan modal kecil harus didasari sama passion

Agar Anda gak perlu repot buang waktu banyak untuk memulai semuanya dari awal seperti riset dan belajar ilmunya, 

karena Anda sudah paham Ilmu dasarnya jadi akan lebih mudah untuk Anda mengembangkan bisnis tersebut

Bahkan Anda sudah mengenal produk apa yang akan dijual dengan baik, 

jadi Anda bisa menyampaikan keunggulan produk sehingga customer sadar kalau produk anda memang berkualitas, bahkan Anda bisa dikenal sebagai pakarnya produk/bidang tersebut

Selain itu, Anda gak gampang menyerah saat ada kendala 

Anda akan berusaha keras temukan jalan keluar saat ada masalah, Anda akan tetap bertahan sama bisnis itu karena Anda yakin passion ini bisa membawa hal baik di hidup Anda

Contoh : 

Passion Anda di fashion seperti kaos printing

Biar makin banyak gaet calon pembeli coba buka toko online di sosmed kaya Instagram, 

Terus promosikan dengan posting beberapa produk, kasih promo menarik (diskon/giveaway) 

2. Kenali kompetitor

Mau sebagus apapun produknya tapi customer lebih yakin sama kompetitor, mereka akan tetap pergi ke kompetitor bukan Anda

Alasannya bisa beragam seperti:

  • Layanan customer service yang lebih memuaskan
  • Kompetitor selalu ada inovasi/produk terbaru yang ditawarkan
  • Kompetitor lebih memahami calon pembeli dengan penuhi kebutuhan

Solusinya, Anda harus perbaiki cara kerja Customer Service seperti CS harus paham betul produk biar bisa jawab pertanyaan/keluhan customer

Pastikan produk bisnis Anda selalu ikuti tren yang ada atau perbaiki kualitas produknya

Sebelum menjual produk harus tahu siapa target pembelinya, ini membantu untuk tahu apa kebutuhan mereka

Selain gender, usia, pelajar/karyawan, lokasi, dan lainnya, Anda juga harus riset bagian ini :

  • Harga 

Pesaing jual 1 produk 50rb tapi anda jualnya 100rb dengan produk yang sama

Terlihat lebih murah si pesaing tapi bukan berarti produk Anda gak laku

Kalau Anda bisa yakinkan pembeli dengan kualitas produk, calon pembeli gak akan berpaling

  • Produk

Sama-sama jual produk olahraga

Coba cari produk apa yang belum dijual si pesaing

Ini bisa jadi peluang sebagai pelengkap produk jualan Anda biar makin lengkap dan permudah customer beli di 1 toko online saja

  • Platform pemasaran 

Kalau pesaing cuma bikin toko online dan pemasarannya dengan posting produk di feed/story aja

Berarti waktunya Anda untuk belajar pakai ads 

Gunanya untuk memperluas promosi produk jualan sehingga semakin banyak orang yang tahu/beli, menjangkau calon pembeli berbeda lokasi & waktu

  • Target market

Kalau kompetitor gak spesifik customer idealnya

Berarti Anda harus spesifikan mau seperti apa orang yang beli produk anda

Ini mempermudah Anda agar target marketnya tepat sasaran (gak salah orang) 

Misalnya, mau jual produk olahraga seperti 1 set pakaian olahraga, sepatu, alat olahraga dkk

Berarti target market Anda adalah orang yang suka olahraga (lari, yoga, gym, renang, dkk) 

Orang yang suka olahraga spesifik lagi untuk pria atau wanita, kalau wanita yang karyawan atau ibu rumah tangga

Ibu rumah tangganya yang sudah punya anak atau belum, dsb

Lakukan hal ini sampai target market Anda benar-benar sudah spefisik

3. Tak berhenti berinovasi dan tahu tren

Inovasi dilakukan agar konsumen menemukan hal baru di produk Anda sehingga customer lama/baru gak pindah ke pesaing

Inovasi bisa dilakukan dengan mengikuti trend saat ini, Anda bisa cari di sosial media topik apa yang lagi trending dan banyak dibicarakan orang, tapi sesuaikan juga sama kebutuhan customer

