Usaha Anda sedang mengalami penurunan? Omset Anda turun drastis, padahal pengeluaran tetap harus dilakukan? Itu hal biasa dalam bisnis. Semua pebisnis pasti akan mengalaminya. Satu waktu mengalami kenaikan, di waktu lain mengalami penurunan. Namun begitu, bukan berarti hal ini menyebabkan Anda menjadi patah semangat. Justru mencari jalan keluar adalah tantangan yang harus Anda selesaikan. Bukankah sebuah usaha akan menjadi lebih besar setelah mengalami berbagai cobaan? Namun, untuk bisa mencari jalan keluar, sumber masalah harus Anda temukan terlebih dahulu agar solusi yang ditemukan benar-benar tepat.

Ada banyak hal yang menyebabkan sebuah bisnis mengalami penurunan omset, mulai dari pergerakan tren yang sangat cepat hingga persaingan yang sangat ketat untuk bisnis yang sama. Jika kedua permasalahan ini yang menjadi sumbernya, tentu saja solusinya cukup mudah. Anda mesti terus mengikuti tren dan membuat inovasi-inovasi baru agar produk Anda selalu fresh sehingga tetap diminati konsumen. Jalan keluar ini memang yang paling tepat untuk dilakukan, namun dibutuhkan waktu yang lama untuk bisa mewujudkan jalan keluar tersebut. Padahal, kondisi keuangan Anda sudah semakin menipis. Jika memang kondisi sudah sangat mendesak, hal-hal berikut ini bisa Anda lakukan dalam waktu singkat, sementara kedua jalan keluar di atas tetap harus Anda lakukan.

Berikut beberapa solusi ketika omset bisnis menurun:

1 . Memaksimalkan Kinerja Anda

Pada saat kondisi biasa, mungkin Anda lebih memercayakan semua pekerjaan kepada bawahan Anda. Namun, jika kondisi perusahaan sudah sangat riskan, kinerja Andalah yang harus dipacu. Untuk beberapa hal vital, seperti turun langsung ke lapangan, berkomunikasi dengan konsumen secara intens, dan menghubungi beberapa pendana, harus Anda lakukan sendiri. Cari tahu secara langsung, apa yang menyebabkan konsumen menjadi lesu untuk berbelanja di tempat Anda. Bagi konsumen, juga menjadi kebanggaan tersendiri dapat bertemu langsung dengan pimpinan perusahaan.

2 . Menjual Aset yang Tidak Terpakai

Jika memang kondisi keuangan sangat memprihatinkan, sementara pengeluaran tetap seperti gaji karyawan dan biaya operasional lain harus dikeluarkan, tidak ada salahnya Anda menjual beberapa aset. Pilihlah aset yang tidak begitu dibutuhkan dalam operasional bisnis Anda dan mempunyai nilai tinggi. Atau, kurangi aset yang terlalu berlebihan. Misalnya, Anda mempunyai banyak unit komputer, juallah beberapa di antaranya yang memang tidak digunakan. Hal ini paling tidak bisa memberi sedikit bantuan keuangan Anda.

3. Membuat Bisnis Sampingan

Membangun sebuah bisnis baru sebagai sampingan juga perlu Anda lakukan saat bisnis utama mengalami kelesuan. Dengan begitu, tetap akan ada suntikan dana untuk bisnis utama yang didapat dari bisnis sampingan. Itulah mengapa, mempunyai beberapa bisnis secara bersamaan sangat diperlukan, meskipun tetap ada yang lebih diutamakan. Bisa jadi, saat bisnis utama sedang lesu, bisnis sampingan justru kemudian menjadi bisnis utama, begitu seterusnya.

4. Mencari Mitra Usaha

Dalam kondisi keuangan yang sedang terpuruk, Anda perlu mencari mitra usaha untuk melakukan kerja sama saling menguntungkan. Memang, cara ini akan mengurangi keuntungan yang biasanya Anda peroleh 100%. Namun, keberadaan mitra usaha bisa membantu Anda dalam hal modal yang sedang tidak Anda miliki saat ini.

Baca juga : Tanda-Tanda Anda Harus Ganti Bisnis

5. Menambah Promosi

Meningkatkan promosi harus Anda lakukan saat bisnis sedang menurun. Anda bisa memanfaatkan berbagai media untuk berpromosi dengan gencar. Media sosial yang mempunyai cakupan konsumen lebih luas bisa menjadi alternatif bagi Anda. Dengan cara ini, ada tambahan konsumen yang melirik pada bisnis Anda dan berpeluang meningkatkan keuangan bisnis.

bisnis online bersama alona belajar bisnis online gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here