Sistem dropshipping makin hari makin berkembang. 

Tidak aneh jika banyak orang yang tertarik menjadi dropshipper karena kebutuhan dan hasrat orang untuk berbelanja juga sangat meningkat.

Kemudahan teknologi membuat kegiatan berbelanja pun jadi jauh lebih mudah.

Hanya bermodalkan handphone lalu cari toko online yang menjual produk diinginkan lalu buat pesanan dan tinggal tunggu barang sampai di rumah.

Jangan lupa dengan internet. Internet juga jadi alasan kenapa banyak bisnis dengan sistem dropshipping berkembang dan mudah menemukan bermacam toko online dengan berbagai kategori produk.

Jadi bisa dibilang modal membuat toko online dengan sistem dropshipping adalah handphone dan internet.

Tapi bagaimana dengan pemula yang ingin menjadi dropshipper?

Apa itu Dropshipping?

Dropshipping adalah sistem kerja bisnis online yang digunakan untuk transaksi jual beli suatu produk.

Drop diartikan menaruh dan shipping pengiriman. 

Jadi sistem kerja dropshipping seperti ini:


Atau lihat penjabaran dibawah ini:

1. Seorang dropshipper akan mempromosikan produk dari supplier

2. Ketika ada konsumen tertarik, konsumen melakukan pemesanan produk lalu transfer uang sesuai jumlah (totalan harga produk dan biaya kirim) ke no rekening dropshipper

3. Dropshipper kemudian memberitahu supplier jika ada produk yang konsumen beli

4. Dropshipper melakukan transfer ke no rekening supplier

5. Dropshipper mengirim alamat lengkap konsumen kepada supplier

6. Kemudian supplier mengirim produk yang konsumen beli dengan menggunakan nama dropshipper/toko online Anda, bukan nama supplier.

Tugas dropshipper hanya melakukan promosi produk ke konsumen tapi menggunakan nama dropshipper/toko online Anda bukan supplier. 

Tapi penting untuk dropshipper mencari supplier terpercaya dan ajak kerjasama untuk menjual produk tersebut.

Jika dropshipper dan supplier sepakat, maka dropshipper bisa langsung menjalankan bisnisnya.

Lalu bagaimana cara mencari supplier yang terpercaya?

Pertama, pastikan kualitas produk dari supplier berkualitas terbaik bukan yang abal-abal. 

Anda bisa membeli satu barang dulu ke supplier untuk mengecek kualitas produknya.

Jika kondisi produk bagus (produk tidak lecet, pengemasan saat dikirim rapi) dan kualitasnya baik (bahan yang tidak gampang robek atau luntur, dll).

Hal ini bisa jadi pertimbangan untuk menjadi supplier ini sebagai rekan kerja.

Kedua, carilah supplier yang mau memberikan kebebasan saat Anda melakukan promosi produk.

Misalnya, supplier menyediakan penambahan seperti kartu ucapan atau pengemasan khusus untuk bisnis online Anda.

Dengan adanya penambahan kartu dan pengemasan khusus, memungkinkan pembeli untuk kembali membeli produk lain di toko Anda.

Ketiga, menyimpan sampel setiap produk. 

Ini akan memudahkan Anda saat bertransaksi dan menjelaskan dengan pelanggan via online. 

Misalnya, Anda menyimpan beberapa foto produk dari supplier. Nantinya foto tersebut ditujukan ke konsumen saat promosi penjualan atau di pasang di toko online Anda

Atau dari barang yang sudah Anda beli bisa disimpan sebagai sampel atau contoh. Jadi saat konsumen yang jaraknya dekat (teman atau tetangga) minta contoh fisik produk, Anda sudah punya contohnya.

Keempat, cari supplier yang responnya cepat.

Sulit jika bekerja sama dengan supplier yang responnya lambat. Ini akan menghambat jalannya bisnis Anda.

Apalagi saat Anda membutuhkan informasi seperti ketersediaan produk (ada atau tidak), rincian produk (bahan produk seperti apa, ukuran produk, harga produk,  dll), kapan waktu pengemasan dan pengiriman produk.

