Saat ini seringkali kita temui beragam jenis pameran, baik di kota-kota besar maupun kota-kota kecil. Mulai dari pameran kuliner hingga pameran fashion dan craft.

Nah sebagai pebisnis, tentunya kita harus jeli dalam memilih pameran apa yang pas untuk memperkenalkan produk kita. Sama-sama pameran fashionnya, tapi bisa jadi pangsa pasarnya berbeda.

Tapi sebenarnya, mengikuti pameran itu efektif atau tidak sih? Kembali lagi ke kita dan kondisi pameran itu sendiri. Pameran yang ramai banyak. Tapi tak jarang juga ada pameran yang sepi.

Paling tidak sebelum Anda mengikuti sebuah pameran, pahami dulu hal-hal penting seputar pameran :

1) MINDSET MENGIKUTI PAMERAN : UNTUK MEMPERKENALKAN BRAND/PRODUK ANDA

Ketika Anda mengikuti pameran, belum tentu pameran Anda itu bakal mendatangkan banyak konsumen. Sejatinya pameran itu berfungsi untuk memperkenalkan produk Anda kepada masyarakat. Masalah produk Anda akan laris atau tidak, itu urusan kedua.

Banyak orang di luar yang bertanya, ”Bagaimana caranya supaya kita tidak rugi ketika ikut pameran mahal-mahal tapi ternyata sepi pembeli?”

Yah memang jangan berharap banyak pembelian dari pameran. Tidak semua pameran itu bisa mendatangkan pembeli. Paling tidak ketika Anda mengikuti pameran, Anda sudah mengenalkan produk Anda kepada masyarakat.

Nah agar Anda tidak membuang uang percuma untuk sewa stand pameran, maka Anda harus memaksimalkan performa bisnis Anda ketika pameran. Ketika pameran, bagaimana caranya, Anda harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin kontak prospek customer. Bisa jadi ia tidak order sekarang, tapi nanti.

Jika ada orang yang melintas di depan booth Anda dan terlihat penasaran, segera datangi dan ajak bicara. Lalu sebisa mungkin dapatkan nomor kontak mereka untuk difollow up. Supaya mereka bersedia, berikan hadiah kecil untuk mereka.

Hadiah ini tidak perlu produk Anda yang mahal-mahal. Anda bisa menganggarkan sebagian kecil budget Anda untuk membuat produk gratisan. Lumayanlah, menukar 1 kontak prospek customer dengan 1 produk gratisan. Mereka pun pasti tidak akan keberatan memberikan kontak mereka. Malah bisa jadi dengan memberi produk gratis, mereka malah terpancing untuk membeli produk lainnya.

2) PILIHLAH PAMERAN YANG COCOK UNTUK PRODUK ANDA

Kenapa pameran banyak jenisnya? Karena setiap pameran punya target market yang berbeda-beda juga. Nah, tugas Anda adalah memilih jenis pameran apa yang cocok untuk merepresentasikan produk Anda.

Tidak hanya jenis pamerannya yang harus cocok. Tapi Anda juga harus bisa menganalisa dengan detail pengunjung pameran Anda itu dari kalangan mana. Biasanya ini bisa dianalisa dari tempat pameran tersebut diselenggarakan.

Jika diselenggarakan di tempat tongkrongan anak muda, sudah pasti kebanyakan pengunjungnya adalah anak muda juga. Jika diselenggarakan di mall mewah, sudah pasti pengunjungnya adalah sosialita dan fashionista yang doyan belanja juga.

Jenis target pengunjung juga menentukan bakal prospek customer Anda. Anda jual barang mahal di pameran yang hanya didatangi oleh orang golongan menengah ke bawah. Nggak bakal laku. Begitu juga sebaliknya.

3) HANYA MENGANDALKAN PAMERAN JUGA KURANG BIJAK, IMBANGI DENGAN MARKETING ONLINE ATAU TEKNIK MARKETING LAINNYA

Untuk informasi, orang yang membeli produk kita karena melihat kita waktu pameran, biasanya hanya bertahan hingga seminggu saja. Selebihnya mereka bakal lupa. Bagaimana jika dalam seminggu berikutnya kita tidak bisa menemukan pameran serupa untuk diikuti?

Apakah kita bakal membiarkan begitu saja bisnis kita sepi pembeli?

Makanya, seimbangkan dengan teknik marketing lainnya. Entah facebook Ads, entah Instagram Ads, atau Google marketing. Lagipula pameran itu butuh biaya cukup mahal dan repot. Paling tidak selama pameran, Anda harus menyediakan budget untuk sewa booth, gaji SPG, dan biaya untuk dekorasi booth.

Supaya biaya marketing Andatidak boncos untuk ikut pameran, imbangi dengan penggunaan online marketing yang mampu menekan budget.

PROMO AMELIA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here