Gak enak ya kalau apa yang udah dikerjain malah hasilnya kurang puas

Apalagi gak dapat respon dari orang yang lihat

Kaya promosi produk yang sering dilakukan, kalau promosinya gak ditengok pembaca mana laku produknya

Jangankan laku, promosi Anda saja belum tentu dibaca sama mereka

Coba deh sekarang kita koreksi bareng-bareng trik nulis yang benar biar tulisan di promosi Anda dibaca bahkan dapat respon

Sebenarnya gampang loh biar pembaca mau mampir tengok promosi Anda

Anda harus Jaga agar paragraf/kalimat tetap pendek

Tulisan yang terlalu banyak kalimat di paragrafnya suka bikin bosan dan akhirnya malas buat lanjutin baca sampai akhir

Belum lagi kalau kalimatnya bertele-tele dan hanya muter-muter tapi penjelasannya itu-itu aja, alias gak to the point

Sebaiknya dalam per-paragraf bisa kasih penjelasan yang to the point

Alasannya adalah karena paragraf yang lebih pendek membantu pembaca untuk mencerna informasi lebih cepat sehingga mendorong mereka untuk membaca lebih banyak. 

Nah, kalau promosi produk harus Anda bisa lebih singkat dalam menggunakan kalimat

Misalnya dalam satu konten masing-masing per kalimat ada 3 kata

Di caption juga jangan dijadikan satu kalimat, coba dipisah

Dalam satu paragraf misalnya terdiri dari satu atau dua baris sampai titik,  baru lanjut ke paragraf selanjutnya, seperti dibawah ini

Tambahkan juga  ilustrasi gambar biar pembaca makin paham

Ada beberapa faktor kenapa kita harus pakai gambar di tulisan:

  • Gambar membantu orang untuk lebih paham
  • Ada orang yang lebih suka gambar daripada tulisan
  • Membantu penulis untuk memberikan gambaran (kalau ada contoh gak melulu pakai tulisan, bisa gambar) 
  • Gambar dipakai untuk penyegaran tulisan biar gak bosan, dan alasan lainnya

Pokoknya apapun alasan gambar dipakai, sebagai penulis yang sepi pembaca harus memikirkan untuk menggunakan gambar atau tidak

Tujuan gambar dipakai adalah untuk membuat pembaca tidak bosan dan mendapatkan gambaran secara visual dari konten Anda.

Dengan ilustrasi visual jauh lebih mudah untuk menyampaikan maksud Anda karena orang cenderung mudah mengingat hal-hal ketika disajikan secara visual. 

Maka tidak mengherankan jika ada pepatah sebuah gambar bisa mewakili 1000 kata.

Pastikan gambar yang dipakai tidak pecah, isi gambar dan tulisan nyambung (tulisan bahas obat herbal untuk jerawat, gambarnya jangan obat herbal untuk diet) 

Misalnya Anda ingin promosikan barang jualan

Jualan gak melulu pakai tulisan “list produk yang ready” atau “casing custom bisa untuk semua jenis handphone” 

Nanti di bawahnya di jabarin apa aja, kalau kaya gini orang bakalan malas baca

Pembaca sudah tahu nih Anda jualan casing handphone custom dan yang dibutuhkan pembaca sekarang adalah model/gambarnya

Mereka butuh bentuk visual untuk memilih, kira-kira gambarnya kesukaan mereka atau bukan

Anda cukup kasih judul lalu tambah model casingnya

Anda juga harus peka dalam pemilihan font tulisan, pakai font yang mudah dibaca

Ada saja penulis yang memaksa tulisannya agar keren dengan cara pakai font tulisan yang tidak biasa

Biasanya pakai font Arial/Times New Roman yang standar, tapi sekarang ganti font lain

Dikira bakalan dapat respon baik dan dibilang berani tampil beda, yang ada malah respon kritik

“Kok font tulisannya beda dari sebelumnya, jadi aneh”

