Suksesnya sebuah iklan atau promosi bisnis online tidak terlepas dari tagline atau tulisan yang diselipkan dalam konten iklan atau promosi.

Kalimat yang mudah diingat dan dipahami akan sering diingat oleh pembaca.

Kalimat ini terdiri dari beberapa pilihan kata yang nantinya bisa menarik perhatian orang banyak terutama target market.

Kalimat inilah yang disebut dengan copywriting. 

Copywriting yang baik adalah copywriting yang dapat mempengaruhi pembaca untuk melakukan tindakan berupa niatan membeli produk Anda.

Penjelasan lengkap tentang copywriting adalah ….

Copywriting itu teknik penulisan yang sering digunakan dalam iklan atau promosi yang tujuannya memperkenalkan produk ke masyarakat

Copywriting sering dipakai tim marketing bertujuan untuk menarik perhatian audiens sehingga audiens mau memberi respon dari tulisan tersebut.

menurut penelitian dari SilverPop tahun 2013, pengunjung membutuhkan waktu 8 detik atau kurang untuk memperhatikan sesuatu. 

Maka dari waktu 8 detik Anda harus bisa dapatkan perhatian pengunjung dari tulisan yang dibuat

Selain itu, copywriting digunakan untuk mendapatkan respon yang banyak di media sosial dari pengunjung

Copywriting bisa berupa gambar atau video agar kontennya lebih cantik dan bervariasi

Hasil copywriting bisa ditemukan di billboards, iklan di majalah, email berisi sales letter, postingan blog, dan lain-lain.

Hasil copywriting juga diharapkan mendapatkan tindakan pembaca seperti:

  • Pembelian produk
  • Pemesanan jasa
  • Pendaftaran keanggotaan
  • Pendaftaran subscriber
  • Dan lain-lain

Beberapa jenis copywriting

Copywriting yang perlu dipahami sering disebut AIDA ( Attention, Interest, Desire, dan Action), penjelasannya:

#1. Attention

Attention tujuan utamanya adalah untuk menarik perhatian dari pembaca yang menjadi calon konsumen kita. 

Ini contoh kalimat yang bisa Anda gunakan untuk copywriting:

  • Ingin punya berat badan ideal dalam sebulan tanpa harus melakukan diet ketat?
  • Kembalikan tubuh indahmu saat seperti masa muda dulu lagi
  • Kangen memiliki bentuk tubuh saat masih ABG dulu lagi?
  • Tidak punya waktu untuk berolahraga karena kesibukan kerja? Sekarang Anda bisa menurunkan berat badan tanpa harus repot olahraga yang menyita waktu.

#2. Interest

Membuat calon konsumen tertarik dengan produk 

Saat pembaca tertarik dengan produk ada kemungkinan pembaca membaca copywritingnya sampai selesai

Tambahkan beberapa informasi, fakta, data statistik, alasan yang membuat calon konsumen semakin tertarik. Berikut contohnya:

  • Terbukti mampu menurunkan berat badan 10kg dalam satu bulan
  • Menjadikan Anda lebih cantik seperti saat muda dulu
  • Bisa terlihat 5 tahun lebih awet muda
  • Banyak para pria yang mendekat
  • Pekerjaan tetap jalan tidak terganggu

Contoh lainnya

Gambar diatas merupakan salah satu iklan makanan berupa sereal siap saji

Sebelum menjelaskan produk apa yang dijual, iklan memberikan informasi berupa data kesehatan bahwa 7 dari 10 anak kekurangan gizi sarapan karena sering melewatkan sarapan

Biasanya anak-anak melewatkan sarapan karena bosan makanan itu saja, ingin praktis, sudah telat berangkat sekolah dan lainnya

Iklan ini memberikan solusi agar anak-anak tetap bisa sarapan yang bergizi dengan cara praktis tidak perlu waktu lama 

Yaitu dengan sarapan sereal siap saji dengan cara diseduh dengan air panas, di aduk dan tunggu beberapa menit, maka sereal bisa di santap

Di iklan ini juga dikasih tagline “Ayo Sarapan Sehat Sebelum Jam 9”

Bertujuan agar anak-anak dan orang tua tidak melewatkan sarapan lagi karena sarapan penting agar punya tenaga sebelum beraktivitas diluar maupun didalam rumah

#3. Desire

Desire itu hampir mirip kaya interest, 

bedanya lebih memainkan emosi dan logika konsumen. 

