Jika Anda adalah seorang seniman, penulis, designer, atau bahkan pebisnis, tentu saja ada “sesuatu” yang harus Anda hasilkan. 

Semua yang Anda hasilkan terbentuk dari kreativitas maupun ide Anda.

Mulai dari lukisan, musik, tarian, kerajinan, dan sebagainya.

Bahkan semua kreativitas maupun ide tersebut bisa Anda jadikan bisnis yang sangat menjanjikan, baik itu online maupun offline

Nah, bisnis ini biasa disebut dengan bisnis print on demand.

Apa itu Bisnis Print On Demand?

Bisnis print on demand adalah bisnis yang dimana produknya bisa Anda custom atau cetak sendiri berdasarkan permintaan pelanggan.

Anda bisa menggunakan alat sendiri atau menyewa di tempat percetakan untuk men-custom produk yang sudah Anda desain.

Memang untuk memiliki alat sendiri atau menyewa di tempat percetakan butuh budget yang cukup banyak.

Lantas, bagaimana cara membuka bisnis print on demand tanpa mengeluarkan modal sekali pun?

Nah, Anda bisa menggunakan sistem Dropshipping.

Apa itu Dropshipping?

Dropshipping adalah sistem bisnis yang dimana segala penjualan Anda ditangani oleh supplier.

Anda hanya perlu mempromosikan semua produk tersebut dengan harga yang lebih tinggi di sosial media Anda.

Sebagai contoh, ketika calon pelanggan Anda ingin membeli produk di toko online Anda, maka Anda bisa langsung memberi semua pesanan tersebut kepada supplier Anda.

Dan supplier Anda yang akan urus semuanya, mulai dari percetakan, stok produk hingga pengiriman.

Dan Anda juga tidak perlu khawatir karena dalam proses pengiriman, nama toko Anda yang akan tertera di sana.

Selain itu, banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika berbisnis print on demand dengan sistem dropshipping, diantaranya:

Buat produk dengan cepat: Anda akan jauh lebih hemat dalam segi waktu, karena produk yang dibuat akan diproses dengan cepat oleh supplier Anda. Biasanya butuh satu hari kerja untuk menyelesaikan semua proses tersebut.

Lebih fokus: Anda bisa lebih fokus dalam pemasaran produk maupun pelayanan terhadap calon pelanggan Anda.

Resiko lebih rendah: Karena Anda tidak perlu mengeluarkan modal dan menyimpan stok barang, maka resiko jauh lebih rendah. Hanya saja, Anda harus lebih pintar dalam memilih supplier, agar semua proses penjualan bisa berjalan dengan aman.

Berikut adalah 5 tips yang WAJIB Anda persiapkan sebelum menjual produk print on demand, diantaranya:

1. Mencari Supplier 

Anda bisa mencari supplier dengan mudah, baik melalui internet atau rekomendasi dari orang lain.

Namun, jika Anda hanya mengandalkan internet untuk mencari informasi mengenai supplier, maka Anda perlu mengikuti kriteria sebagai berikut:

  • Cari yang berpengalaman
  • Bisa diajak bekerjasama dan bertanggung jawab
  • Tidak mengenakan pre-order yang besar
  • Pengiriman yang cepat
  • Selalu menjaga kualitas produk

Namun jika Anda kesulitan mencari supplier yang terpercaya, Anda bisa bergabung di dropshipaja.com, dijamin semua kebutuhan produk-produk termurah, terlengkap, dan terbaik bisa Anda dapatkan disini.

2. Membuat Toko Online Anda 

Dalam dunia bisnis online, ada banyak pilihan untuk memasarkan produk maupun jasa Anda. 

Bisa melalui Facebook, Instagram, atau marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya. 

Atau ada cara lain dengan membuat website.

Namun, jika Anda adalah seorang pemula dalam dunia bisnis, alangkah baiknya Anda fokus pada satu platform saja, dan gunakanlah secara maksimal.

Misalnya, Anda menggunakan Instagram sebagai tempat Anda berjualan, Anda bisa memulainya dengan memasang foto profil dan bio yang sesuai, mengupload gambar produk dan juga konten, mengatur jadwal posting, membuat konten yang menarik, dan sebagainya. 

Baca juga: Jualan Laris Manis Di Instagram

3. Menentukan Niche

Nah, yang lebih asyiknya lagi, Anda bisa dengan mudah menentukan niche bisnis Anda.

Misalnya, Anda menjual produk khusus untuk pecinta sepak bola.

Nah, di niche sepak bola, Anda bisa menentukan kembali apa yang akan Anda jual. 

Seperti, casing handphone dengan gambar pemain sepak bola, atau tim sepak bola, dan sebagainya.

Dengan begitu, target pasar Anda jadi lebih tertarget.

4. Mempersiapkan Strategi Pemasaran Secara Matang

Sebelum pergi berperang, pasti Anda perlu mempersiapkan amunisi bukan?

Nah, sama halnya dalam mempersiapkan strategi pemasaran secara matang.

Karena strategi pemasaran adalah kuncinya.

Jika Anda memiliki skill marketing, mungkin hal ini menjadi peluang yang bagus.

Namun, jika Anda tidak memiliki skill marketing sama sekali, Anda masih bisa belajar.

Apalagi di zaman sekarang keberadaan internet sangat mempengaruhi Anda untuk mencari informasi dan pengetahuan lainnya.

Sayangnya, keberadaan internet juga bisa memberikan dampak negatif seperti sumber informasi yang kurang jelas alias hoax.

Nah, maka dari itu, Anda bisa membaca buku maupun mengikuti training khusus untuk mendapatkan informasi yang tentu saja sumbernya jelas.

5. Mengikuti Training Khusus

Nah, ini lanjutan dari tips di atas, Anda bisa mempelajari mengenai strategi pemasaran melalui training khusus.

Namun, Anda juga perlu memperhatikan siapa pembicaranya, apa saja yang akan dibahas, dan keuntungan apa yang bisa Anda dapatkan.

Untuk bisa mengikuti training khusus Anda perlu merogoh kocek yang cukup banyak.

Karena ilmu yang akan dibagikan sangatlah mahal.

Eitss, tapi tenang saja.

Karena masih ada loh training khusus yang diadakan secara GRATIS dan dijamin ilmu yang akan dibagikan tidak kalah MAHAL nya dengan training berbayar.

Mau? Mau? Mau?

Yuk join disini.

Nah itulah penjelasan mengenai bisnis print on demand beserta tips-tipsnya.

So, tunggu apalagi? Saatnya Anda ACTION!

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa share artikel ini ke sosial media yang Anda punya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here