Setiap orang yang merintis karir pasti mau usahanya jalan terus, lancar jaya tanpa ada hambatan

Pokoknya apapun yang dilakukan harus perfect jangan sampai ada batu kerikil yang lewat

Gak suka banget kalau ada hambatan, entah dari produksi, stok barang, pengiriman, promosi, rekan kerja, bahkan calon pembeli

Padahal yang namanya merintis karir harus lewati kerikil yang kecil dulu lalu yang besar

Ya tujuannya biar Anda semakin dewasa, bijak dan bertanggung jawab 

Tapi ada beberapa hal kecil yang mungkin sepele bagi Anda tapi kalau dibiarkan bisa kehilangan kesempatan/peluang bagus

Yang lebih buruknya bisa bikin citra baik bisnis Anda jadi rusak

Coba perhatikan tabel  dibawah ini

Sekarang Anda pahami penjelasan dari masing-masing poin yang ad di tabel

Tidak menanggapi komentar negatif dengan tepat 

Punya banyak komentar di setiap postingan produk jadi hal yang membanggakan sendiri

Rasanya tuh apa yang kita sampaikan bisa sampai dengan baik ke pembeli

Produk yang dijual jadi bisa dikenal oleh banyak orang, jadi ada kemungkinan produknya terjual

Tapi gimana kalau Anda dapat komen negatif dari pengunjung?

Gak menutup kemungkinan kalau Anda bakal khawatir hal ini bisa merusak citra toko online Anda

Jadi Anda tipe yang mana, merespon atau membiarkan?

Kemungkinan besar pebisnis akan membiarkan komen negatif itu, karena mikirnya bakalan reda/tidak berlanjut dengan sendirinya

“Tapi saya pengen coba merubah pola pikir mereka tentang produk saya”

Bisa kok bisa, malahan kalau Anda mencoba bakal jadi peluang Anda untuk menjual skill biar yang komen atau pengunjung lain makin percaya dengan toko online Anda

Misalnya ada yang komen “gak guna nih produknya, saya sudah minum tehnya tapi gak berhasil”

Kalau gini gak melulu balas dengan emosi, balas santai aja

“Halo kak, tehnya sudah dikonsumsi berapa kali dalam sehari ya?”

Coba posisikan diri Anda sebagai konsultan program diet, 

Tanyakan cara pemakaian pembeli siapa tahu mereka salah caranya, harusnya sehari 2-3 kali mereka cuma 1 kali

Harusnya diselingi buah, makan harus perbanyak sayuran, dan rajin olahraga

Anda bisa balas lanjutan ini via DM biar terkesan private dan merespon cepat keluhan pembeli

Tanggapi komentar negatif segera dengan serius dan gunakan itu sebagai peluang untuk menunjukkan komitmen Anda terhadap layanan pelanggan.

Jadi gak terkesan cuek sama pembeli

Membeli jasa like atau followers

Punya akun bisnis dengan followers ribuan jadi keuntungan tersendiri karena pengunjung mengira bahwa akun tersebut sudah terpercaya dan banyak pelanggannya

Jadi aman gak bakalan kena tipu

Tapi tunggu dulu! gimana kalau followers yang ada itu di dapat dari jasa beli followers? terus like? hmm

Ini perlu di perhatikan dengan baik, jangan kecolongan

Banyak pebisnis yang menggunakan beli followers dan like dengan tujuan untuk membesarkan atau memperluas toko online biar banyak pengunjung yang datang

Padahal kalau diperhatikan pengikut palsu ini gak ada kontribusinya sama sekali

Mereka gak pernah berinteraksi atau terlibat kegiatan apapun di akun Anda, tidak meninggalkan jejak positif di kolom komentar yang membantu meningkatkan rasa percaya untuk audiens lain

Kalau hal ini terus dilakukan hal buruk yang terjadi adalah

Anda menemukan akun Anda ditutup, diblokir, beberapa audiens mereport akun Anda sebagai akun palsu atau dihapus jika Facebook mencari tahu tentang skema Anda.

Jauh lebih baik untuk berfokus pada menarik penggemar yang tertarik dan nyata yang akan terlibat dengan posting Anda.

Sehingga pengikut yang diperoleh itu real atau nyata, pengikut yang benar-benar bisa meninggalkan jejak positif di akun Anda

Untuk Anda pebisnis di Instagram coba baca artikel ini untuk tahu strategi dapatkan followers

Postingan akun Anda seperti jalan tol

Tahukan jalan tol? lurus terus, lempeng, gak ada belokan

Ya kaya gitu kondisi feed Anda kalau postingannya cuma andelin 1 konten atau tema

Gak ada hal baru yang bikin feed jadi fresh

Misalnya Anda cuma posting produk baru saja

3 baris feed Anda begitu terus bisa dipastikan pengunjung bakal bosen, karena gak semua pengunjung datang buat lihat produknya

Ada aja pengunjung yang incar promo, lihat testimoni, atau cuma mampir buat nanya-nanya

Memposting jenis konten yang sama berulang kali dapat menyampaikan kesan bahwa merek Anda membosankan, tidak kreatif atau tidak selaras dengan audiens Anda.

Selain itu pengikut Anda akan menjadi kurang terlibat dan lebih cenderung berpikir Anda tidak peduli tentang memposting konten yang menarik.