Biasanya dilakukan dengan menyebutkan manfaat yang akan didapatkan.

contohnya:

  • Waktu Anda sangat berharga dari pagi sampai sore bekerja di kantor
  • Dengan kesibukan kerja yang padat, olahraga menjadi hal yang sulit dilakukan
  • Pekerjaan lancar badan bisa kurus

#4. Action

Action atau mengambil tindakan. 

Tindakan bisa apa saja tergantung dari tujuan produk itu dijual. 

Contoh: pembelian, mendaftar, pembuatan akun, download, submit email dan lainnya

Tindakan biasanya dipicu dengan memberikan Call to Action (CTA) pada bagian akhir. 

Bentuk CTA bisa berupa tulisan, tombol, nomor telepon, alamat email dan harga.

Alasan pakai copywriting dalam bisnis online

Copywriting membantu agar promosi bisnis online Anda menjadi efektif sehingga kena sasaran (target market).

Penjualan secara online membutuhkan ilmu digital marketing dan copywriting.

Tanpa adanya copywriting Anda tidak akan bisa memaksimalkan bisnis Anda, ada beberapa alasan kenapa Anda butuh copywriting:

#1. Banyaknya website pesaing

Perlu pebisnis ketahui bahwa semakin banyak orang yang tertarik untuk berbisnis online dengan berbagai alasan.

Seperti butuh dana tambahan, mencari kesibukan lain, mengisi waktu luang dan lainnya.

Bisnis online tidak lagi digunakan dalam jumlah skala kecil melainkan sudah besar. 

Banyaknya pesaing maka semakin gencar juga pebisnis untuk meningkatkan skill bisnis dan mengupdate toko bisnisnya.

Misalnya, yang awalnya hanya buka toko online di sosial media sekarang bertambah atau pindah ke website.

Tentunya masing-masing bisnis online memiliki website, untuk itu Anda harus punya strategi baru dalam masalah pemasaran website. 

Maka dari itu Anda membutuhkan jasa copywriting agar website Anda terkenal dan bisnis Anda semakin sukses.

bagi Anda yang ingin membuat website bisa baca artikel ini Cara Membuat Website Gratis Dengan WordPress 

#2. Tulisan dapat mempengaruhi pembaca

Copywriting yang baik adalah copywriting yang berhasil mempengaruhi pembaca, sehingga pembaca terpengaruh untuk membeli produk yang dijual.

Memperhatikan kata-kata yang akan digunakan saat membuat copywriting itu sangat penting.

Copywriting digunakan agar pembaca semakin yakin dengan produk Anda.

Jika salah dalam merangkai kata maka tulisan tidak akan mempengaruhi pembaca.

Jangankan mempengaruhi, baru baca satu atau dua kata tulisan Anda akan di skip (tidak lanjut dibaca) oleh pembaca.

Pastikan setiap kata yang digunakan adalah kata-kata yang mampu meyakinkan dan mempengaruhi pembaca.

Berikut contoh iklan produk makanan mie instan dengan rasa baru yaitu sambal matah

Iklan tersebut memiliki tagline ” Indomie goreng sambal matah, dari matah turun ke lidah.” (Indomie goreng sambal matah)

Iklan ini bisa menarik perhatian penonton karena variasi cara makan sambal yang berbeda

Bisanya sambal matah jadi teman makan nasi dan lauk pauk sekarang bisa dinikmati saat makan mie

“Matah turun ke lidah” Ini maksudnya dari mata turun ke lidah

Yang awalnya penonton hanya melihat kalau ada rasa baru lalu penasaran gimana rasanya saat mie digabung dengan sambal matah

Jadinya penonton terpengaruh untuk beli makanan ini

#3. Pengunjung website sepi

Jika Anda  sudah punya website bisnis online, namun masih sepi pengunjung? 

