Tidak punya produk sendiri untuk berbisnis? Tidak masalah. Jadi reseller atau dropship orang lain juga bisa kaya kok.

Justru dengan berbisnis reseller/dropship Anda bisa menghemat waktu, uang, dan tenaga Anda. Minimal, Anda tidak perlu mengeluarkan modal double untuk membeli bahan baku dan produksi, menggaji karyawan untuk produksi barang, dan pusing memikirkan stok dan quality control produk.

Dengan berbisnis Reseller/Dropship, Anda bisa bisa memfokuskan perhatian Anda kepada pemasaran dan memperbesar volume penjualan. Ingat, semakin besar penjualan, semakin besar pula profit yang dihasilkan.

Agar bisnis Reseller/Dropship Anda sukses, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan :

1. PILIH PRODUK YANG SEDANG TREND

Memilih produk yang sedang banyak peminatnya atau sedang bertumbuh target marketnya menjadi hal wajib sebelum berbisnis, apapun bisnisnya. Jangan pilih produk yang sudah hampir habis pangsa pasarnya, atau yang sudah tidak ngetrend lagi.

Untuk mengecek apakah produk tersebut masih tinggi peminatnya, Anda harus mengeceknya melalui Google Trend. Atau Anda juga bisa mengeceknya dengan menggunakan volume penelusuran yang disediakan oleh Facebook Audience Insight.

Kalau bisa, jangan ikut-ikutan menjual produk yang lagi booming. Atau, Anda boleh ikut menjual produk yang sedang jadi hot trend. Dengan catatan, Anda bisa memperkirakan kapan masyarakat mulai jenuh dan mulai tidak menyukai produk Anda lagi. Jadi Anda tidak perlu menghabiskan banyak modal untuk memasarkan produk yang sudah habis trend-nya.

2. PILIH PRODUK BERPROFIT BESAR

Jika bisa, pilihlah produk dengan profit di atas 50% ke atas (untuk jenis produk berupa fashion, makanan, craft, dsb). Jika tidak, pilihlah produk yang memiliki profit margin yang cukup besar, sehingga Anda bisa merasakan kenaikan profit dengan segera.

3. PILIH SUPPLIER YANG BERTANGGUNG JAWAB DAN ENAK DIAJAK KERJA SAMA

Memilih supplier ini hal yang krusial. Karena barang Anda bisa saja dikirim dari supplier langsung ke alamat customer Anda. Pastikan Anda memilih supplier yang mudah diajak kerja sama, mampu memberikan profit margin besar, dan cepat dalam melayani pengiriman, supaya Anda juga bisa mendapatkan kepercayaan dari customer-customer Anda. Pilih juga supplier yang cepat mengirimkan nomor resi, sehingga Anda tidak perlu membuat customer Anda menunggu resi terlalu lama.

4. BUATLAH TARGET YANG JELAS DAN SCALABLE

Meskipun Cuma berbisnis Reseller/Dropship, Anda tetap harus bisa membuat target yang jelas dan bisa di-scale up dan diukur. Jika Anda tidak bisa mengukur bisnis Anda sendiri, maka akan sulit bagi Anda untuk memperbesar skala bisnis Anda.

Buat target yang detail dan analisa. Misalnya “Saya ingin menghasilkan 250 penjualan dalam bulan ini. Bulan depan saya harus menghasilkan penjualan 300 per bulan.”

Jangan memberikan target tanpa kejelasan, alias susah diukur. Contohnya : “Saya ingin penjualan bulan depan lebih besar.”

Lebih besar itu berapa? Harus diutarakan dengan jelas angkanya supaya mudah diukur dan dievaluasi. Sebutkan angkanya, supaya Anda bisa menentukan strategi apa saja yang harus dijalankan supaya target Anda tercapai.

5. JANGAN RAGU MEREKRUT ADMIN UNTUK MEMBANTU ANDA BERJUALAN

Jika Anda mulai memiliki banyak customer dan mulai kewalahan dalam menghandle customer, rekrutlah admin untuk membantu Anda bekerja.Jika bekerja sendiri hanya mampu menghasilkan maksimal 20 pembelian sehari, maka bisa jadi dengan tenaga dua orang, bisa jadi Anda akan menghasilkan pembelian 40 sehari.

Untuk menjadi sukses tidak bisa “one man show”, harus dibantu oleh pihak lain yang bersedia. Karenanya jangan ragu merekrut orang lain saat volume penjualan Anda makin besar.

bisnis online bersama alona belajar bisnis online gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here