Coba tambahkan tema postingan Anda, bisa dibilang buat jadwal posting

Misalnya, dalam seminggu ada 3 tema postingan

Tema pertama posting produk, tema kedua lapak Q&A, tema ketiga quotes atau parodi bikinan Anda

selain dapat informasi produk, pengunjung juga dapat hiburan yang menyenangkan dari toko online Anda

Terlalu banyak sosial media untuk promosi toko online

Karena perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat munculnya sosial media terbaru

Kemunculan sosial media baru ini ternyata menarik minat pengguna untuk mencoba walaupun minim ilmunya

Ada yang coba pakai dengan tujuan pembelajaran biar gak ketinggalan teknologi baru

Atau ikut pakai tujuannya ikutin trend aja biar gak ketinggalan sama pengguna lain

Hal ini bikin beberapa pebisnis berpikir untuk mencobanya juga, tujuannya untuk menyebarkan bisnisnya

Semua sosial media baru bakalan dijelajahi dan menganggap sosial media tersebut bisa dijadikan tempat promosi

Padahal semakin Anda banyak promosi di sosial media baru belum tentu efektif

Maksudnya belum tentu promosi bisnis Anda dilihat oleh orang karena bakal ada konten atau akun seru lainnya yang bisa mereka lihat

Pertimbangkan memilih lima situs teratas, tiga, atau bahkan dua yang paling cocok untuk target pasar Anda.

Berdasarkan data dari We Are Social 2020 tercatat ada 10 media sosial dengan pengguna paling aktif di tahun 2020

4 dari 10 sosial media itu adalah Youtube, Whatsapp, Facebook dan Instagram

Youtube berada di posisi pertama dengan presentasi 88% berarti dari 150 juta pengguna media sosial di indonesia, sekitar 132 juta orang sudah menggunakan Youtube.

Whatsapp ada di posisi kedua dengan presentasi 84% orang indonesia telah menggunakan media sosial whatsapp, dan sekitar 125 juta orang sudah menggunakan WhatsApp

Lalu di posisi ke 3 dengan 82% adalah Facebook. 

Posisi ke 4 ada Instagram dengan presentasi 79% artinya, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sekitar 120 juta orang sudah menggunakan Instagram.

Total pengguna aktif sosial media sebanyak 160 juta atau 59% dari total penduduk Indonesia. 99% pengguna media sosial berselancar melalui ponsel.

Jadi bisa Anda pertimbangkan kembali kalau mau pakai semua sosial media, lebih baik fokus ke sosial media di posisi atas dan pengguna aktif

Tips lainnya, pakai sosial media yang sudah lama Anda pakai

Misalnya, Anda sudah lama pakai 3 sosial media : Instagram, Whatsapp dan Facebook

Fokuskan saja promosi atau jualan toko online di sana, kan Anda sudah lama disana jadi perkiraan sudah banyak pembeli setia disana

Sudah banyak orang yang kenal toko online Anda berkat 3 sosial media tersebut

Lebih baik berkomitmen sepenuhnya pada jadwal posting reguler di beberapa sosial media daripada membiarkan promosi di banyak akun sosial media tapi sepi interaksi

Call to action tidak jelas

Call to action dipasang untuk mengarahkan pengunjung untuk melakukan kegiatan selanjutnya

Hal ini bisa dibilang gerbang menuju pemesanan dan wajib dipasang

Kalau gak ada call to action mungkin saja tindakan pengunjung hanya sekedar melihat produk tanpa ada pembelian 

Call to action gak cuma buat pemesanan produk aja, tapi bisa dipakai untuk konten engagement

Misalnya, Anda bikin konten motivasi yang menceritakan seorang yang tidak punya apa-apa, tapi masih ada kesempatan sukses kalau bekerja keras

Lalu Anda tanyakan ke audiens tentang konten tersebut

“Jadi siapa yang setuju kalau usaha gak bakalan khianati hasil. bagi pengalaman mu di komen”

Kalimat ajakan kaya gini juga bisa dibilang call to action, karena bertujuan menggerakan audiens untuk memberikan pendapat mereka terhadap konten

Perhatikan kotak merah pada gambar! (toko A)

Disana ada informasi harga, produk harus pre-order, bahan produk, dan contoh hasil case di highlight Instagram

Yang kurang dari caption adalah call to action atau kontak penjual yang bisa dihubungi untuk pemesanan

Gimana nanti kalau ada pengunjung ternyata tertarik mau beli, tapi gak ada kontak penjual

Mereka harus komen dulu di postingan atau kirim DM, mending kalau si penjual sempat balas, kalau tidak gimana

“Tapi saya udah taro kontak di profil akun kok” si penjual

Gak semua pengunjung melihat profil toko online loh, mereka cuma cek nama akun terus cek produknya

Kalau suka mereka bakalan lihat caption terus cari kontak penjual di sana, biar simpel gak repot scroll ke atas lihat profil lagi

Call to action yang gak jelas kaya gini bikin pengunjung bisa kabur

Bandingkan caption toko A dengan toko B dibawah

Toko B menambahkan informasi cara order dan kasih dua pilihan ke pengunjung, mau pesan via WA atau DM Instagram

Anda wajib membuat call-to-action sejelas mungkin di akun bisnis dan keseluruhan halaman website (kalau punya website) 

Beri tahu pengunjung apa yang harus mereka lakukan untuk memperoleh apa yang mereka inginkan.

Sekarang perhatikan dan cek lagi akun bisnis Anda

Apakah Anda melakukan hal ini atau sudah menghindari hal ini?

Cepat perbaiki pelayanan dan informasi di akun bisnis Anda biar minim kesalahan agar tidak menghambat jalannya usaha Anda

Jangan lupa terapkan tipsnya 

Dan bagikan artikel ini ke semua akun sosial media yang Anda punya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here