Jika respon dari supplier lambat maka info yang Anda dapat juga susah atau bisa dibilang tidak dapat sama sekali. Jika terjadi maka siap-siap kehilangan pembeli.

Pilih supplier yang responnya cepat itu sangat penting, karena dari komunikasi yang lancar Anda jadi cepat tanggap membalas semua pertanyaan konsumen tentang produk yang dijual.

Sehingga toko online Anda terlihat profesional atau sudah ahli di bidang dropshipping.
Tahukah Anda bahwa sekarang ada supplier yang banyak diincar oleh dropshipper namanya dropshipaja.com

Bahkan supplier ini dipercaya oleh semua kalangan dropshipper hingga sekarang.

Karena layanan yang didapat sangat memuaskan, yaitu :

1.Promo gratis ongkir di seluruh Indonesia

2. Proses produksi yang cepat, hanya butuh 1 hari kerja

3. Keuntungan besar, profit margin yang bisa Anda dapatkan di tiap produk mencapai 50-100 ribu bahkan lebih

4. Customer service yang selalu siap sedia jika Anda mengalami kendala

5. Tersedia lebih dari 100 macam varian produk, warna dan modelnya.

6. Anda tidak mikirin banner, design, template, karena semua sudah tersedia.

7. Garansi barang kembali jika barang mengalami kecacatan ataupun tidak sesuai yang diharapkan, dan ongkir kami yang tanggung

Menarik bukan layanan yang didapat dari dropshipaja.com? 

Jadi tidak salah kalau banyak dropshipper yang masih setia membeli produk disana.

Tahukah Anda bahwa awal ketertarikan konsumen berawal dari foto produk?

Sebagai dropshipper, modal foto bagus itu penting. Karena foto produk ini nantinya mendatangkan pembeli. Maka dari itulah penting sekali menerima foto yang bagus dari supplier. 

Jika foto yang dikirim supplier kurang menarik, Anda bisa minta lagi ke mereka. Tapi jika tidak memungkinkan untuk memperoleh foto kualitas bagus, Anda bisa lakukan modifikasi sendiri.

Anda bisa mengedit sedikit foto tersebut dengan cara menambahkan cahaya jika kurang terang, tambahkan filter agar lebih menarik, atur ukuran foto sesuai kebutuhan (potong foto/cropping), tambahkan sedikit sisi bingkai atau garis sebagai pemanis.

Tapi keuntungan apa yang didapat saat jadi dropshipper?

#1. Mudah

Sistem dropshipping sangat mudah untuk dijalankan khususnya untuk anda yang masih baru di bisnis online.

Karena Anda hanya perlu mencari supplier, membuat toko online di sosial media, melakukan promosi penjualan, posting foto produk.

Setelah semuanya di dapat, Anda sudah bisa menjadi dropshipper.

#2. Modal kecil bisa mulai bisnis

Bisnis online dengan sistem dropshipping hanya bermodalkan handphone dan kuota internet. 

Tidak perlu membeli banyak barang karena cukup posting foto produk, promosikan dan tunggu pemesanan dari pembeli.

Modal hanya dengan dua macam sudah bisa mendapatkan pemasukan. Yakin gak mau coba?
Modal kecil seperti ini pasti disukai pebisnis pemula. Tapi jika Anda masih bingung, Anda bisa ikut mentoring kelas dropship di https://labs.alona.co.id/free-training-bisnis-pod

#3. Tidak repot penyimpan barang

Beli barang banyak belum tentu juga bakal laku. Sisa barang yang belum terjual terkadang makan tempat saat disimpan. 

Tapi sebagai dropshipper gak perlu repot mikirin barang taruh dimana, beli barang berapa.

Karena dropshipper cuma butuh foto lalu promosikan ke pembeli di toko onlinenya. Masalah barang, barang akan ada jika pembeli sudah membuat pemesanan dan transfer uangnya.

#4. Tempat kerja yang fleksibel

Kadang memulai bisnis punya tempat lain khusus berjualan. Dan kadang jaraknya jauh.

Gak sedikit orang yang malas pergi ke toko sekedar untuk mengecek produk atau jumlah transaksi jual beli.

