Berapa jumlah rekan atau teman Anda yang menggunakan email?

Tentu banyak!

Apalagi sekarang ini hampir semua pengguna smartphone menggunakan alamat email untuk mengakses banyak aplikasi.

Dan sebagian digunakan untuk keperluan bisnis.

Dalam berbisnis email sering digunakan untuk membangun koneksi dengan pelanggan Anda.

Yang biasa disebut email marketing.

Apa itu email marketing?

Email marketing adalah strategi pemasaran yang sering dilakukan oleh para pelaku bisnis online.

Kenapa harus menggunakan email marketing?

1. Bersifat Personal

Nah, karena bersifat personal maka kemungkinan Anda mendapat perhatian lebih besar dan pembeli Anda lebih merasa nyaman.

2. Lebih Cepat

Melalui email marketing, informasi tentang toko maupun produk Anda akan lebih cepat tersampaikan.

3. Lebih Murah

Dengan bermodalkan paket internet atau wifi, Anda bisa mengirimkan email ini kepada pembeli Anda.

4. Menciptakan Hubungan Baik

Setelah membuat pembeli Anda merasa nyaman, Anda harus bisa menjaga hubungan yang baik dengan pembeli Anda.

5. Analisis Respon Pembeli

Dari sekian banyak email yang Anda kirimkan ke pembeli Anda, Anda bisa menganalisis respon dari pembeli Anda.

Apakah mereka merespon Anda secara baik atau tidak.

Selain untuk berkomunikasi, email marketing juga berfungsi untuk menawarkan produk Anda kepada calon pembeli atau yang sudah berlangganan.

Sangat efektif bukan?

Jika Anda banyak melakukan pemasaran diberbagai macam platform, kemungkinan besar toko Anda akan semakin dikenal.

Salah satu yang terpenting adalah belajar email marketing dalam dunia bisnis.

Eitss, ternyata banyak loh jenis-jenis email yang perlu Anda ketahui dalam dunia bisnis.

Apa saja sih?

1. Digest Email

Anda bisa menentukan periode email Anda, mulai dari per-hari, per-minggu, per-bulan dan sebagainya.

Selain itu email ini bisa membatasi jumlah penerima, seperti 50-100 saja.

Anda bisa mengaturnya sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Jika Anda sedang mengadakan promo atau kontes, email ini sangat cocok untuk mengirimkan email tentang promo atau kontes yang sedang Anda selenggarakan.

Jadi, pembeli Anda bisa mengetahui update terbaru mengenai promo maupun kontes yang sedang Anda jalankan.

2. Newsletter

Tidak jauh berbeda dengan Digest Email, jenis email ini juga sering digunakan oleh para pebisnis.

Newsletter biasanya digunakan untuk memberikan informasi dari isi email tersebut, mengarahkan pembeli ke halaman website, blog atau link tertentu atau juga mengenai diskon, promo, survei dan sebagainya.

3. Email Khusus

Anda bisa mengirimkan email khusus kepada pembeli Anda berupa undangan untuk bergabung ke komunitas, forum dan sebagainya.

4. Email Follow Up

Nah untuk jenis email ini biasanya digunakan untuk mengirimkan konten yang bersifat informatif kepada pembeli Anda yang sudah berlangganan.

5. Email Sponsorship

Untuk jenis email ini Anda perlu mengeluarkan biaya agar email Anda dimasukkan ke dalam newsletter kompetitor lain.

Ini sangat berfungsi untuk menjangkau audience yang lebih luas dan Anda bisa menentukan segmen lebih spesifik.

6. Email Traksaksional

Jenis email ini pasti sering Anda temukan.

Mungkin Anda pernah mendapatkan email dari online shop kalau transaksi Anda berhasil atau sebagainya?

Nah, email traksaksional adalah jenis email yang seperti itu.

Anda bisa gunakan ketika bisnis Anda sudah berjalan.

Kalau masih awam dalam dunia per-email-an, dan bingung gimana cara memulainya.

Sangat banyak cara, tahap-tahap atau strategi email marketing yang bisa Anda langsung praktekkan.

Inilah tahap-tahap memulai email marketing, diantaranya:

1. Memilih Tools Email Marketing

Langkah awal memulai menggunakan email marketing untuk bisnis Anda adalah dengan memilih tools yang tepat.

Kenapa harus menggunakan tools?

Agar lebih efektif dalam melakukan pengiriman.

Ngga kebayang kalau Anda melakukannya secara manual.

Yang pasti tangan pegel dan membuang banyak waktu.

