Tak diragukan lagi, social media memiliki kekuatan dan pengaruh yang tinggi bagi bisnis, baik bisnis baru, besar, pemula, atau pemain lama. Tak bisa ditampik bahwa ada sebuah start up yang berhasil mendapatkan penjualan ratusan juta rupiah setiap bulan hanya bermodalkan promosi di social media saja.

Social media memang pangsa pasar yang gurih untuk berjualan. Selain penggunanya terus bertambah, social media juga membuat orang jadi kecanduan. Faktanya, dalam sehari seorang manusia bisa membuka Facebook, Path, dan Instagram berkali-kali.

Tapi dengan semakin besarnya potensi Rupiah yang beredar di social media, membuat persaingan antar bisnis juga semakin ketat. Ini disebabkan karena orang-orang berlomba-lomba untuk memasarkan produknya di social media. Agar Anda bisa memenangkan persaingan, perhatikan 5 hal penting berikut ini sebelum memasarkan produk di sosmed :

1.PILIH SOCIAL MEDIA YANG SESUAI DENGAN PRODUK ANDA

Tidak semua social media cocok untuk dijuali sembarang produk. Setiap social media memiliki tipe pengguna sendiri-sendiri.

Pengguna Instagram memiliki tipe lebih shopaholic dan fotogenic. Cocok sekali untuk berjualan produk fashion dan fancy things lainnya.

Facebook penggunanya lebih suka membaca dan “share” sesuatu yang menurut mereka menarik. Maka Facebook sangat cocok untuk berjualan produk seperti training, ebook, paket travel, mencari reseller, dsb.

LinkedIn tipe penggunanya adalah orang-orangyang sangat memperhatikan karir.Sangat cocok untuk berjualan produk apapun yang berkaitan dengan percepatan karir mereka.

2. BUAT KONTEN YANG MENARIK DAN “SHARE”ABLE SECARA RUTIN

Isi social media Anda dengan konten-konten yang menarik dan enak untuk dibaca follower Anda. Dan usahakan agar konten yang Anda buat mudah di-share oleh follower Anda. Fungsinya supaya brand Anda cepat viral. Semakin banyak konten Anda di-share, semakin luas brand awareness dari bisnis Anda.

Dan pastikan, Anda menguploadnya secara rutin. Usahakan setiap hari Anda mengupload konten menarik setidaknya 3x sehari. Jangan terlalu lama, nanti follower Anda bakal melupakan bisnis Anda dan meninggalkan social media Anda.

3. GUNAKAN INFLUENCER

Influencer adalah artis/selebriti/tokoh di social media yang memiliki follower banyak (biasanya 100K ke atas) yang bertugas untuk mempromosikan bisnis Anda setelah Anda membayar sejumlah fee kepada mereka.

Jangan meremehkan kekuatan influencer, karena mereka bisa menyumbangkan penjualan dan meningkatkan brand awareness produk Anda. Sebab, follower influencer biasanya adalah fans setia dan banyak dari mereka yang siap membeli dan memakai produk yang juga dipakai oleh idolanya.

4. GUNAKAN SOCIAL CAMPAIGN UNTUK MEMPROMOSIKAN BISNIS ANDA

Membuat iklan/campaign jangan melulu hard selling. Orang akan bosan. Coba buat konten yang menarik, soft selling, dan menghipnotis orang untuk membeli tanpa merasa dijuali.

Kuncinya adalah memancing emosi pembaca untuk terlibat dan take action, baik untuk membeli atau sekedar subscribe email/Whatsapp atau add Line/BBM.

Anda juga bisa menggunakan teknik story telling yang banyak digunakan oleh corporate besar untuk menceritakan manfaat dan nilai produk Anda. Kebanyakan orang lebih menyukai membaca cerita yang menarik daripada membaca iklan yang hard selling.

5. BERMAINLAH DENGAN PROMO YANG MENARIK

Karena persaingan di social media juga semakin meningkat dari hari ke hari, maka Anda harus memiliki strategi khusus untuk memenangkan hati konsumen. Dalam sehari konsumen Anda bisa saja telah melihat 2 atau 3 jenis iklan serupa dengan bisnis Anda. Tugas Anda adalah menyajikan content iklan yang berbeda dan mampu menarik orang untuk kepo, follow, dan membeli produk Anda.

Di sinilah peranan promo. Ada banyak macam promo yang bisa Anda gunakan,mulai dari giveaway, diskon dobel, hingga promo buy 1 get 1 free. Dan masih banyak lagi. Buatlah promo yang menarik dan berbeda dari pesaing Anda sehingga orang akan memilih produk Anda ketimbang produk pesaing Anda.

PROMO DROPSHIPAJA 99K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here