Pengertian Dan Contoh SOP Yang baik – Apakah Anda mengenal istilah SOP? Jika Anda saat ini bekerja sebagai karyawan, baik di instansi pemerintah ataupun swasta pasti Anda sudah akrab dengan istilah SOP.

Hampir setiap lembaga yang ada di Indonesia bahkan di dunia ini memiliki SOP masing- masing. Sekolah, PT, CV, lembaga pendidikan, lembaga keuangan dan lembaga – lembaga yang lain tentu saja juga memiliki SOP.

Standard Operating Procedur atau yang lebih terkenal disebut SOP merupakan kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah tugas yang Anda kerjakan.
Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk memudahkan para pegawai pemerintahan tersebut bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya di instansinya masing – masing.
Dalam dunia perusahaan dan industri, SOP sangat dibutuhkan supaya setiap karyawan, kepala bagian dan pimpinan perusahaan tersebut mengetahui arah dan tujuan yang hendak dicapai.

SOP yang yang baik akan akan membuahkan hasil yang baik pula. Jika saat ini Anda bekerja sebagai seorang karyawan di sebuah perusahaan Jasa Keuangan atau koperasi simpan pinjam, maka Anda harus menguasai beberapa SOP antara lain: Standart Operating Prosedur Pemberian pinjaman kepada nasabah, SOP Penyimpanan uang, SOP pendaftaran nasabah baru dan lain sebagainya.

Tujuan dan Fungsi SOP

SOP sangat diperlukan oleh siapapun yang bekerja di kantor atanu perusahaan apapun.Penyusunan SOP setiap instansi tidak sama. Sebagai contoh, SOP yang dimiliki oleh perusahaan konveksi tentu sangat berbeda dengan SOP yang dimiliki oleh sebuah industri yang bergerak dibidang pembuatan makanan.

Sebab sebuah SOP dibuat dan disusun sesuai dengan jenis bidang dan profesinya. Setiap perusahaan, instansi dan lembaga memliki tujuan yang berbeda- beda. Untuk itu dibutuhkan SOP yang berbeda juga.

Namun, secara umum penyusunan sebuah Standart Operating Prosedur memiliki tujuan sebagai berikut:

1. Memberikan pedoman, petunjuk, arahan secara umum dan khusus kepada sebuah lembaga, instansi atau perusahaan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Seorang pegawai pasti akan merasa bingung ketika dia mendapat jabatan baru namun dia tidak tahu hal – hal apa yang harus dia kerjakan, tugas – tugas apa yang harus dia selesaikan. Untuk itu, dia memerlukan sebuah SOP yang jelas sesuai tugas dan fungsi jabatannya.

2. Menciptakan tekad yang kuat dan semangat kerja yang tinggi. Dengan adanya sebuah Standart Operating Prosedur (SOP) yang baik, maka setiap pegawai atau karyawan yang bekerja di perusahaan atau instansi akan memiliki kemauan yang kuat dalam menyelesaikan tugas – tugasnya. Mereka akan tertantang untuk menyelesaikan tugas – tugas mereka tepat waktu dan membuahkan hasil yang baik.

3. Memperkecil kemungkinan perusahaan atau instansi mengalami SOP disusun supaya instansi atau perusahaan dapat terhindar dari kegagalan dan kebangkrutan.

Baca juga artikel kami tentang cara jualan di instagram

Fungsi Penting Standart Operating Prosedur

Setelah Anda mengetahui bahwa tujuan penyusunan SOP sangat penting, sebaiknya Anda mulai fokus untuk menjalankan tugas – tugas Anda sesuai SOP. Standart Operating Prosedur merupakan sebuah perencanaan kerja. Dan perencanaan yang baik akan melahirkan hasil yang memuaskan.

Selain berbagai macam tujuan diatas, sebuah Standart Operating Prosedur juga memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Memperkecil kemungkinan pegawai melakukan kesalahan
Dengan adanya SOP yang jelas, diharapkan setiap pekerja dan pegawai dapat melaksanakan tugasnya dengan benar dan terhindar dari kesalahan – kesalahan, baik kesalahan kecil terlebih lagi kesalahan fatal.

2. Standart Operating Prosedur sebagai alat penilaian kerja seseorang
Seorang karyawan atau pegawai yang dapat bekerja sesuai dengan SOP menunjukan pegawai tersebut telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar.

Konsisten Dalam Melaksanaan SOP
Penyusunan SOP dilakukan oleh seluruh komponen perusahaan atau instansi tersebut.
Pimpinan, kepala bagian, staff dan seluruh karyawan hendaknya bersama-sama dan bekerja sama membuat standart Operating Prosedur di perusahaan mereka.

Setelah dibuat dan disusun bersama, setiap orang yang ada di perusahaan atau instansi tersebut wajib mematuhi SOP yang telah ada. Jika ada salah satu atau beberapa pegawai yang bekerja namun tidak mematuhi Standart Operating Prosedur yang telah dibuat maka instansi tersebut tidak akan meraih pencapaian yang maksimal.

SOP harus dijalankan oleh siapapun dan dalam kondisi bagaimanapun. Jika ada salah satu pegawai ynag kurang konsisten terhadap SOP, maka pimpinan harus memberitahu dan memberikan teguran. Hal ini penting supaya, semua pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan tertib.

Jika seorang karyaan tidak mau mematuhi SOP dan berulang kali melanggar SOP, maka pihak pimpinan harus dapat bertindak tegas dengan memberikan surat PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja kepada karyaan tersebut.

Demikianlah artikel kali ini tentang Pengertian Dan Contoh SOP Yang baik. Semoga menambah pengetahuan Anda.

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here