Kalau Anda jadi dropshipper, Anda bisa kerja di rumah gak perlu repot kesana kemari. Cukup aktifkan data internet, buka toko online lalu cek transaksi jual beli (ada pesanan baru atau tidak)

Selain itu menjadi dropshipper adalah solusi untuk Anda yang ingin punya penghasilan tambahan tanpa mengganggu pekerjaan yang lain.

Nah, selanjutnya, sosial media apa yang dipakai para dropshipper?

Dropshipper biasa memakai sosial media, seperti Instagram, Facebook atau marketplace untuk menjalankan bisnisnya

Dropshipper akan membuat toko online sendiri, mencantumkan informasi toko di profil,  memposting foto produk dan menambahkan caption berupa informasi produk (harga, bahan produk, ukuran produk, kontak yang dipakai untuk pemesanan, dll).

Bagaimana dropshipper memulai bisnis di sosial media?

#1. Buat akun khusus jualan

Bila sebelumnya Anda berjualan di sosial media (Instagram atau Facebook) menggunakan akun pribadi yaitu menggunakan nama Anda. 

Maka mulai sekarang, cobalah untuk membuat akun baru dan beri nama dengan produk yang Anda jual atau dengan nama toko online shop Anda.

Sebagai contoh saya pakai Instagram untuk membuat akun bisnis, caranya:

#1. Login atau daftar ulang akun Instagram

#2. Masuk ke profil, kemudian klik Pengaturan/Setting. Pilihan ini ada pada pojok kanan atas profil.  Lalu klik account.

#3. Selanjutnya, ubah akun Anda menjadi Instagram bisnis dengan klik pilihan switch to business account. Klik continue, lalu pilih jenis bisnis yang Anda jalankan.

Noted: Anda bisa memilih kategori bisnis sesuai keinginan. Jika tidak ada dipilihan, Anda bisa ketik di “Search Category” kategori yang diinginkan.

#4. Lalu klik next atau lanjutkan. Anda akan diminta untuk melakukan konfirmasi apakah alamat email dan nomor telepon yang dicantumkan sudah sesuai atau belum.

Hal ini untuk memudahkan calon pembeli menghubungi kamu untuk melakukan aktivitas transaksi.

Klik Done jika email dan nomor telepon sudah benar.

#5. Selanjutnya, Anda diminta untuk menyambungkan profil Instagram bisnismu ke laman Facebook.

Jika tidak ada, bisa juga klik pilihan don’t connect to Facebook. Cara ini membuat Instagram bisnis tidak terhubung pada dua platform media sosial tersebut.

#6. Sekarang, akun Instagram bisnis Anda sudah selesai.

Anda bisa melakukan promosikan bisnis dengan memanfaatkan fitur Instagram seperti Instagram Stories dan Instagram TV, dengan cara membuat  konten yang menarik (foto atau konten video tentang produk yang dijual, testimoni pembeli juga bisa dipakai).

Noted: Tambahkan detail informasi toko online Anda di profil seperti alamat, jam kerja, nomor yang dihubungi untuk pemesanan, rekening yang dipakai untuk transfer, dll.

#2. Mencari followers yang banyak

Jika Anda menggunakan Instagram, Anda harus memperbanyak jumlah followers-nya.

Untuk mendapatkan jumlah followers dalam waktu yang singkat, langkah pertama yang harus Anda lakukan yaitu mencari akun yang berjualan produk yang sama dengan yang Anda jual dan akun tersebut harus banyak followers-nya.

Cara menambah followers yang mudah dan tanpa biaya adalah:

#1. Buat konten yang menarik

konten kreatif pasti  menarik untuk ditonton. Cara menambah follower ini memiliki proses yang panjang dan melelahkan untuk dijalani.

Jadilah diri sendiri dengan menjalani apa yang paling kamu sukai, lalu perbanyak konten Instagram dengan apa yang disukai tersebut. Dan pastikan Anda konsisten dengan tema konten tersebut.