Misalnya, Anda bisnis fashion, cari di google “trend fashion 2020”

Ternyata muncul bisnis fashion baju print on demand/printing

Anda bisa ikut jualan baju POD tapi kasih inovasi dengan desain yang bisa di request

Atau Anda detailkan desainnya untuk gambar apa, kaya kartun (spongebob, one piece dkk), film, kpop, dkk

Kalau Anda tertarik buat jualan produk POD bisa mampir ke Dropshipaja.com karena disana menawarkan banyak jenis produk jualan POD

4. Modal kecil + usaha keras = memuaskan

Jadi pebisnis dengan modal kecil gak boleh minder sama pebisnis lama yang modal usahanya bisa lebih dari yang Anda punya

Karena mau sebanyak apapun modalnya tapi gak ada effort untuk kerja keras hasilnya akan sama saja alias gak menguntungkan

Beda ya, kalau Anda modalnya minim tapi kerja keras, pintar ambil peluang, berani hadapi resiko maka ada kemungkinan Anda akan berhasil

Ingat ya! 

Usaha gak akan khianati hasil

Modal kecil untung besar itu mungkin, karena apa yang Anda dapatkan nanti itu tergantung dari bagaimana/sudah sejauh mana proses anda, 

5. Fokus

Tips dari pebisnis sukses untuk pemula pasti menyuruh untuk lebih fokus sama goals/tujuan yang ingin dicapai

Misalnya, Anda mau buka usaha rumahan biar punya tabungan sendiri dan  gak minta uang lagi ke orang tua

Selama anda fokus, gak setengah hati jalaninnya, kerja keras, doa, gak campuri urusan pribadi & bisnis, pintar manage waktu dan cari uang bukan hasil nipu, maka ada celah buat Anda untuk mencapai goal itu

6. Beri tahu bisnismu ke teman-teman

Sampai sekarang pemasaran dari mulut ke mulut masih efektif untuk dipakai,

Karena secara tidak langsung orang tersebut sudah mempercayai dan mengakui produk Anda bagus, bahkan cara ini masih efektif dipakai sama pebisnis usaha rumahan modal minim

Misalnya, Anda jualan hijab di toko online, diawal bisnis Anda bisa tawarkan dulu ke teman Anda (rumah, tongkrongan, kantor dkk), bawa beberapa produknya untuk dilihat langsung

Dari sini akan ada 2 kemungkinan yang terjadi, 

Pertama teman Anda akan jadi pelanggan pertama, dan 

Kedua teman Anda akan bantu pemasaran anda dengan cara rekomendasikan produk itu ke kenalan mereka

7. Gunakan media sosial

Anda bisa manfaatin sosmed yang dipunya untuk pemasaran kaya Instagram ads/Facebook ads

Pemasaran pakai sosmed itu mudah diaplikasi dan anda bisa menargetkan target marketnya secara detail

Anda bisa baca Tips Beriklan di Instagram Ads untuk cara pemakaiannya 

Di Instagram sendiri untuk pemasangan iklan budgetnya mulai dari Rp. 10.000 – Rp. 50.000 per hari, lalu Anda bisa menentukan durasi iklan mulai dari 1 hari – 30 hari, kalau sudah kelihatan profitnya baru tambah budgetnya biar makin banyak jumlah audiencenya

Kalau Anda keluarkan biaya Rp. 10.000 perhari berarti total audience yang bisa dijangkau sekitar 1.300 – 3.400 orang, 

Semakin banyak biaya yang dikeluarkan semakin banyak juga audience yang Anda dapatkan

Atau bisa juga bisa manfaatin sosial media sebagai media promosiin produk Anda, cara ini gratis, seperti di Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Tiktok, dll.

B. Kesimpulan usaha rumahan modal kecil

Jadi pebisnis pemula yang mulai usaha rumahan modal minim itu bukan berarti gak mungkin, asalkan Anda mau coba terapkan 7 tips diatas tadi

Semua usaha akan indah pada waktunya asalkan niat dan usaha gak kendor

Semoga berhasil dan jangan lupa untuk share artikel ini ke semua sosial media yang anda punya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here