Atau

“Yang tengah tulisan apa? Gak kebaca kak”

 
Gak mau kan kalau sampai dapat komen kaya gitu, apalagi kalau yang komen lebih dari 1 – 3 orang, bikin jelek jejak kolom komentar aja

Ada beberapa font yang harus Anda hindari saat menulis:

  • Comic Sans

Dianggap terlalu kekanakan, dan lebih cocok digunakan untuk buku cerita anak-anak

  • Impact :

Memiliki tingkat keterbacaan yang bagus. Namun, kekurangannya adalah terlalu kurus.

Nonteknisnya adalah font Impact sudah menjadi font default untuk gambar humor atau meme yang bertebaran di internet.

  • Trajan

Dianggap tidak kreatif, menggunakan font yang sudah terlalu umum

  • Papyrus

Dicap rajanya font jelek

Unsur kekanakan, tak nyaman dilihat dan dibaca, serta bersifat kitschy. 

Kata kitschy memang digunakan untuk menyatakan hal buruk di bidang seni.

  • Bradley Hand

Membuat hasil cetak menjadi nampak tidak teratur dan menurunkan tingkat keterbacaan

Beberapa tips dalam memilih font, diantaranya :

  • Coba pakai font yang umum digunakan seperti Arial, Verdana, Georgia, Times New Roman atau Trebuchet MS
  • Untuk teks di bagian body atau isi sebaiknya ukuran minimalnya adalah 12 px.
  • Perhatikan penggunaan CAPSLOCK untuk membuat huruf kapital.

Setiap paragraf, di kalimat pertama dan setelah titik huruf awalnya harus besar

Contohnya:

“Berpendapat dan kemudian salah itu hal yang wajar. Tapi itu tidak membuat saya kehilangan kepercayaan diri. 

Malah, saya semakin bersemangat untuk terus menulis dan melupakan kesalahan yang saya buat. “

  • Konsisten dengan gaya font Anda, ukuran dan jarak serta hindari menggunakan lebih dari 2 jenis font

Jangan lupa tambahkan isinya supaya lebih lengkap

Maksudnya, Anda bisa memberikan penjelasan selanjutnya di caption

Tapi perlu hati-hati…

Menambah isinya bukan cuma menambah tulisan.

Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan gambar, jadi maksudnya gambar dan caption nanti harus saling melengkapi

Misalnya, di gambar hanya ada visual produk 

Pembaca akan bingung nanti karena info yang disampaikan kurang jelas

“Ini tuh produknya buat model hape apa?”

Atau “tipe hape ku bisa gak ya casenya di custom?”

Manfaatkan kolom deskripsi atau caption untuk menjawab permasalah pembaca satu ini

Misalnya kasih detail hape apa saja yang bisa di custom atau ada desain hanya untuk tipe handphone tertentu

Dan bisa kasih penjelasan lainnya seperti dibawah ini

Perhatikan kotak merahnya

Itu adalah hal umum yang biasa ada di deskripsi atau caption, untuk memudahkan pembaca mengetahui info umum tentang produk Anda

Anda juga bisa menambahkan format pemesanan (nama, tipe hape, desain, jumlah produk, alamat, no hape) 

Jadi kalau ada pembaca yang berminat untuk beli bisa langsung kirim pesan dengan format seperti itu

Gunanya untuk memudahkan Anda untuk mendata pesanan yang masuk nantinya

Mudah bukan untuk diterapkan di setiap konten yang Anda buat

Sekarang perhatikan dengan baik, isi konten dan caption yang Anda buat

Adakah yang harus diperbaiki? 

Kalau ada, ini saat yang tepat untuk memperbaiki, sebelum Anda semakin kehilangan pembaca

Jangan lupa untuk berbagi ilmu dengan teman Anda, dengan cara bagikan artikel ini ke semua sosial media Anda

Selamat mencoba dan semoga sukses!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here