Apa hal yang membuat Anda penasaran ketika membuka email?

Apa karena headlinenya? Atau isinya?

Butuh waktu 8 detik agar pelanggan Anda merasa tertarik dengan email yang Anda kirimkan.

Maka dari itu sebagai seorang pebisnis Anda perlu belajar email marketing dengan baik.

Selain itu, Anda juga harus tahu strategi yang tepat agar email Anda tidak menjadi “sampah” bagi mereka.

Dengan strategi yang tepat, maka semakin besar peluang Anda untuk menarik banyak pelanggan.

Apa saja sih strategi yang tepat agar email marketing Anda berhasil?

Perhatikan Tujuan Bisnis Anda

Kemana arah bisnis Anda ingin berlabuh?

Tentu saja untuk berlabuh pada kesuksesan bukan?

Caranya seperti apa?

Caranya dengan menentukan target pasar yang lebih spesifik serta merencanakan pemasaran produk Anda.

Rencana pemasaran biasanya dilakukan melalui sosial media, website maupun email.

Nah, bagaimana email marketing Anda dapat berkontribusi untuk mengarahkan bisnis Anda kepada kesuksesan?

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah fokus pada aktivitas email marketing, seperti, berkomunikasi yang baik dengan pelanggan Anda. 

Dan hal tersebut mencakup isi, tujuan, waktu pengiriman dan pelanggan Anda.

Namun, sebelum itu, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu dalam menentukan target pasar Anda, lalu pelajari industri apa yang sedang Anda jalani, agar semua hal yang mencakup aktivitas email Anda berjalan dengan baik.

Mematangkan Perencanaan

Mematangkan perencanaan merupakan salah satu cara untuk mencapai strategi email marketing Anda. 

Itu berarti Anda harus memiliki strategi terlebih dahulu sebelum melakukannya.

Merancang strategi tidak akan memakan waktu banyak jika Anda memulainya dengan memperhatikan tujuan bisnis Anda, kemudian lakukan riset dengan kompetitor lain dan menyusunnya.

Tanpa strategi, maka akan sulit bagi Anda untuk menemukan cara yang tepat.

Dan hal ini bisa menjadi kesalahan yang fatal jika Anda terlalu fokus pada bisnis Anda bukan pelanggan Anda.

Nah, ada beberapa tahap memulai email marketing yang bisa langsung Anda terapkan, diantaranya:

1. Jangan Terburu-Buru

Kesalahan yang sering terjadi ketika ingin mengirim email yaitu terlalu terburu-buru.

Jika Anda ingin memancing ikan, pasti Anda perlu persiapan yang matang bukan?

Seperti alat pancingan, umpan, pengaitnya dan sebagainya.

Nah, sama halnya dalam berbisnis. 

Jika Anda terlalu terburu-buru dan tidak mempersiapkannya secara matang, maka hasil yang diperoleh tidak maksimal.

Bukannya pelanggan Anda terpancing malah sebaliknya, mereka unsubscribe email Anda.

Jadi hindari pengiriman email yang terkesan berlebihan, karena tidak semua pelanggan Anda bisa menerimanya dengan baik.

Pancing mereka dengan komunikasi terlebih dahulu sehingga pelanggan Anda mulai mempercayai Anda. 

Setelah itu Anda bisa mulai mengirimkan email promosi.

2. Mengirimkan Sesuatu Yang Bernilai Tinggi

FREE, SALE, BUY 1 GET 1, siapa yang tidak suka dengan hal itu?

Hampir semua orang menyukainya. 

Dan pasti Anda salah satunya bukan? 

Mengirimkan sesuatu yang bernilai juga tak melulu soal diskon, free atau buy 1 get 1.

Namun, Anda bisa mengirimkan beberapa tips yang bermanfaat, atau panduan secara gratis. 

Nah, disini kemampuan menulis Anda akan diuji.

Karena dalam menulis tips maupun panduan tidak bisa asal-asalan.

Harus berdasarkan fakta maupun riset.

Jangan mentang-mentang Anda memberikan secara gratis namun tidak memperhatikan kualitasnya. 

Justru ini bisa menjadi tolak ukur untuk produk Anda. 