Anda perlu mencoba cara baru agar websitenya banyak pengunjung yaitu pakai media periklanan copywriting. 

contoh perbandingan website yang pakai copywriting dan tidak

> jika Anda memakai copywriting di website ada kemungkinan pengunjung website akan menjadi customer Anda

beda lagi kalau website Anda tidak ada copywritingnya, pengjung website akan tetap menjadi pengunjung tidak ada perubahan

> copywriting membantu agar promosi Anda lebih efektif

pengguna website yang memiliki copywriting berkesempatan promosi atau iklan yang diposting akan tepat sasaran atau kena target marketing

karena tulisan yang dibuat akan sesuaikan dengan target marketing yang dituju

misalnya target marketingnya Ibu Rumah Tangga, Anda bisa membuat copywriting seperti

“biar sesi masak cepat kelar, coba pakai alat masak yang simpel ini”

dan kalimat yang lainnya

beda kalau Anda tidak ada copywriting di websitenya

kalimat yang dibikin akan asal dan tidak terarah (tidak kena target marketing), contoh

“para suami yang mau bantu pekerjaan istri, bisa beli alat masak ini”

dari awal targetnya Ibu Rumah Tangga, kenapa kalimatnya ditujukan ke Bapak-bapak, bisa dipastikan gak kena target atau produknya gak kebeli

karena belum tentu Bapak-Bapak mau beli alat masak karena mereka mikirnya “urusan istri, mereka yang lebih paham”

> berkat copywriting website Anda akan punya kalimat andalan yang tujuannya mengajak pengunjung untuk membeli produk

contoh “hari Senin harga naik, order sekarang”

padahal belum tentu hari Senin harganya naik, itu semacam kalimat andalan saja biar pengunjung mikirnya 

“hari Senin beneran naik, mending beli sekarang deh”

beda lagi kalau Anda tidak ada copywriting, kalimat yang dipakai itu-itu saja contoh “minat? order sekarang” atau “beli sekarang juga”

gak ada kalimat ajakan yang bikin pengunjung gregetan pengen beli

Dengan menggunakan copywriting diharapkan bisa meningkatkan pengunjung website kamu. 

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung website kamu, maka penjualan produk kamu juga pasti akan meningkat. 

#4. Padat dan jelas

Selain tulisan harus bisa mempengaruhi pembaca, seorang copywriter harus bisa membuat tulisan yang padat dan jelas. 

Manfaat dari tulisan yang padat dan jelas adalah agar tujuan sampai ke pembaca dan juga sebagai salah satu upaya optimalisasi SEO.

Contoh, Anda akan menjual produk obat pelangsing badan dan copywriting yang dibuat seperti ini:

“buatlah badan yang ideal sesuai keinginan Anda dengan cara konsumsi obat pelangsing ini”


jika Anda membuat copywriting seperti diatas bisa jada poin yang dibaca hanya ‘badan yang ideal’ dan ‘konsumsi obat pelangsing’

Anda harus mempersingkat kalimatnya dan buat yang menarik agar pembaca mau baca dari awal hingga akhir kalau bisa ada niatan untuk membeli.

Pada gambar diatas, hanya menggunakan kata-kata yang singkat seperti ‘Before’ (sebelum) dan ‘After’ (sesudah).

Lalu ditambahkan dengan ilustrasi perubahan setelah meminum obat tersebut.

Tidak masalah hanya menggunakan satu atau dua kata saja yang penting pesannya tersampaikan, jangan sebaliknya.

Di awal terang-terangan menjual obat berubah jadi penawaran ke pembaca.

Setelah baca kalimat dan melihat ilustrasi tersebut biasanya pembaca akan penasaran ‘caranya seperti apa? kok bisa perubahannya seperti itu?’

Pembaca akan mampir ke toko online Anda untuk melihat produk seperti apa, cara pakainya gimana.

