Namanya bisnis ada kalanya kita harus dihadapkan dengan masa-masa sepi. Tidak bisa kita menjamin bahwa buka bisnis pasti laris sepanjang masa. Ada kalanya kita sudah promo habis-habisan, omset malah turun dan orderan menyusut. Lantas, jika hal demikian menghampiri kita, apakah kita harus menyerah dan berputus asa?

Tentu tidak dong. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bisnis yang sedang sepi. Di antaranya :

1) BERHENTI SEJENAK UNTUK EVALUASI

Ketika bisnis Anda mulai terasa sepi, jangan sampai Anda tenggelam dalam kepanikan. Tenangkan diri Anda dulu. Berhentilah sebentar untuk istirahat. Lalu lakukan evaluasi. Jangan memaksakan diri Anda untuk mengambil keputusan di saat panik, karena justru malah bisa merugikan diri Anda sendiri.

Setelah Anda tenang, lakukan evaluasi terhadap bisnis Anda. Siapa tahu terselip kesalahan yang menyebabkan penjualan menurun. Mungkin targeting iklan Anda kurang tepat, mungkin cara admin Anda melayani customer kurang ramah, dsb.

2) LAKUKAN INOVASI

Setelah evaluasi, Anda harus menemukan cara untuk bisa melakukan inovasi. Misalnya saat ini bisnis Anda sepi orderan, buatlah inovasi pada promo yang menarik dan berbeda dengan pesaing-pesaing Anda. Lakukan inovasi pada teknik pemasaran Anda. Lalu lihatlah hasilnya.

3) CEK KEMBALI TREN MARKET

Bisnis Anda saat ini sedang sepi? Ada baiknya Anda mengecek kembali tren pasar Anda. Supaya Anda tahu, produk yang Anda jual masih tinggi peminat atau tidak.

Bagaimana cara mengecek tren pasar Anda? Yang pertama Anda bisa cek di Google Trend. Google Trend adalah platform yang mampu menyajikan grafik pencarian orang-orang terhadap suatu produk dengan cukup detail. Jika Anda cek grafik pangsa pasar Anda mulai mengalami penurunan, mungkin sudah saatnya Anda bersiap untuk berganti bisnis, minimal berganti produk. Carilah produk yang tren-nya sedang naik.

Cara lainnya Anda bisa sharing atau berdiskusi dengan rekan Anda sesama pengusaha, baik yang sebidang dengan Anda atau berbeda bidang. Harapannya, Anda bisa menemukan wawasan baru dari hasil diskusi tersebut.

Inilah gunanya mengapa Anda harus tetap menjalin hubungan baik dengan pesaing. Anda dan pesaing Anda pasti punya cara sendiri-sendiri untuk memenangkan pasar. Tapi ketika Anda menemui kasus sepi order, Andabisa berdiskusi untuk menemukan wawasan baru.

4) CEK PESAING DAN HARGA

Ketika bisnis Anda sepi, Anda cek kembali pesaing-pesaing Anda. Apa yang menyebabkan mereka unggul sedangkan Anda terpuruk? Bisa jadi karena promosi Anda kurang menarik. Bisa jadi juga mungkin karena harga produk Anda kemahalan.

Karenanya selalu setting harga Anda agar mampu bersaing dengan pesaing-pesaing Anda. Anda boleh menerapkan harga yang sedikit lebih mahal, tapi sebaiknya berikan juga kelebihan pada produk yang Anda tawarkan. Jika tidak, tentu saja customer akan lari ke pesaing Anda.

5) PERTAHANKAN KUALITAS PRODUK

Ketika bisnis sedang sepi, seringkali kita menjadi panik dan berbuntut melakukan kesalahan-kesalahan lain. Mulai dari pelayanan yang ikut menurun, sampai kualitas produk juga ikut menurun.

Banyak juga pengusaha yang berpendapat untuk menurunkan kualitas produk demi menekan cost (biaya produksi) demi mencegah kerugian saat bisnis sedang sepi. Tapi sebaiknya hal demikian Anda hindari. Karena ketika Anda menurunkan kualitas produk Anda, customer malah akan semakin berpikir bahwa produk Anda tidak bagus dan tidak layak untuk dibeli. Karena itu sebisa mungkin, tetaplah konsisten menjaga kualitas produk Anda.

Mentoring Online Gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here