Meningkatkan omset penjualan merupakan target semua business owner. Karena dengan meningkatnya produk atau jasa yang terjual, menandakan bahwa bisnis berjalan pada rel yang tepat.

Tetapi seperti yang kita ketahui sebagai pengusaha terkadang omset bisa naik dan turun yang mungkin disebabkan oleh banyak faktor saat menjalankannya.

Hal ini bukan hanya terjadi pada pengusaha kecil, tapi juga terjadi pada perusahaan-perusahaan besar.

Seperti yang kita ketahui beberapa brand besar bisa tumbang dalam waktu yang tidak terduga. Seperti Nokia atau Blackberry yang dulu sempat merajai dunia per-gadget-an dan sekarang namanya nyaris tidak terdengar lagi.

Saya pun masih banyak belajar dalam dunia bisnis, dan saya akan share beberapa cara yang saya lakukan untuk meningkatkan omset agar bisnis saya bertahan dan masih bisa menghidupi banyak team dan karyawan. Cara untuk melejitkan penjualan yang diterapkan pada bisnis saya adalah:

1. Inovasi Produk

Apapaun produk atau jasa yang anda jual, selalu mawas diri dan lirik competitor anda agar produk dan jasa yang anda jalankan bisa terus berinovasi dan mengikuti perkembangan jaman yang selalu berkembang dengan pesat.

Inovasi produk akan meredam kebosanan market dan membuat mereka lebih bergairah dengan produk atau jasa kita. Terus bereksplorasi untuk agar bisnis kita bisa terus bertahan dan berkembang.

2. Fokus pada Pasar Potensial

Jika saat memulai bisnis kita menggunakan cara “hajar saja”, maka dalam perkembangannya Anda harus bisa lebih jeli melihat pasar yang potensial dengan membuat klasifikasi demografi terhadap pasar. Untuk mengetahui lebih dalam apa yang mereka butuhkan dan mereka inginkan.

Serta memetakan target market kita biasa bermain dimana saja, sosial media apa yang mereka buka? Buku apa yang mereka suka baca? Usia berapa target market kita? Bahkan sampai ke seberapa mampu mereka membayar untuk produk dan jasa kita?. Buat list lebih jelas dan lebih detail agar anda tidak salah menargetkan market anda.

3. Memperbanyak pintu penjualan

Apapaun bisnis Anda, baik offline atau online. Lebarkan sayap untuk memperbanyak pintu penjualan. Jika bisnis anda adalah kuliner offline, anda bisa membuka cabang di tempat yang potensial, juga memanfaatkan dunia online untuk media promosi. Jika Anda bermain di bisnis online, maka manfaatkan semua sosial media, marketplace, dan mesin pencari yang potensial agar produk atau jasa anda eksis dimana-mana. Semakin banyak anda menyebar jarring, semakin banyak ikan yang anda dapatkan.

Salah satu cara membuka pintu penjualan yang besar adalah dengan mengumpulkan reseller sebagai team penjualan kita. Karena dengan adanya reseller, akan memudahkan kita mencapai faktor kali yang berlipat ganda.

4. Promosi yang matang

Anda harus jeli melihat kapan market anda memiliki uang, kapan hari hari yang tepat untuk berpromosi dan apa saja yang dibutuhkan saat berpromosi. Dengan mengetahui semuanya, maka promosi anda tidak akan sia-sia dan menghasilkan penjualan yang melejit pada hari anda berpromosi.

5. Membuat Small Circle

Berteman dengan teman yang sevibrasi akan membantu anda dalam meningkatkan omset. Karena 5 penghasilan kawan terdekat anda akan mencerminkan penghasilan anda.

Buatlah group khusus sharing dengan 5 – 7 orang didalamnya. Lakukan pertemuan rutin offline (jangan online saja) untuk brainstorming. Oiya anggota tersebut harus positif dan memikiki visi yang sama dengan Anda, karena dengan begitu, bertukar pikiran akan lebih asik serta antara satu dan yang lainnya bisa saling mencerahkan atas suatu masalah bisnisnya masing-masing.

Saya pribadi berhasil melesatkan omset dengan memperhatikan ke 5 poin tersebut. Sekarang giliran Anda yang merasakannya.

Semoga bermanfaat ^^

Baca juga: 7 Strategi Meningkatkan Produktivitas Untuk Pebisnis Dan Pengusaha

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here