Nah, itu pentingnya menggunakan tools.

Ada beberapa macam tools email marketing yang bisa Anda pilih, diantaranya:

1. HubSpot

Tools all-in-one ini memberikan banyak keuntungan untuk Anda.

Mulai dari meningkatkan conversion rate, SEO, blog, sosial media, otomatisasi dan analisis pemasaran.

Untuk menggunakan tools tersebut Anda perlu mengeluarkan biaya, namun kualitas yang diberikan sepadan dengan harga yang Anda bayar.

2. Constant Contact

Tools selanjutnya adalah tools yang berfungsi untuk memanajemen pelanggan Anda.

Dan yang menarik lagi, tools ini memiliki template yang bervariasi dan ada editing toolsnya juga.

Anda bisa langsung mengunjungi websitenya dan membeli tools tersebut.

3. MailChimp

Tools ini sangat cocok digunakan untuk Anda yang masih pemula.

Apalagi tools ini sangat populer dikalangan para pebisnis online.

Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Jika Anda memiliki 2000 pelanggan maka tools ini gratis.

Namun, jika Anda ingin mendapatkan yang lebih lagi dalam segi apapun, Anda harus rela mengeluarkan biaya lebih untuk memaksimalkan penggunaan email marketing Anda.

4. Infusionsoft

Bukan hanya untuk penggunaan email saja tapi tools ini bisa digunakan untuk berbagai jenis kegiatan pemasaran, diantaranya, untuk membuat campaign, memberikan real-time terupdate, mengelola database pembeli, produk dan sebagainya.

5. GetResponse

Yap, tools ini menawarkan berbagai macam fitur untuk pemasaran, diantaranya, custom form, segmentasi, drag & drop email builder dan sebagainya.

Namun, lagi, lagi Anda harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan tools ini.

6. ConvertKit

Fitur keren ini bisa Anda gunakan untuk membuat form yang disesuaikan dengan plugin yang sudah tersedia di WordPress.

Selain itu, tersedia fitur segmentasi dan sistem yang bekerja secara otomatis untuk menanggapi tindakan pelanggan Anda.

7. Aweber

Walaupun tools ini kurang diminati banyak orang namun sistem kerjanya harus diacungi jempol.

Kenapa?

Karena tingkat deliverability emailnya mencapai 99% dibandingkan dengan tools yang lain.

Dan ada 700 template yang bisa Anda pilih.

2. Membuat Email List

Anda harus membuat sejelas mungkin isi dari email Anda.

Mulai dari topiknya, intinya, apa yang ingin disampaikan dan sebagainya.

Lalu Anda bisa kirimkan ke para pelanggan Anda.

Namun, Anda harus mencari list kontak terlebih dahulu untuk bisa Anda kirimkan.

Banyak cara pintas untuk mendapatkan list kontak dengan membeli list kontak tersebut.

Tapi, cara tersebut tidak disarankan untuk Anda.

Karena, nantinya email Anda akan dianggap spam oleh mereka.

Jadi sebisa mungkin pelanggan Anda memberikan izin kepada Anda untuk mengirimkan email dari toko atau perusahaan Anda.

3. Membuat Lead Magnet

Ebook, webinar, kupon gratis maupun panduan gratis bisa Anda jadikan sasaran tepat untuk menarik banyak subscribe.

Untuk mensubscribe, biasanya menggunakan nama dan alamat email.

Nah, dari sini Anda akan mempunyai list kontak, jika ada info terupdate tentang toko maupun perusahaan Anda, Anda bisa langsung mengirimkannya.

Cara ini bisa langsung Anda praktekkan di halaman website Anda.

4. Membuat Headline Yang Menarik

Jika Anda membaca sebuah artikel, apa yang Anda baca terlebih dahulu?

Tentu saja headline.

Jika headlinenya saja sudah menarik, bisa dipastikan Anda akan mengklik artikel tersebut.

Nah, itu pentingnya membuat headline yang menarik.

Apalagi minat baca di Indonesia semakin menurun.

Maka hindari headline yang membosankan atau yang sudah banyak dipakai kompetitor lain.

Agar headline maupun artikel Anda tidak membosankan, Anda bisa menggunakan teknik copywriting untuk mempercantik tulisan Anda sehingga orang-orang akan tertarik dengan produk Anda.

Membuat headline dengan menggunakan teknik copywriting dapat mengalihkan perhatian dan membangun rasa penasaran calon pembeli Anda.