Misalnya, Anda ingin membuka toko online dengan kategori produk superhero Marvel. Produk terdiri dari baju, case handphone, gantungan kunci dan lainnya.

Maka konten yang dibuat berupa koleksi produk superhero, review produk (baju superhero, case handphone, miniatur dan lainnya), atau bisa membuat postingan quotes dari cuplikan filmnya.

Contoh konten dari akun IG  dropshipaja 

Kenapa harus fokus pada satu tema?

Karena audience lebih memilih akun yang fokus membahas satu topik tapi konten menarik daripada banyak topik tapi konten tidak menarik. Dan juga audience terlalu malas untuk mengecek berbagai akun untuk melihat hal yang disukai.

Jadi jika ingin followers betah di akun Anda (tetap memfollow) konsisten pada topik yang Anda sukai. Jika Anda suka dengan topiknya maka Anda tidak merasa terbebani.

#2. Paka hastag atau tagar di caption

Biasanya posting foto tidak lengkap jika tidak ada caption. 

Caption digunakan sebagai penambah informasi atau pelengkap postingan. Caption bisa berupa tulisan atau emoticon.

Tapi jika ingin followers naik jangan lupa untuk pakai tagar atau hashtag di bawah caption tadi.

Tagar ini semacam membuat kategori yang sesuai dengan foto yang di posting. 

Hal ini akan membuat foto Anda lebih mudah ditemukan oleh pengguna lain sehingga Anda  akan mendapat follower baru.

Contoh : postingan Anda berupa superhero Marvel maka hastag yang bisa digunakan adalah #Superhero #Marvelcase #Spiderman #Hulk #CaptainAmerica dan hastag lainnya.

Anda bisa mencari dulu hastag Marvel seperti apa yang banyak digunakan, pilih 3 hastag teratas.

Lalu gunakan saat posting foto.

Anda bisa gunakan 10 – 15 hashtag per posting.

#3. Hubungkan akun Instagram ke sosial media lainnya

Satu pengguna smartphone biasanya memiliki 2 – 3 akun sosial media.

Lalu tidak ada salahnya untuk memanfaatkan sosial media lainnya untuk menambah followers di Instagram.

Caranya, bagikan konten Instagram Anda ke media sosial lainnya.

Tujuannya sebagai pengingat kepada audience yang belum tahu tentang konten yang ada dalam Instagram milik Anda.

Kemungkinan mereka akan mampir ke akun Anda, melihat kontennya dan follow akun Anda

Cara ini menggunakan sinkronisasi yaitu menghubungkan Instagram  dengan sosial media lainnya seperti Twitter, Line, WhatsApp, Blog, dan Facebook.

Cara kerjanya, ketika Anda posting sesuatu di Instagram, maka akun Anda di Twitter, Line, Whatsapp, Blog dan Facebook akan memposting hal yang sama seperti di Instagram.

Cara agar postingan Instagram terhubung ke sosial media lainnya adalah:

Step 1 : buka akun Anda lalu klik ikon garis 3 yang ada di pojok kanan atas, 

Step 2 :  klik pengaturan yang ada di dibawah

Step 3 : klik Akun

Step 4 : klik Akun Tertaut

Step 5 : pilih akun sosial media yang akan terhubung nantinya

Klik sosial media mana yang akan dipakai, lalu login masukan id/email dan pass.

Jika sudah, maka postingan (terbaru) di Instagram akan terposting juga di sosial media lainnya.

#4. Follow akun pebisnis lainnya

Tapi ingat jangan semua toko online Anda follow. Anda hanya perlu memfollow akun bisnis yang kategori jualannya sama dengan Anda.

Contohnya, produk yang Anda jual kategorinya superhero Marvel. Jadi Anda hanya perlu mencari toko online yang menjual produk superhero Marvel.

Bagaimana followers naik setelah follows akun pebisnis lain?

Jadi, follow akun pebisnis tersebut, biarkan dulu (jangan unfollow) hingga kamu mendapatkan beberapa followers dari akun tersebut. 

Setelahnya kemungkinan ada pengguna yang menemukan akun bisnis Anda entah di komentar atau saat pengguna mengecek following di akun kompetitor.

