Ketika mendengar nama William Tanuwijaya, mungkin ada sebagian diantara kita yang masih merasa asing. Namun  di dunia bisnis, nama pemuda yang satu ini bisa dikatakan sangat populer mengingat dirinya adalah founder dari website Tokopedia.

Bersama dengan Leontinus Alpha Edison, pemuda kelahiran Pematang Siantar tahun 1981 ini mencoba memfasilitasi para pebisnis pemula yang ingin mempromosikan produknya dan bertemu dengan pembeli yang cocok. Sejak awal, kisah sukses William Tanuwijaya sendiri juga tidak berjalan cepat semudah membalikkan telapak tangan, semua usahanya dilakukan dengan modal kerja keras.

Biografi singkat

William muda mengenyam pendidikan SD hingga SMA di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Selepas masa SMU, William Tanuwijaya memutuskan untuk menempuh pendidikan di Binus dengan jurusan Teknik Informatika.

Untuk membiayai kuliahnya, William rela bekerja sebagai seorang penjaga warnet. Selepas kuliah, William langsung bekerja di perusahaan software dan game developer. Disinilah mulai terlintas ide di pikirannya bahwa ia dan temannya juga bisa memiliki perusahaan yang bergerak di dunia e-commerce.

Sejarah Tokopedia

Sebelum ide Tokopedia muncul, William Tanuwijaya seringkali mendengar keluh kesah orang-orang disekitarnya terkait penipuan belanja online. Penipuan ini terjadi ketika konsumen yang berbelanja online pada akhirnya tidak mendapatkan produk yang diinginkannya. Karena hal inilah, pada tanggal 6 Februari 2009.

William Tanuwijaya bersama seorang sahabatnya mengembangkan tokopedia.com. Butuh waktu sekitar 6 bulan sebelum pada akhirnya website jual beli ini dirilis. Pada saat perilisan website, William mendapatkan modal dari bos di tempatnya bekerja maupun investor lainnya. Meski begitu, masih ada masalah yang dihadapinya, yaitu masalah kepercayaan pemodal maupun konsumen yang ingin memanfaatkan jasa website.

Dengan beragam masalah yang ada, William Tanuwijaya tidak pantang menyerah, dia dan teman-temannya terus berusaha meyakinkan banyak pihak, hingga pada tahun 2010, Tokopedia mendapatkan modal tambahan dari East Ventures, begitupula dari Softbank di tahun 2013.

Keunikan website

Tokopedia dalam perkembangannya memiliki keunikan yang membuatnya unggul dibandingkan website lainnya. Para penjual atau pemilik tenant di website ini tidak bisa langsung menerima uang dari konsumen sebelum barang yang dipesan dikirimkan. Selain meminimalisir kejahatan online, sistem seperti ini juga membantu meningkatkan kepercayaan konsumen pada penjual.

Dari sistem yang diterapkan, ada banyak pengusaha UKM yang terbantu dan diawal perilisan, website ini mendapatkan penghargaan dari Bubu Awards. Jika dilihat dari kesuksesan yang diraih oleh website Tokopedia.

Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari kisah sukses William Tanuwijaya, diantaranya:

  1. Belajar berkembang dari sebuah ide yang sederhana

Ketika Anda ingin menjadi seseorang yang sukses, belajarlah untuk selalu berkembang dari ide sederhana yang dimiliki. Anda bisa melihat peluang yang diberikan oleh ide Anda dengan meminta pertimbangan orang sekitar.

2. Belajar memberi rasa aman

Ketika memulai bisnis tentu ada banyak orang yang akan mempertanyakan tingkat keberhasilan bisnis yang Anda mulai, jika sudah begitu akan lebih baik jika Anda mencoba memberikan rasa aman pada pemodal maupun konsumen.

3. Belajar memberi solusi dari masalah yang ada di masyarakat

Anda tentu tahu, ada banyak masalah di masyarakat yang membutuhkan solusi. Berpikirlah kreatif untuk memastikan bahwa solusi yang Anda berikan benar-benar bermanfaat.

4. Disiplin dan pantang menyerah

Sebagai seorang pebisnis pemula, jangan mudah menyerah dengan semua tantangan yang ada didepan mata. Anda bisa melatih diri Anda untuk disiplin dan bekerja keras mewujudkan ide yang dimiliki.

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here