Setelah tertarik tidak menutup kemungkinan pembaca ingin mencoba produk Anda sehingga berniat membeli.

Tips Membuat Copywriting yang menarik

#1. Buatlah headline yang menarik

Headline haruslah yang atraktif, mengalihkan perhatian dan membangun rasa penasaran.

Tujuan headline yaitu agar mereka membaca kalimat pertama.

Ada beberapa cara agar headline Anda dapat menarik perhatian audiens Anda, diantaranya:

  • Gunakan Data dan Angka

Alasannya adalah sebuah headline dengan menyertakan data maupun angka yang spesifik menghasilkan peningkatan engagement yang tinggi.

Dengan mencantumkan data seperti itu akan menarik minat pembaca untuk baca dan meyakinkan pembaca bahwa kontennya terpercaya.

Contohnya headline email, 

email ini menampilkan angka berapa banyak keuntungan yang didapat setelah mempraktek tips dari buku selama 2 jam

  • Alasan Yang Kuat
Alasan yang kuat itulah yang dibutuhkan audiens Anda.
Sama halnya dengan membuat headline, Anda perlu mencantumkan pernyataan yang kuat agar audiens Anda membacanya sampai akhir.
Nah, inilah beberapa kata yang paling sering digunakan pada sebuah headline, diantaranya:
  • Tips
  • Strategi
  • Cara
  • Rahasia
  • Trik
  • Dan sebagainya

Contoh:

Gambar diatas memberikan beberapa tips untuk jaga kesehatan dengan headline  “Tips Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19”

Konten ini dianggap memiliki alasan kuat karena masyarakat dihadapi dengan pandemi yang belum pasti kapan selesai

Yang di bisa dilakukan hanya jaga jarak dengan orang lain, jaga kebersihan lingkungan, dan jaga kesehatan

Konten dibuat bertujuan agar masyarakat memiliki edukasi cara jaga kesehatan karena kesehatan tubuh adalah hal terpenting. 

  • Menyita Perhatian

Sebuah headline harus mampu menyita perhatian audience.

Membutuhkan waktu 8 detik untuk menentukan apakah artikel Anda akan dibaca atau tidak.

Nah, itu semua tergantung dari headline yang Anda buat.

Anda harus menyakinkan audience Anda bahwa dengan membaca artikel tersebut dapat membantu memecahkan masalah audience Anda.

contohnya:

konten di atas memiliki headline “Kerja keras atau kerja cerdas?” 

konten ini punya peluang klik karena headline dan cuplikan video

ada cuplikan video kepala anak kecil tersangkut di sela-sela pagar dan sang Ayah membantu untuk melepaskan

peluang klik didapat karena headline dan cuplikan video saling membantu dan terhubung

membuat penonton penasaran apa yang dimaksud dengan kerja keras dan kerja cerdas

lalu apakah hasil kerja si Ayah dapat membuat kepala si anak terlepas dari sela pagar

  • Gunakan kata-kata awalan yang membuat penasaran:

Contoh Headline yang bisa dijadikan referensi:

  • 7 Tips SEO Dapat Digunakan untuk Tahun 2020
  • 14 Tips untuk Membantu Anda Menulis Iklan Facebook yang Berhasil
  • Rahasia Ampuh Menghasilkan Uang Dari Internet
  • Tanda-Tanda Anda Harus Ganti Bisnis

#2. Mengerti karakteristik audience

Sebagai seorang pebisnis Anda juga harus memahami karakteristik audiens Anda.

Agar penggunaan copywriting bisa Anda sesuaikan dengan karakteristik audience.

Jika audiens Anda lebih menyukai bahasa formal, Anda bisa menggunakan bahasa yang lebih formal dan sebaliknya.

Jika bahasa dan copywriting yang Anda buat sesuai maka iklan Anda mudah tersampaikan oleh audiens Anda.

Selain itu, emosi audience Anda dapat menjadi faktor penentu dalam mengambil sebuah keputusan.

emosi dapat membentuk apa yang orang lihat. 

