Semua bisnis pasti memerlukan modal. Banyak pilihan modal yang bisa kita dapatkan. Salah satunya adalah dengan mencari investor. Namun mencari investor itu gampang-gampang sulit. Tak sedikit juga pebisnis yang ditolak proposal bisnisnya oleh investor. Alasan penolakan pun beragam. Bagi Anda yang ingin mencari investor, coba perhatikan hal berikut ini agar bisnis plan Anda tidak rawan ditolak :

  1. KURANG “PD” DI DEPAN INVESTOR

Kurang percaya diri membuat investor ragu dengan Anda. Mereka pasti bakal berpikir “Bisa tidak ya orang ini menjalankan bisnis yang bakal saya modali?”. Karenanya sebelum melakukan presentasi di depan investor, Anda harus meyakinkan diri Anda sendiri untuk percaya diri.

2. KURANG MEMAHAMI BISNIS ANDA DENGAN BAIK

Semua investor pasti ingin uang yang mereka investasikan kembali dan menghasilkan keuntungan. Investor tentunya tidak akan mendanai seorang pebisnis jika pebisnisnya saja tidak memahami dengan baik seluk beluk bisnisnya. Investor bakal takut uang mereka hilang jika tidak dikelola dengan baik. Bagaimana bisa mengelola uang orang lain dengan baik jika pebisnisnya saja kurang memahami bisnisnya sendiri?

3. STRATEGI MARKETING KURANG “SIP” ATAU TIDAK ADA SAMA SEKALI

Strategi marketing adalah salah satu hal krusial dalam sebuah bisnis. Strategi marketing yang bagus akan mendatangkan penjualan dan profit yang bagus. Kebanyakan investor menolak business plan Anda karena merasa strategi marketing Anda kurang bagus, atau bahkan Anda tidak mencantumkan strategi marketing sama sekali.

4. MODAL YANG DIAJUKAN TERLALU BANYAK

Terlalu banyak mengajukan modal juga bisa menjadi faktor penolakan. Kebanyakan investor lebih suka mengeluarkan modal tidak terlalu besar, namun memberikan profit yang besar. Terlalu banyak mengajukan modal juga menimbulkan kecurigaan bagi investor, jangan-jangan tidak semua uang yang ditanamkan akan digunakan untuk kepentingan bisnis.

5. ANALISA KEUANGAN TIDAK JELAS

Analisa ROI, Break Event Point, hingga proyeksi keuntungan adalah analisa keuangan yang umum dilihat oleh investor. Dari sini investor akan menimbang-nimbang apakah bisnis Anda cukup menguntungkan atau tidak. Jika analisa keuangan saja kurang benar atau tidak jelas, tentu investor tidak akan mau menanamkan modalnya untuk Anda.

6. PRODUK/JASA ANDA KURANG UNIK

Untuk bisa bersaing dengan kompetitor,produk atau jasa yang Anda tawarkan juga harus unik. Produk/jasa yang bagus dan unik, strategi marketing yang bagus, serta analisa keuangan yang bagus adalah 3 komponen yang mampu menarik minat investor untuk berinvestasi kepada bisnis Anda.

7. MODEL BISNIS ANDA MASIH KACAU

Model bisnis akan menentukan bagaimana Anda mendapatkan revenue (penghasilan) untuk bisnis Anda. Apakah dengan cara menjual jasa yang Anda tawarkan, menjual barang yang Anda tawarkan, atau dari iklan dan endorsement dari bisnis Anda?

8. TIDAK KOMPAK DENGAN TIM

Semua bisnis pasti dijalankan bersama tim. Maka kekompakan tim juga menjadi pertimbangan investor. Jika tim Anda tidak kompak, tentu investor akan takut mendanai Anda. Mereka takut jika suatu saat tim Anda pecah dan mempengaruhi bisnis Anda.

9. TIM KURANG KOMPETEN

Tidak hanya kompak. Kompetensi tim Anda juga menjadi pertimbangan bagi investor. Selain kompak, tim Anda juga haruslah orang yang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mengerjakan bisnis Anda.

10. KURANG MENGHARGAI INVESTOR

Meskipun investor adalah pendana bisnis Anda dan tidak musti seorang investor ikut bekerja dalam bisnis Anda, investor tetap harus dihargai. Mereka bukan seperti mesin ATM yang dapat ditarik uangnya kapan saja. Mereka juga manusia yang memiliki akal, perasaan, dan rasa ingin dihargai.

11. TERLIHAT MENYEMBUNYIKAN BANYAK HAL DI BELAKANG INVESTOR

Jadilah orang yang jujur kepada investor. Investor bisa mengetahui jika Anda menyembunyikan sesuatu, bahkan sejak pertama kali Anda mempresentasikan bisnis Anda. Lebih baik Anda jujur sejak pertama kali bertemu investor, termasuk ketika investor bertanya tentang kegagalan atau kerugian yang pernah Anda alami. Pernah gagal dalam berbisnis sebenarnya tidak selalu membuat investor mundur, justru bisa jadi investor malah mau membantu Anda karena Anda dinilai tangguh dan bisa bangkit dari kegagalan.

12. MENAWARKAN PRODUK/JASA KEPADA INVESTOR YANG SALAH

Mencari investor itu seperti mencari jodoh, harus cocok dan klik. Anda menawarkan produk/jasa kepada investor yang tidak tertarik dengan produk/jasa atau bidang yang Anda geluti, tentu saja business plan Anda akan ditolak. Carilah investor yang memiliki ketertarikan yang sama dengan bidang yang Anda geluti.

PROMO DROPSHIPAJA 99K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here