Ada berbagai macam cara untuk membuat headline yang menarik dengan teknik copywriting, diantaranya:

  • Pertama, gunakan angka, biasanya orang-orang akan tertarik dengan headline seperti itu. Jika headline disertakan dengan angka secara spesifik dapat membantu meningkatkan engagement Anda. Seperti contoh: “10 Trik Menghasilkan Uang Puluhan Juta Rupiah Dalam Seminggu”
  • Kedua, pernyataan yang kuat, mungkin Anda sering membaca headline dengan kata-kata, tips, trik, strategi, langkah, tahap, rahasia dan sebagainya. Yap, kata-kata tersebut ampuh untuk menarik orang untuk membaca artikel Anda.
  • Ketiga, pengalaman pribadi, headline dengan menyertakan pengalaman pribadi di dalamnya dapat meningkatkan rasa percaya diri calon pembeli bahwa produk yang Anda tawarkan memang terbukti berhasil. Seperti contoh: “Ini Cara Saya Menghasilkan Uang Puluhan Juta Rupiah Dalam 30 Hari”
  • Keempat, pembuktian, pola pembuktian selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang. Yang tadinya diremehkan sekarang bisa dibuktikan. Seperti contoh: “Mereka Pikir Produk Ini Abal-Abal, Tapi Sekarang Menjadi Rebutan”
  • Kelima, memecahkan masalah, butuh waktu 8 detik untuk menentukan apakah artikel Anda dibaca atau tidak. Anda harus bisa menyakinkan calon pembeli Anda dengan cara membantu mereka dalam memecahkan masalah. Caranya gimana? Solusi untuk masalah mereka adalah produk Anda. Seperti contoh: “Ingin Tubuh Langsing Dalam Seminggu?”
  • Keenam, rasa khawatir, buatlah calon pembeli Anda merasa khawatir. Kenapa begitu? Karena biasanya rasa khawatir membuat orang mudah bertindak. Namun, yang dimaksud dengan rasa khawatir disini adalah keinginan untuk membeli produk Anda.  Seperti contoh: “Jangan Sampai Toko Anda Sepi Karena Ngga Punya Followers”
  • Ketujuh, yang sedang trend, membuat headline yang sedang viral dapat memicu pembeli Anda untuk membeli. Seperti contoh: “Ingin Bibir Sexy Seperti Kylie Jenner?”
  • Kedelapan, menampilkan harga atau free, siapa sih yang ngga tertarik dengan harga murah atau diskon? Pasti tertarik kan? Ya kan? Yap, biasanya orang-orang akan sangat tertarik dengan headline yang menampilkan harga atau yang berkaitan dengan “free ongkir” dan sebagainya. Anda bisa gunakan cara ini untuk menarik lebih banyak pembeli.
  • Kesembilan, rasa empati, selain rasa khawatir, Anda bisa gunakan rasa empati untuk menarik pembeli Anda. Anda hanya perlu menunjukkan bahwa Anda juga merasakan apa yang dirasakan oleh pembeli Anda. Nah, disitulah pembeli merasa memiliki “teman” yang bernasib sama. Kalau begitu, Anda dengan mudah menawarkan produk Anda sebagai solusinya.
  • Kesepuluh, tonjolkan manfaat produk Anda, sampaikan fakta-fakta mengenai produk Anda. Seperti, apa manfaatnya, kegunaannya untuk apa dan sebagainya.

Setelah membuat headline, Anda bisa langsung membuat isi dari email tersebut.

Biasanya isi email terbagi menjadi 3 bagian:

  • Headline
  • Pembahasan dari headline tersebut, bisa berupa story telling, soft selling, hard selling dan sebagainya.
  • Call To Action

5. Mengirim Email

Ini waktu yang paling bikin Anda deg-degan.

Yap, mengirim email kepada pembeli Anda.

Anda harus siap dengan respon mereka.

Jika Anda masih ragu, Anda bisa mengetesnya terlebih dahulu.

Nah, kalau Anda sudah yakin, mulailah untuk mengirim.

Tapi, Anda perlu tau timing yang pas.

Anda bisa research terlebih dahulu untuk menentukan waktu yang tepat.

Setelah mendapatkan waktunya, Anda bisa memulai mengirim dan yang pasti harus konsisten.

Nah, itulah beberapa tahap-tahap memulai email marketing dan fungsinya.

Sangat mudah bukan?

Anda bisa mulai belajar bisnis online dari email marketing setelah itu ke platform yang lain.

Hanya dengan menggunakan email marketing penjualan Anda bisa meningkat loh.

So, selamat mencoba 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here