Artinya, perasaan kita pada momen tertentu dapat mengubah cara kita memandang dunia.

Jadi saat Anda membaca sebuah headline terutama headline yang sesuai dengan kondisi perasaan Anda maka Anda akan tergerak dengan sendirinya

Contoh, suasana hati Anda sedang tidak bagus atau sedih lalu memutuskan untuk memutar lagu sedih

Secara emosi, sadar atau tidak terkadang Anda teringat momen sedih bahkan sampai mengeluarkan air mata

Hal ini sama ketika Anda membeli produk, jika suasana hati atau kondisi sedang baik maka Anda akan beli yang Anda mau atau butuhkan

Ketika pembeli ingin membeli produk Anda biasanya karena alasan yang logis, namun Anda bisa memanfaatkan emosi pembeli Anda agar bisa membeli.

Emosi pembeli adalah tentang menginginkan sebuah produk, setelah itu buatlah alasan logis mengapa pembeli Anda membutuhkan produk tersebut.

Beberapa contoh untuk memicu emosi pembeli dengan copywriting, diantaranya:

  • Kepercayaan

Membuat pembeli Anda percaya dengan Anda menjadi hal wajib yang harus dilakukan

Hanya dengan memasukkan pernyataan seperti “free ongkir”, “free trial” dan sebagainya.

Dengan mudah, pembeli Anda akan percaya.

Apalagi jika Anda menambahkan pernyataan berupa angka, testimoni atau bukti kerjasama dengan brand lain.

Berikut salah satu contoh konten copywriting dari Dropshipaja.com

Konten ini berisi tentang testimoni reseller yang sudah lama bergabung di dropshipaja.com

Dari headline “bisa pergi umroh cuma dari jualan custom case” bisa dianggap pembaca sebagai bualan/bohong

Demi meyakinkan pembaca bahwa headline itu benar, maka ditambah berupa video yang menunjukkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja sampingan jadi reseller

Di video diceritakan awal mula berbisnis seperti apa, kendala yang dihadapi, awal mula gabung jadi reseller, lalu keuntungan yang didapat

Konten ini bertujuan untuk meyakinkan audience bahwa produk bisnis yang dijalani bisa wujudkan mimpi

  • Rasa Takut

Rasa takut tak melulu soal takut hal yang mencekamkan.

Namun, rasa takut bisa membuat audiens Anda menginginkan produk Anda agar rasa kekhawatiran dan takut tersebut keluar.

Karena dari rasa takut tersebut juga, pembeli Anda akan dengan mudah bertindak.

Rasa takut audience sering dimanfaatkan oleh pebisnis

Sebagai contoh, pebisnis online menggerakan rasa takut pembeli terhadap produk yang dijual dari promo yang ditawarkan

“Halloween Big Deals”

Buat meriahkan hari Halloween pebisnis online suka adain promo dengan diskon besar, dari biaya kirim dan potongan harga

Kalau gambar diatas promo yang ditawarkan berupa free ongkir dan potongan harga

Pebisnis ambil rasa takut pembeli dari tulisan “Hingga akhir Oktober” yang artinya lewat dari bulan itu promo sudah tidak ada

Karena catatan kaya gitu kadang bikin pembeli takut buat kehabisan produk soalnya yang beli pasti gak cuma 1-3 orang aja pasti banyak, apalagi ada promo free ongkir dan potongan harga

  • Harga

Siapa sih yang nggak tertarik dengan harga yang murah?

Kalau ada informasi harga yang murah, pasti pembeli akan mudah pikir dua kali untuk membeli.

Mumpung harga lagi murah, siapa tahu minggu depan sudah gak ada harga murah

Cara ini merupakan cara terbaik untuk Anda dalam memancing pembeli Anda.

“Popsocket Turun Harga!”

Tiga kata tapi bikin orang pengen punya, apalagi kalau jiwa pecinta diskon bakalan diserbu

Walau cuma potongan 1 atau 2rb namanya harga murah pasti ada yang beli

  • Trend

Siapa yang tak kenal dengan trend “Bulu Mata Anti Badai” dari Syahrini?

