Affiliate marketing adalah salah satu jenis bisnis yang menggunakan sistem penjualan berbasis komisi. Contohnya, saat Anda berhasil menjual produk—baik barang maupun jasa—maka Anda akan mendapat komisi dari hasil penjualan. Sebenarnya, affiliate marketing memiliki sistem kerja menyerupai perantara atau makelar, hanya saja bisnis ini bekerja di ranah online.

Cara kerja affiliate marketing di lapangan

Dari pemaparan singkat di atas, Anda dapat mengetahui bahwa affiliate marketing mengandalkan dunia digital untuk pemasaran produk. Dalam hal ini, Anda akan bekerjasama dengan merchant atau produsen untuk memasarkan produk. Posisi Anda jelas bukan sebagai pemilik barang maupun jasa tersebut, tetapi Anda akan menerima komisi sesuai kesepakatan bila produk terjual dalam jumlah tertentu.

Lalu, bagaimana cara Anda bergabung dengan produsen yang menjalankan affiliate marketing? Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mendaftarkan diri ke website afiliasi untuk memperoleh tautan. Setelah itu, Anda promosikan tautan tadi ke berbagai platformwebiste atau blog yang Anda kelola, media sosial atau forum-forum online, hingga siapa saja yang Anda anggap aktif di dunia maya. Pembelian produk akan terjadi saat tautan tadi diklik, sementara Anda akan memperoleh komisi dengan nominal bervariasi, sekitar 3% sampai 70%.

Jenis-jenis program affilate marketing

Affiliate marketing adalah jenis bisnis online menjanjikan, karena dapat memberikan penghasilan pasif (passive income) besar dalam waktu singkat. Produk yang dijual menggunakan sistem ini pun beragam, di antaranya perangkat elektronik, produk kecantikan, alat rumah tangga, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, Anda dapat berniaga tanpa terbentur batasan produk.

Untuk menjalankan affiliate marketing, Anda dapat memilih salah satu program. Berikut ini ada empat jenis program affiliate marketing yang paing sering diterapkan.

  1. Paid to Click (PTC)

Sesuai namanya, Paid to Click akan memberikan Anda komisi melalui iklan yang diklik oleh Anda sendiri. Produsen yang memasang iklan di website memiliki tujuan agar situs dapat muncul di laman utama hasil pencarian Google. Hal tersebut bakal mengundang jumlah pengunjung dan tentunya klik yang melimpah. Paid to Click terbilang cocok untuk pemula yang ingin menjajal affiliate marketing. Pasalnya, Anda bisa mendaftarkan diri secara gratis, tidak diwajibkan punya website, dan dijamin memperoleh komisi dalam jangka waktu singkat.

2 . Paid Per Click (PPC)

Meski sekilas namanya sama dengan PTC, tetapi Paid Per Click mempunyai cara kerja berbeda. Dalam program ini, yang harus mengeklik adalah orang lain. PPC sejauh ini menjadi metode affiliate marketing yang digemari para blogger di Indonesia, terutama mereka yang menggunakan Google AdSense untuk meraup keuntungan. Sejumlah kelebihan yang akan Anda dapatkan dari PPC adalah tidak perlu merayu pengunjung buat mengeklik iklan, tidak perlu repot-repot melakukan follow up pada calon konsumen, dan yang hanya perlu Anda lakukan adalah menjaring pengunjung yang banyak ke webisteatau blog.

3. Cost Per Action (CPA)

Affiliate marketing adalah sistem yang tergolong fleksibel mengingat program yang ditawarkan memberi kemudahan sesuai keinginan pelaku bisnis. Termasuk di antaranya Cost Per Action—program yang akan memudahkan Anda mendapatkan komisi lewat konsumen yang mengeklik iklan dan melakukan sejumlah aksi seperti mengisi surel atau mengunduh fileCost Per Action pun punya kelebihan seperti pendaftaran yang mudah, tidak usah follow up calon konsumen yang melakukan pembelian produk lewat aksi, serta jumlah komisi yang besarannya ditentukan kelengkapan aksi yang dilakukan calon konsumen.