Setelahnya pengguna akan mengecek akun bisnis Anda, saat dia tertarik maka dia akan memfollownya.

Bahkan jika produk yang Anda jual sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, pengguna tidak akan pikir dua kali untuk beralih ke toko online Anda untuk membeli produk.

Jika sudah mendapatkan beberapa followers Anda bisa unfollow akun pebisnis tersebut.

Anda bisa lakukan hal ini secara berulang akun bisnis Anda cukup dapat banyak follower.

Cara lainnya, pakai Hashtag di Instagram.

Anda bisa menuliskan “kata kunci” konten yang ingin Anda cari.

Misalkan, #SuperheroMarvel atau #BisnisSuperheroMarvel. Maka, akan muncul beberapa akun bisnis yang menjual produk sama dengan Anda. 

Pilihlah yang paling banyak menggunakan hashtag tersebut. Minimal 10 ribu pengguna.

#3. Upload foto produk

Upload foto-foto produk yang akan Anda jual sebanyak mungkin.

Tapi jangan lupa selingi dengan beberapa konten yang berkaitan dengan produk Anda.

Misalnya, Anda menjual produk make up, maka Anda bisa membuat konten tutorial make up, atau membagikan tips-tips ber make up.

Dan perlu Anda ingat, walaupun Anda mengambil fotonya dengan kamera smartphone, Anda harus memotretnya dengan bagus dan di tempat yang cerah.

Anda bisa menambahkan editing sedikit agar lebih menarik seperti ditambahkan filter, memakai tulisan, 

Tips agar foto produk lebih menarik:

#1. Siapkan background

background atau latar belakang produk bisa menggunakan tembok atau kain dan warna background disesuaikan dengan warna produk.

Pastikan warna background dan produk tidak bentrok.

Misalnya, produk berwarna putih maka pilih warna background yang gelap.

Simplenya, pilihlah warna background yang netral seperti putih atau hitam lalu sesuaikan dengan warna produk.

#2. Pencahayaan yang cukup terang

Anda bisa memanfaatkan cahaya matahari karena cahaya yang dihasilkan akan membuat hasil foto lebih bagus dan alami (seperti tidak ada tambahan filter).

Tapi jika ingin memfoto di ruang tertutup dan cahaya kurang terang, Anda bisa menggunakan lampu tambahan.

#3. Ambil foto sedetail mungkin

pembeli akan membutuhkan detail foto untuk meyakinkan dirinya bahwa produk tersebut layak dibeli.

Contohnya, anda menjual produk bertema superhero Marvel (baju, topi, gantungan kunci dan lainnya). 

Anda bisa memfoto detail bahan baju, topi, dan gantungannya. Foto bagian depan dan belakang baju, foto bagian luar dan dalam topi, foto hasil print gambar superheronya.

#4. Tambahkan filter

Anda bisa mendownload dulu aplikasi editing foto seperti VSCO CAM, Photoshop dan lainnya. Tidak ada salahnya kamu menambahkan filters pada foto produk, asal jangan berlebihan.

Anda bisa memanfaatkan beberapa fitur yang ada di aplikasi editing seperti filter, penambahan cahaya, tulisan, stiker dan lainnya.

Misalnya Anda mengedit untuk menaikkan contrast, brightness foto dan menambah filter untuk membuat kesan foto tajam tanpa maksud menipu.

Noted: jangan memakai efek yang berlebihan karena akan membuat foto produk terlihat palsu dan membuat produk asli yang diterima pembeli nantinya berbeda jauh dengan produk yang terlihat pada foto.

#4. Buat konten yang menarik

Konten yang menarik hingga mengundang banyak followers datang ke akun Anda membutuhkan ide dan research dulu agar konten yang dibuat membuahkan hasil.

Berikut cara membuat konten yang menarik:

#1. Lakukan riset pada konsumen

Ketahui dulu target pasar Anda seperti apa dan target pasar terdiri dari:

  • Usia, jenis kelamin
  • Apa yang mereka perlukan? 
  • Masalah apa yang ingin mereka pecahkan? 
  • Hal apa  yang membuat mereka tertarik? 
  • Dimana mereka belanja dan merek apa yang dibeli?
  • Dimana tempat mereka banyak menghabiskan waktu di media sosial?