Jika sesuatu yang Anda bagikan secara gratis saja berkualitas, tentu calon pelanggan Anda akan berpikir bahwa produk yang Anda jual pastinya juga berkualitas.

Jadi, manfaatkan penggunaan email Anda secara serius.

3. Jangan Spam

Bagaimana rasanya kalau setiap hari banyak email masuk ke inbox Anda?

Menyebalkan bukan?

Untuk menghindari itu pastinya Anda langsung unsubscribe email tersebut.

Nah, hal ini jangan sampai terjadi pada Anda.

Jika Anda banyak mengirimkan email kepada pelanggan Anda, bisa jadi email Anda menjadi menumpuk dan hanya menjadi “Spam.” 

Hal ini dapat menurunkan kredibilitas bisnis Anda.

Jadi, kirimkan email secara berkala.

Anda bisa mengirimkannya 1 sampai 2 kali dalam satu minggu atau sesuai dengan jadwal yang Anda tentukan. 

Agar email Anda tidak terlalu menonjol sebagai sales.

4. Gunakan Headline Yang Memicu Rasa Penasaran

Gunakanlah headline yang memicu rasa penasaran pelanggan Anda, agar mereka membuka email Anda.

Mungkin Anda sering menganggap hal ini sepele.

Namun, jangan mengabaikan penggunaan headline, karena headline lah yang pertama kali dilihat oleh pelanggan Anda. 

Inilah beberapa contoh headline yang tidak mungkin diabaikan oleh pelanggan Anda, yaitu:

“Diskon 70% di Dropshipaja.com! Jangan Sampai Ketinggalan”

“Jangan Dibuka Kalau Anda Ngga Pengen Kaya”

“Launching Hari Pertama Langsung Habis, Mau Tau Kenapa?” 

Baca juga: 3 Cara Membuat Headline Email Marketing Yang Powerfull

5. Menampilkan Desain Yang Menarik Dan Enak Dibaca

Membuat nyaman gebetan itu sulit bukan?

Nah, sama halnya dalam membuat pelanggan Anda merasa nyaman ketika membaca email Anda.

Tentu saja, susah-susah gampang.

Anda harus memastikan pelanggan Anda menikmati email tersebut. 

Lantas, bagaimana caranya? 

Yaitu dengan menampilkan desain yang menarik dan enak dibaca. 

Anda bisa menggunakan beberapa fitur desain untuk mempercantik email Anda.

Seperti, CSS, HTML (untuk versi teksnya) atau memasukkan gambar biasa.

Dan dalam penggunaan bahasa, sebisa mungkin gunakan bahasa yang lebih santai seperti orang yang sedang bercerita.

6. Testing Terlebih Dahulu

Jika email Anda sudah terpasang melalui fitur berlangganan di website Anda, pastikan Anda mencobanya terlebih dahulu. 

Anda bisa memasukkan alamat email Anda, setelah itu cek apakah plugin yang Anda pasang untuk form berlangganan benar-benar bekerja sesuai yang Anda inginkan.

Komunikasi Dengan Pelanggan Anda

Kepercayaan adalah kunci kesuksesan dari semua channel pemasaran.

Salah satunya adalah email marketing

Untuk bisa mendapatkan kepercayaan, maka Anda harus bisa menciptakan komunikasi yang baik dengan pelanggan Anda. 

Seperti, mengirimkan email berisi informasi yang lengkap kepada semua pelanggan Anda. 

Dengan begitu, mereka mempunyai alasan untuk berlangganan atau subscribe Anda. 

Evaluasi Email Marketing Anda

Dan paling terakhir adalah evaluasi.

Ketika semua perencanaan telah Anda lakukan.

Maka saatnya Anda mengidentifikasi mengenai performa email marketing yang telah dijalankan. 

Titik awal untuk mengukur performa email Anda sendiri adalah dengan menentukan tujuan yang ingin Anda capai dari email marketing

Jangan sampai Anda sendiri tidak memahami informasi atau pesan yang telah Anda buat.

Nah, itulah beberapa cara jitu membuat strategi email marketing Anda berhasil.

Tanpa berlama-lama lagi, markicob alias mari kita coba.

Eitss, tapi sebelum itu, ada baiknya untuk share artikel ini ke sosial media yang Anda punya, supaya yang lain bisa ikutan nyoba. 

So, selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here