Trend seperti itulah yang dapat memicu pembeli Anda untuk membeli produk yang sama.

Nah, dengan memberikan pernyataan seperti itu, siapa sih yang nggak akan tertarik?

Cara ini sangat bagus untuk langsung Anda praktekkan.

Salah satu yang menjadi trend saat ini adalah pandemi

Banyak platform mulai dari berita TV atau media online berusaha memberikan edukasi ke masyarakat cara jasa kesehatan saat pandemi

Gambar diatas memberikan beberapa tips untuk jaga kesehatan dengan headline  “10 Tips Ampuh Cegah Penularan Virus Corona di Kantor”

Headline ini dianggap trend karena berita yang diangkat merupakan topik yang sedang hangat dibicarakan saat ini

  • Empati

Menggunakan empati adalah cara terbaik untuk memenangkan hati pembeli Anda.

Anda hanya perlu menunjukkan bahwa Anda:

  • Bernasib sama seperti mereka
  • Punya kemiripan
  • Mengerti dan peduli

Contoh, Anda seorang pebisnis online yang ingin membuka lapangan pekerjaan untuk membantu orang di masa pandemi ini

“Kami peduli perjuangan Anda, kami ada untuk membantu”

#3. Tonjolkan keunggulan 

Anda harus mengerti dan memahami produk yang Anda jual, apa manfaatnya, untuk apa, keunggulannya, tonjolkan manfaat produk Anda dalam bahasa iklan.

Hindari menulis manfaat yang palsu alias berbohong.

Jika tulisan Anda membawa pengaruh audiens Anda dan ternyata tidak sesuai dengan apa yang diharapkan audience Anda maka ini akan menjadi boomerang untuk bisnis Anda.

Sampaikan manfaat yang memang sesuai dengan fakta-fakta tentang produk tersebut dan yang pasti lebih masuk akal.

Anda juga bisa mengetahui manfaat yang sebenarnya melalui pembeli Anda dengan menanyakan bagaimana mereka merasakan keuntungannya.

Seperti contoh, “Buat kaos sesuka Anda, gratis biaya desain! Bahan kaos cotton combed 30s, jahitan kualitas distro, reseller welcome!

Selain itu, Anda bisa menggunakan slogan pada brand Anda.

Seperti contoh, Dropshipaja.com “Mau jualan online tapi tidak punya produk?”

Nah, dengan slogan ini Anda juga bisa menonjolkan produk Anda.

#4. Perubahan

Yang dimaksud dengan perubahan adalah alasan dibalik orang ingin membeli produk Anda.

Selain dengan menonjolkan manfaatnya, Anda harus memahami produk Anda dan sampaikan perubahan apa yang didapat dengan membeli produk Anda.

Mulai dari, Kemudahan, Kenyamanan, Kesenangan, Gengsi, Kepraktisan atau Rasa Aman.

Contoh: “Pembeli Anda tidak membeli kosmetik tapi mereka membeli perhatian atau rasa sayang kepada istri/pacar mereka.”

Atau, “Pembeli Anda tidak membeli Iphone tapi mereka membeli karena gengsi, karena mereka bisa memamerkannya pada saat berkumpul dengan teman-temannya.”

#5. Memberikan informasi yang spesifik

Memberikan informasi yang umum merupakan hal biasa.

Namun, dengan menunjukkan data maupun angka akan membuat pembeli Anda semakin percaya dengan Anda.

Selain itu, Anda juga bisa menyelipkan sedikit cerita agar lebih menarik lagi.

Dengan cara seperti ini, Anda secara tidak langsung membantu pembeli Anda dalam memecahkan masalah dan mencapai target mereka.

Seperti contoh, “Santi sering merasa iri melihat teman-temannya yang makan banyak tapi susah gemuk. 

Bisa makan enak tanpa mikirin timbangan. 

Lalu, Santi mencari tahu apa penyebab teman-temannya susah gemuk walau makan banyak. 