#2. Gunakan google search

Google adalah tempat pertama Anda saat mencari konten baru.

filter 10 pencarian pertama yang muncul paling atas mengenai topik konten Anda. 

Ini akan memberi ide apa yang harus Anda lakukan untuk mengalahkan mereka.

#3. Lakukan survei kecil di Instagram

Lakukan survei dengan menggunakan fitur stiker di story Instagram, seperti stiker poll atau question.

Anda bisa bertanya apa saja pada konsumen dan jawaban tersebut bisa menjadi data untuk meningkatkan konten Instagram Anda.

#4. Perhatikan kompetitor Anda

Perhatikan isi kontennya, media sosial yang digunakan, cara mereka berinteraksi dengan konsumen. 

Anda juga bisa berlangganan di email newsletter untuk mengetahui apa saja yang kompetitor lakukan.

#5. Buatlah konten viral

Konten viral adalah konten yang unik. 

Mengikuti perkembangan jenis konten yang diposting oleh kompetitor lain merupakan ide baik.

Apalagi konten tersebut sampai viral dan memiliki engagement yang tinggi.

Anda bisa me-rewrite konten tersebut sesuai dengan tema bisnis Anda.

Mulai dari desainnya, bahasa, angle yang dipilih dan sebagainya.

Jika Anda ingin menggunakan video, Anda harus mencantumkan “source” dari video yang Anda dapatkan.

Kecuali Anda membuat video itu sendiri, jadi tidak perlu cantumkan “source”.

Biasanya konten viral di Instagram memiliki foto yang mengagumkan, kontroversial, membangun emosi pembaca, mengikuti tren, dan informatif.

Misalnya, ada konten viral terinspirasi dari film. 

Anda bisa memakainya saat membuat konten foto atau video dengan mengikuti adegan yang ada di film atau gaya foto di poster filmnya.

Contoh: konten viral Instagram

Konten diatas terinspirasi dari drama korea berjudul Crush Landing On You.

Lalu digabungkan dengan berita Work From Home atau kerja dirumah yang diakibatkan wabah virus

Video meniru adegan drama, hanya mengganti topik yang diangkat.

Yaitu karyawan yang masih bekerja di kantor, walau sudah ada informasi bahwa setiap karyawan diharuskan kerja dirumah.

Setelah melakukan research konten, Anda bisa memulai untuk membuat konten tersebut.

Misalnya, produk yang dijual adalah pakaian (baju dan topi) dan aksesoris (case handphone, gantungan kunci) tema superhero Marvel.

Anda bisa membuat konten berupa detail produk yang dijual (bahan yang dipakai, desain, dan lainnya), proses pembuatannya (mulai dari pemilihan bahan, desain gambar dan printnya, lalu pengemasan barang), testimoni pembeli, koleksi produk superhero.

Konten bisa dibuat seperti foto, video, story atau memanfaatkan siaran langsung seperti IGTV.

Buat caption yang menarik pada setiap postingan yang dibuat, caranya:

#1. Buat caption singkat tapi penuh makna

Bisa berisi informasi yang bermanfaat untuk mereka.

Bisa juga berisi tentang sesuatu yang kena di hati mereka sehingga mereka merasa “ini caption gue banget.”

Dengan caption seperti ini, akan mengundang banyak like dan komen dalam feed instagram Anda.

#2. Diakhiri dengan kalimat tanya

Anda juga bisa membuat pertanyaan yang mengundang komentar lebih banyak dari biasanya. 

Karena dengan kalimat tanya, followers Anda akan terpancing untuk menjawab dan ikut berinteraksi dengan Anda. 

Kemudian jika mereka sudah komentar, balaslah komentar mereka agar terjadi interaksi yang lebih intens.


#3. Buat tulisan terputus

Buatlah kata-kata di awal yang mengundang orang penasaran, kemudian berikanlah titik-titik dan enter ke bawah sedikit agak banyak. 

