Anda seorang karyawan? Anda ingin mulai membuka bisnis? Atau Anda seorang karyawan yang ingin punya penghasilan sampingan? Siapapun Anda, berbisnis itu baik. Selama Anda yakin dengan usaha yang Anda ingin jalankan, jangan sampai Anda yakin tetapi tidak mau bergerak untuk merealisasikannya. Sama seperti halnya ingin “me-nembak” gebetan tapi Anda hanya melihat dari jauh dan tidak mencoba usaha pendekatan, akhirnya gebetan ditikung sama sahabat sendiri. Malah Anda jadi belajar ilmu baru, yaitu ikhlas disaat sakit. Sama seperti bisnis, Anda bermimpi ingin memiliki usaha yang maju, tapi Anda cuma mengkhayal tanpa ada action. Akhirnya? Usaha yang Anda impikan ditikung oleh kompetitor lain, akhirnya Anda harus belajar ilmu ikhlas lagi.
Memulai usaha itu bisa dibilang mudah tapi susah, kenapa? Mulai usaha bisa buka kapan saja dan dimana saja melalui media online, tanpa harus stock barang pun bisa berjualan. Tapi yang jadi kendala adalah sebelum Anda memulai bisnis, apa Anda sudah memikirkan hal yang akan terjadi setelahnya? Jangan sampai Anda melakukan kesalahan-kesalahan yang menjadi hal umum untuk merobohkan pondasi bisnis yang baru saja dimulai, apa saja kesalahannya? Inilah beberapa kesalahan yang biasanya terjadi saat memulai bisnis.

 

1. Tidak Mempersiapkan Apapun

Banyak orang mungkin termasuk Anda pernah melakukan hal ini. Memulai bisnis hanya berfokus pada hasil yang diimpikan, jangan sampai saat Anda terjun memulai bisnis Anda, Anda sama sekali tidak mempersiapkan apapun. Sama seperti Anda berperang tanpa senjata, baru keluar langsung tertembak mati oleh musuh. Memulai bisnis itu harus fokus, mempelajari apa yang harus dilakukan, kerja keras dan cerdas, berdedikasi dengan bisnis yang dimulai dan Anda harus mempersiapkan itu semua. Jangan sampai Anda hanya terjun tanpa mempersiapkan apapun.

 

2. Terlalu Egois

Nah, ini masalah terbesar, Anda hanya memikirkan bahwa bisnis yang Anda mulai akan berhasil. Tetapi Anda tidak memikirkan bagaimana sisi market untuk produk Anda, Anda terlalu egois hanya berpikir dari sisi penjual tanpa berandai sebagai pembeli. Menjual itu yang market butuhkan, bukan yang Anda inginkan. Pelajari data, baik dari demografi market atau keinginan dan kebutuhan market. Jangan sampai sisi egois Anda mengalahkan semuanya, karena bisnis itu menjual. Bukan memaksa konsumen, atau memaksa marker untuk mengikuti apa keinginan Anda.

 

3. Mencampur Adukkan Bisnis Dengan Banyak Produk

Pernah dengar palugada? Apa aja lu cari gue ada. Sebenarnya sah-sah saja, tapi karena Anda baru memulai bisnis, hal itu akan membuat Anda tidak bisa fokus untuk membangun bisnis Anda. Karena dari banyak produk, Anda harus mencari banyak market yang berbeda-beda juga bukan? Yang ada Anda hanya menghabiskan waktu untuk mencari market tanpa memikirkan untuk mengembangkan bisnis yang Anda mulai.

 

4. Hanya Berpikir Uang Adalah Solusi

Setiap memulai usaha pasti akan ada masalah yang muncul, dalam hal apapun. Entah strategi pemasaran atau produk yang akan dijual, dan biasanya Anda pasti berpikir uang bisa mengatasi segalanya bukan? Iya memang bisa, tapi apa setiap masalah selalu harus menggelontorkan uang begitu saja? Padahal bisa saja uang itu Anda alokasikan ke hal yang lebih penting, jadi coba pecahkan masalah dengan ide yang Anda miliki. Uang hanya penunjang, bukan pemegang kendali.
Jadi sebelum Anda memulai usaha, pikirkan hal yang kemungkinan akan terjadi. Supaya kesalahan – kesalahan yang kemungkinan terjadi akan dapat Anda minimalisir, dan usaha yang Anda mulai dapat berkembang.
- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

2 COMMENTS

  1. Kak saya baru dalam bisnis online ini saya masih bingung untuk membangun bisnis onlie apakah saya bisa memulainya dari nol.saya percaya pada anda langkah apa yang bisa saya lakukan dengan modal 1jt an

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here