Dan akhirnya, Santi menemukan penyebabnya, ternyata teman-temannya meminum teh hijau (nama merek) yang dapat membantu badan tetap ideal.”

Manfaat copywriting untuk bisnis online

Copywriting merupakan teknik menulis yang menghasilkan karya dengan kemampuan kreatif sehingga mampu menarik para pembaca untuk melakukan sesuatu “seperti yang tertulis”

Jika disederhanakan, copywriting merupakan tulisan yang membuat pembacanya seolah terbius atau terpengaruh dengan tulisannya tersebut.

Beberapa manfaat yang didapat setelah menggunakan copywriting:

#1. Mempunyai peran sebagai konsultan

Konsultan bertugas untuk memberikan solusi dari masalah yang dialami seseorang.

Sebagai pebisnis harus menempatkan dirinya sebagai konsultan untuk para konsumen.

Jadi bisnis yang Anda jalani harus memiliki solusi dari masalah yang dialami oleh konsumen.

Contohnya, konsumen memiliki masalah kelebihan berat badan.

Konsumen sudah mencoba olahraga dan beberapa makanan diet tapi tetap tidak berhasil.

Jadikan hal ini sebagai kesempatan Anda menawarkan solusi yaitu obat pelangsing yang bisa menurunkan berat badan dalam hitungan waktu beberapa bulan.

Buatlah konten yang meyakinkan konsumen dengan membuat web konten sebagai alat komunikasi marketingnya. 

Konten bisa berupa gambar dan video yang berisi tentang keunggulan produk dan testimoni dari pelanggan sebelumnya.

#2. Komunikasi dapat tersampaikan dengan benar

Seorang copywriter professional mengetahui bagaimana cara mengkomunikasikan pesan yang ingin disampaikan dengan sangat jelas dan baik. 

Hal ini dilakukan untuk membangun kepercayaan serta meningkatkan reputasi. 

Copywriting yang bagus dapat membuat konsumen terkesan sehingga mampu membantu Anda dalam hal penjualan. 

Sebaliknya, copywriting yang tidak jelas justru akan merusak kepercayaan dan reputasi sebuah produk dan perusahaan.

#3. Mempunyai perspektif serta solusi yang baik

Bagi seorang copywriter profesional tentu mempunyai sebuah perspektif yang baik dan unik, terutama dalam memahami bisnis Anda. 

Hal ini dikarenakan copywriter akan berpikir secara out of the box namun tidak keluar dari pemahaman informasi yang diberikan.

#4. Konten disampaikan dengan tepat waktu

Seorang copywriter profesional tentu akan menyelesaikan semua pekerjaan dengan tepat waktu. 

Sebab banyak proyek atau perusahaan yang mengalami keterlambatan dalam hal pembuatan konten.

Karena yang dipekerjakannya bukanlah seorang profesional yang tidak menemukan inspirasi atau waktu untuk menulis.

Seorang copywriter akan membuat jadwal kapan kontennya akan diposting, jenis konten apa yang akan diposting hari ini, besok dan seterusnya.

Jadwal konten dibuat agar konten dapat di posting dengan rapi dan tidak keluar alur dari yang sudah ditentukan.

#5. Menghemat waktu

Untuk menulis konten yang hebat diperlukan waktu yang cukup banyak. 

Hal ini tentu akan menyita waktu Anda. 

Dengan begitu, Anda bisa menggunakan jasa seorang copywriter profesional, untuk mengerjakan tugas yang lebih penting.

Anda dapat fokus untuk mengurus pekerjaan yang lainnya tanpa terganggu dengan copywriting apa yang nantinya harus dibuat.

Tapi jika Anda ingin membuat copywriting sendiri, maka Anda bisa mengikuti beberapa tips-tips diatas.

Setelah mengetahui penjelasan, cara membuat dan manfaat dari copywriting untuk bisnis online.

Anda bisa memulai untuk mencoba membuat copywriting dengan tujuan meningkatkan jumlah audience terhadap iklan yang diposting.

Selamat mencoba dan jangan lupa bagikan artikel ini ke semua sosial media yang Anda punya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here