Hal tersebut akan mengundang orang untuk klik “see more” agar bisa membaca caption Anda yang menarik itu.

Dengan begitu, maka interaksi Anda akan terbangun dengan baik.

#4. Sesuaikan caption dengan foto atau video

Caption adalah pendukung foto atau video yang diupload di instagram.

Jadi antara apa yang diunggah dengan caption yang dibuat harus seiring, tidak boleh berseberangan.

Jadi, sesuaikan caption instagram yang kamu buat dengan nuansa, suasana dan pesan yang ingin disampaikan foto atau video yang kamu upload.

Sertakan juga hastag di setiap postingan.  Hastag berfungsi untuk mengelompokkan percakapan di sosial media sesuai topiknya.

Sehingga orang orang bisa menemukan konten atau postingan sesuai minat mereka.

Jumlah hashtag yang dipakai idealnya lima dan maksimal lima belas hastag di setiap postingan. 

Karena jika Anda menggunakan tiga puluh hashtag di setiap posting konten, Anda akan kesulitan untuk mengetahui hashtag mana yang menarik pengguna untuk mencari konten Anda. 

Pilih hashtag yang menggambarkan akun Anda, bisnis atau produk Anda, dan pelanggan  yang menjadi target pasar Anda.

Berdasarkan hasil analisis Latergramme bahwa pukul 12.00 siang dan 17.00 sore merupakan waktu terbaik. 

Dan waktu yang paling buruk dalam mengunggah foto ke Instagram adalah pukul 09.00 pagi.

Siang hari karena biasanya orang sedang beristirahat dan menyempatkan dirinya mengecek sosial media.

Sore hari karena, biasanya orang-orang yang pulang dari kantor atau sekolah akan membuka Instagram untuk mengisi waktu luang di perjalanan.

Jika dalam membuat konten mengikuti tips diatas akun bisnis Anda akan tertata dengan rapih (tata letak posting beraturan), semakin konsisten dalam membuat konten, makin disukai oleh audience, semakin banyak audiencenya karena target pasar tercapai dan banyak audience yang memfollow akun Anda.

Baca juga: 5 Jenis Bisnis Online Yang Cocok Untuk Pemula 


Tahun 2020 bisnis dengan sistem dropshipping masih menjanjikan atau tidak?

Kenapa bisnis dengan sistem dropshipping masih digemari banyak orang?

Kemudahan sistem dropshipping ini membuat berbagai kalangan bisa mulai praktek secara langsung.

Berbagai kalangan (mahasiswa, ibu rumah tangga, orang yang baru mulai bisnis dan lainnya) bisa menjadi dropshipper.

Alasan lainnya adalah:

#1. Modalnya sedikit

Bisnis online dengan sistem dropshipping bisa dilakukan dengan modal minim.

Anda tidak perlu melakukan pembelian stok barang namun masih bisa berjualan.

Selagi Anda memiliki smartphone dan kuota internet, maka Anda sudah bisa memulai menjalankan bisnis ini.

Silahkan gunakan kemudahan teknologi untuk memulai bisnis ini. 

Mulailah dengan mencari informasi supplier yang terpercaya dan produk yang laris manis.

#2. Tidak ada stok barang

Kalau toko online biasanya harus stok barang sampai berpuluh-puluh barang kalau dropshipper hanya menyimpan berpuluh-puluh foto produk.

Memulai bisnis dengan sistem dropshipping tidak membutuhkan stok barang.

Anda hanya perlu mencari supplier yang menjual barang sesuai dengan kategori produk yang akan dijual.

Misalnya, Anda ingin menjual produk dengan kategori sepak bola.

Anda bisa mencari supplier yang menjual produk tersebut (bermacam nama tim sepak bola), seperti, gantungan kunci, bahkan case handphone klub sepak bola, dan lainnya.

Maka dari itu penentuan kategori produk juga diperlukan agar Anda fokus di kategori tersebut dan tidak sembarangan saat menjual barang.

Biasanya pembeli lebih senang ketika menemukan toko online yang hanya terfokus di satu kategori. 

Karena pembeli tidak perlu repot mengecek di toko lainnya, cukup mengecek di toko Anda.

