Tidak ada yang berharap sebuah bisnis akan gagal. Semua bisnis diharapkan bisa tumbuh dan berkembang besar. Tapi kenyatannya tidak semua bisnis bisa berkembang melewati tahun-tahun awal mereka.

Menurut Robert T.Kiyosaki (seorang pakar bisnis dan ekonomi), jika ada 10 bisnis yang baru dibuka tahun ini, hanya ada 1-2 bisnis saja yang berhasil bertahan dan tumbuh di tahun berikutnya. Sisanya lenyap dan bangkrut.

Mengapa ada begitu banyak bisnis yang bangkrut dan gagal di tahun pertama? Apakah Anda saat ini sedang memulai bisnis juga dan tidak mau bisnis Anda gagal bahkan di tahun pertama? Karenanya jangan sampai kesalahan ini Anda lakukan yah :

  1. TERLALU FOKUS PADA PRODUK

Product development itu memang penting. Inovasi itu memang penting. Tanpa inovasi, bisa jadi kita akan tertinggal oleh pesaing. Tapi awas, jangan sampai keblinger oleh “produk”.

Kebanyakan orang saat berbisnis, mereka terlalu mementingkan produk. Akhirnya waktu, uang, dan tenaga mereka habis untuk menyempurnakan sebuah produk. Di lain pihak, mereka lupa bahwa target pasar itu juga penting.

Buat apa Anda capek-capek membuat sebuah produk jika tidak ada yang mau membeli produk Anda? Bukankah lebih baik Anda fokus mencari pangsa pasar dulu? Baru nanti Anda melakukan product development untuk mengunggulkan bisnis Anda dibanding pesaing. Yang penting target market Anda sudah ada dulu.

Tak masalah di awal Anda melakukan ATM (amati, tiru, modifikasi) dari pesaing Anda. Yang penting pangsa pasar sudah di tangan Anda terlebih dahulu. Baru nantinya Anda bisa lakukan product development untuk memenangkan persaingan.

2. KEPEMIMPINAN YANG LEMAH

Memang jadi pemimpin itu tidak bisa dipelajari dalam sehari semalam. Dibutuhkan pembelajaran dan praktek bertahun-tahun untuk menjadi ahli. Tapi paling tidak, saat Anda membuka bisnis Anda, Anda sudah harus bisa memimpin pegawai-pegawai Anda.

Untuk bisa memimpin orang lain setidaknya dimulai dari memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Coba evaluasi, jika Anda memiliki program kerja dan jadwal kerja, sudahkah Anda mengerjakannya hingga tuntas tanpa perlu diperingatkan apalagi disuruh orang lain?

Memimpin diri sendiri juga termasuk dalam menggerakkan diri sendiri untuk bekerja sesuai target. Jika Anda masih suka menunda-nunda, berarti Anda masih belum mampu untuk memimpin diri Anda sendiri. Apalagi orang lain.

3. KEKURANGAN MODAL

Sebenarnya tidak ada di dunia ini bisnis yang tanpa modal. Semua jenis bisnis pasti butuh modal. Bedanya, modal tidak harus datang dari kantong Anda sendiri. Anda bisa menggunakan modal orang lain atau negosiasi dengan supplier agar bisa dibayar mundur setelah customer Anda membayar, jadi modal bisa diperoleh dari laba penjualan setelah dikurangi pembelanjaan ke supplier.

Tidak semua bisnis bisa balik modal dalam waktu cepat. Rata-rata sebuah bisnis membutuhkan waktu 1-2 tahun supaya bisa balik modal. Bahayanya, tidak semua bisnis mampu bertahan hingga waktu BEP tercapai. Jika Anda kekurangan modal sebelum bisnis Anda BEP (balik modal), maka bisa dipastikan bisnis Anda akan berhenti.

Mengapa kekurangan modal bisa terjadi? Ada banyak faktor yang menentukan. Bisa jadi karena kesalahan dalam menyusun Bussines Plan, manajemen yang kurang bagus hingga menyedot banyak biaya, tertipu, kesalahan dalam menentukan harga jual produk, dsb.

 

bisnis online bersama alona belajar bisnis online gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here