Waktu kita berniat membuka usaha, akan selalu ada orang yang memberikan komentar negatif seperti :

“Emang bisa?”

“Kamu bisa jualan emangnya?”

“Orang introvert mana bisa jadi pengusaha sukses?”

“Networking aja nggak punya, kok berani-beraninya buka usaha.”

“Awas ntar gagal malah rugi loh.”

Waktu kita sedang menjalankan bisnis, juga pasti ada orang yang berkomentar negatif seperti ini :

“Kerja siang malam, mana duitnya?”

“Bisnisan terus sampai nggak punya waktu buat keluarga/teman.”

Waktu kita lagi bangkrut, juga pasti ada yang komentar negatif. Malah bisa jadi makin banyak. Contohnya :

“Tuh kan, dibilang bisnis itu susah. Jadinya rugi kan?”

Tapi lucunya ketika sudah sukses tetap saja ada yang nyinyir :

”Enak amat, kerja dari rumah terima duit banyak.”

“Enak banget nggak perlu panas-panasan di jalan, duit ngalir ke rekening tiap bulan.”

Dan sederet “enak banget” lainnya akan muncul.

Intinya, dalam keadaan apapun kita akan selalu ada orang yang memberikan tanggapan negatif. Baik saat kita lagi membangun bisnis, saat sedang jatuh, atau saat sedang berada di puncak kesuksesan, komentar negatif pasti tidak akan pernah ketinggalan.

Kuncinya, abaikan tanggapan-tanggapan negatif yang bisa mengganggu langkah Anda untuk maju, terutama dari mereka yang tidak paham dengan bidang yang Anda geluti. Tetaplah fokus terhadap apa yang menjadi tujuan akhir Anda.

Jika Anda terus-menerus menanggapi komentar negatif tersebut Anda akan capek sendiri dan waktu Anda habis untuk memikirkan dan berdebat dengan mereka. Toh, komentar tersebut bisa mengganggu pikiran Anda untuk bekerja.

Jadikan komentar-komentar tersebut latihan untuk memperkuat mental Anda. Semakin tinggi level kesuksesan seseorang, semakin banyak ujian dan tanggapan yang menghampiri. Tapi semakin kuat mental Anda, semakin mudah pula Anda me-manage komentar dan tanggapan yang menghampiri.

bisnis online bersama alona belajar bisnis online gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here