#3. Tidak ada biaya sewa tempat

Cari toko yang luas, lokasi mudah dijangkau, tata letak toko, memasang papan nama toko, biaya sewanya berapa, cari biaya sewa yang sesuai budget. 

Hal diatas yang jadi pertimbangan kalau baru mulai berbisnis. 

Tapi tenang, bagi para dropshipper hal diatas gak ada apa-apanya.

Karena dropshipper gak perlu mikirin hal diatas. Dropshipper cuma bikin toko online di sosial media sudah bisa mulai jualan. 

Dropshipper cuma mikirin akun baru khusus jualan bisnis online, masukkan info toko di profil, posting foto dan caption detail produk, cari followers, cari supplier. 

Sebab ketika ada orderan dari pembeli, Anda hanya perlu meneruskan pesanan pada supplier dan mereka yang mengirimkan barang dagangan pada pembeli.

Anda sudah tidak perlu lagi melakukan sewa ruko atau tempat dengan biaya yang mahal. Belum lagi biaya renovasi dan perawatannya.

Yang Anda butuhkan hanyalah informasi mengenai stok barang beserta deskripsinya dari supplier.

Dengan begitu Anda bisa abaikan budget untuk sewa tempat.

Lebih baik alokasikan biaya sewa tempat kepada biaya promosi. Anda fokus saja langsung jualan.

#4. Tidak perlu packing barang

Pemesanan barang yang banyak, belum lagi balas pesanan pembeli kadang suka menyita waktu hingga gak sempet packing barang.

Nah, kalau jadi dropshipper tidak perlu repot dengan namanya packing barang.

Cukup mengurus pemesanan lalu konfirmasi ke supplier maka urusan packing dan kirim barang diurus sama supplier.

Anda hanya perlu memasang foto produk di toko online Anda. 

Lalu membalas chat pembeli dan memberitahu tentang detail produk yang akan dijual kepada mereka. 

Jika ada pembelian, maka Anda hanya perlu memberitahukan kepada supplier atau penyedia produk untuk segera mengirimkan pesanan ke alamat pembeli.

Jadi Anda bisa menggunakan waktu dengan baik. 

Yang tadinya waktu tersebut digunakan untuk packing tapi digunakan untuk foto produk baru, posting foto, atau bikin promosi penjualan.

#5. Bisa menjual bermacam produk

Menjual banyak jenis barang saat pertama kali memulai bisnis dengan sistem dropshipping bukanlah hal yang mustahil.

Anda hanya perlu terhubung ke supplier yang menyediakan produk-produk yang akan Anda jual.

Semakin banyak produk yang Anda jual dalam satu kategori, maka semakin banyak pula peluang terjadi penjualan.

Contohnya di Dropshipaja.com tersedia berbagai produk custom.

Mulai dari baju, case handphone, album foto, topi, hoodie, kartu, power bank, dan lainnya.

Di dropshipaja.com juga menyediakan jasa desain untuk Anda yang tidak bisa desain.

Anda cukup mengirim referensi gambar yang ingin di desain, desain akan di proses dan setelah desain selesai akan dikirim ke Anda untuk dicek sebelum lanjut ke proses cetak.

Itulah 5 alasan kenapa bisnis dengan sistem dropshipping masih disukai pebisnis online hingga sekarang.

Kemungkinan masih banyak lagi orang yang tertarik menjadi dropshipper.

Lalu Anda? Apa tidak ingin mencoba juga?

“Mau coba jadi dropshipper tapi gak punya ilmunya”

Aduh, zaman teknologi sudah maju, internet juga sudah cepat diakses.

Belum daftar jadi dropshipper nih gara-gara telat akses

Tenang, jangan panik!

Pendaftaran Dropshipaja.com telah dibuka, segera daftarkan diri Anda sekarang juga sebelum ditikung yang lain.

Klik disini https://alona.me/DAPastilaris jangan lupa kuota sangat terbatas

Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi dropshipper pemula.

Dan jangan lupa untuk membagi artikel ini ke semua sosial media yang Anda punya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here