Menjadi pengusaha yang sukses adalah impian banyak orang. Banyak juga dari teman-teman kita yang masih berstatus karyawan tapi ingin segera keluar dari zona employee berpindah ke zona entrepreneurship.

Hal ini tentu saja sebuah hal yang sangat bagus. Tapi sebelum Anda memutuskan untuk resign dan jadi pengusaha , sebaiknya persiapkan dulu hal-hal berikut ini :

1) LATIHAN MENINGKATKAN PROFESIONALITAS, BUKAN GAJI

Ketika Anda menjadi entrepreneur nanti, Anda dituntut untuk bekerja dengan profesionalitas tinggi. Jika Anda bekerja dengan santai dan leha-leha, bisa dipastikan bisnis Anda bakal gagal.

Tidak masalah berapa gaji yang Anda dapatkan nantinya. Yang penting Anda bisa melatih diri Anda untuk bisa menjadi lebih profesional dalam dunia kerja.

2) BELAJAR MEMIMPIN DIRI SENDIRI

Menjadi seorang pengusaha juga berarti harus siap menjadi pemimpin bagi orang lain. Bagaimana caranya agar Anda bisa menjadi pemimpin yang baik bagi orang lain? Ya Anda harus bisa memimpin diri Anda terlebih dahulu.

Jika selama menjadi karyawan Anda terbiasa dipimpin orang lain, mulai sekarang belajarlah untuk memimpin diri Anda sendiri. Mulailah ciptakan inisiatif-inisiatif kerja dan paksakan diri Anda untuk disiplin dalam mengerjakannya.

3) MEMAHAMI KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI)

KPI adalah sebuah indikator yang harus Anda pergunakan untuk mengukur keberhasilan kinerja bisnis Anda. Setiap jenis pekerjaan memiliki KPI. Jika kinerja Anda tidak sesuai dengan KPI, bisa jadi hasil akhirnya nanti justru tidak memuaskan.

Nanti ketika berwirausaha dengan resource terbatas, Anda harus prioritaskan effort Anda ke hal-hal yang memiliki impact signifikan. Tanpa pengukuran KPI, akan sulit menilai efektifitas usaha Anda.

4) MEMBENTUK JARINGAN (NETWORKING)

Jika selama ini jaringan pertemanan Anda hanya berkutat pada teman-teman sejawat di kantor, mulai sekarang sebelum resign, perluas jaringan pertemanan Anda. Mulailah dengan menjalin hubungan baik dengan atasan. Buat supaya mereka mau mengenalkan Anda kepada relasi-relasi mereka juga.

Selain itu jangan malas untuk mengikuti seminar-seminar atau pertemuan bisnis di kota Anda. Anda bisa mendapatkan banyak relasi baru di sana.

5) MEMATANGKAN FINANCIAL STRATEGY

Kebanyakan mentor, motivator, buku, seminar, dan workshop mengajari Anda berbisnis hanya dari segi produk dan pemasaran. Tapi jarang sekali ada yang mengajari pengusaha untuk mengatur keuangannya.

Padahal pengaturan keuangan juga menjadi pilar penting dalam berbisnis. Anda mampu menjual banyak produk setiap harinya, mampu meraih banyak omset dalam sehari, akan terasa percuma jika Anda tidak pandai dalam mengontrol keuangan Anda.

Pandai dalam menjual dan mencari pemasukan uang itu wajib dan penting. Tapi pandai dan cerdik dalam mengatur keuangan itu menjadi faktor yang lebih penting lagi.

6) BELAJAR DI START UP

Sebelum resign, coba jalin relasi baik dengan beberapa start up. Pelajari banyak hal saat Anda ber-networking dengan mereka. Jika perlu, Anda dapat mencoba bekerja sambilan di start up supaya bisa belajar langsung dan merasakan bagaimana sebuah bisnis start up dijalankan.

PROMO DROPSHIPAJA 99K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here