4. Pay Per Sale (PPS)

Dalam Pay Per Sale, komisi akan diberikan kepada Anda setelah terjadinya sale atau penjualan. Jika ditelaah lebih saksama, PPS mempunyai level kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan program affiliate marketing lainnya, karena Anda dituntut bekerja dari awal buat menjaring calon pelanggan. Kemudian, Anda juga harus membujuk mereka melakukan aksi, follow up, dan hingga mengurus pembelian produk. Meski demikian, affiliate marketing PPS memberikan nominal komisi yang lebh besar, yakni sekitar 30% sampai 70% dari hasil penjualan.

Mengapa Anda harus mempraktikan affilate marketing?

Seperti jenis bisnis dan strategi pemasaran lainnya, affiliate marketing adalah sistem yang mempunyai keuntungan menggiurkan. Apalagi affiliate marketing menggunakan teknologi terkini yang digunakan oleh hampir semua orang di dunia: internet. Berikut ini ada sejumlah alasan Anda harus menjalankan affiliate marketing di dunia digital.

  • Tidak membutuhkan modal produksi

Di zaman serba mudah seperti sekarang, Anda tidak perlu lagi memikirkan modal besar. Dalam affiliate marketing, yang perlu Anda miliki hanyalah gawai seperti ponsel pintar atau laptop dan ponsel pintar buat memulai bisnis. Dengan menggunakan modal utama tersebut, Anda mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah ke saldo rekening tanpa harus memikirkan produksi dan lain sebagainya.

  • Bisa memasarkan produk jenis apa saja

Seperti yang telah disinggung, affiliate marketing membebaskan Anda dalam pemilihan jenis produk yang hendak dipasarkan. Jika Anda berminat pada perangkat elektronik, maka Anda bisa mencari tautan yang berkaitan dengan produk tersebut. Di Indonesia saja, yang merupakan negara berkembang, permintaan terhadap produk digital sangat tinggi dan membuat affiliate marketing tumbuh subur.

  • Tidak membutuhkan staf atau karyawan

Anda berhak mendapatkan seluruh komisi yang didapatkan dari afiliate marketing, karena pada dasarnya Anda bekerja seorang diri. Secara tidak langsung, Anda menekan pengeluaran. Dari sini, Anda pun dapat menilai affiliate marketing adalah jenis usaha yang menguntungkan, karena Anda tidak diharuskan buat merekrut dan menggaji orang lain.

  • Tidak perlu mengurus pengiriman produk

Karena posisi Anda dalam affiliate marketing bukanlah produsen atau merchant, maka Anda tidak akan direpotkan tahap pengiriman barang atau pemeriksaan pembayaran. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mempromosikan produk dan menjaring sebanyak mungkin pelanggan. Dengan begitu, komisi yang akan Anda dapatkan pun bakal semakin besar.

  • Uang mengalir meski Anda sedang tidur

Affiliate marketing tak hanya bisa diterapkan di mana saja, tetapi juga tetap bekerja walau Anda sedang tidak terhubung ke dunia maya. Dalam hal ini, iklan-iklan yang terpasang di website akan terus diklik oleh konsumen dan serangkaian aksi dilakukan tidak ikut berhenti meski Anda sedang tidur. Dengan kata lain, affiliate marketing menawarkan peluang hingga 24/7.

  • Bisa menjaring target pasar secara global

Internet mendobrak batasan tempat hingga lokasi dalam dunia bisnis. Affiliate marketing membuktikan hal tersebut, karena calon konsumen yang terlibat tidak datang dari domisili Anda saja, tetapi juga datang dari negara-negara lintas benua. Hal ini tergantung pula dari produk yang Anda pasarkan dan selihai apa Anda memasarkannya dalam skala global.

Kesimpulannya, affiliate marketing adalah tipe bisnis di ranah digital yang patut Anda pertimbangkan, terutama bila Anda menginginkan pekerjaan berpenghasilan besar. Semoga informasi ini bisa membantu Anda!

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here