Kebanyakan orang saat terjun dalam dunia kerja jadi kehilangan keseimbangan dalam hidup mereka. Semakin tinggi karir mereka atau semakin besar bisnis yang mereka jalankan, semakin sulit bagi mereka untuk menikmati hidup. Akhirnya waktu untuk keluarga dan “me time” jadi terkuras, emosi tidak terkontrol, kesehatan menurun, dan stress pun datang.

Berdasarkan “7 Dimension of Wellbeing”, berikut adalah aspek-aspek yang harus dipenuhi supaya hidup kita seimbang dan sehat jasmani rohani :

  1. SPIRITUAL : keseimbangan kehidupan kita dengan Tuhan/pencipta. Orang yang memiliki spiritual baik akan merasa dekat dengan penciptanya.
  2. EMOTIONAL: berkaitan dengan kebahagiaan. Orang yang tidak seimbang emosinya akan sulit merasa bahagia, hidupnya selalu dirundung malang dan merasa selalu kekurangan, cepat marah, dan mudah sedih.
  3. INTELEKTUAL : orang yang memiliki keseimbangan intelektual memiliki pengetahuan yang tinggi, baik formal (sekolah-kuliah) maupun non formal (pendidikan yang didapat dari luar sekolah).
  4. SOSIAL : orang yang memiliki keseimbangan sosial mudah bergaul dengan orang lain, memiliki teman yang banyak dan sedikit musuh.
  5. FISIKAL : memiliki kesehatan tubuh, bisa melakukan aktifitas apapun dan tidak sedang mengidap penyakit.
  6. OCCUPATIONAL / FINANSIAL : orang yang seimbang dalam bidang finansial berarti memiliki kecukupan dalam segi keuangan, tidak terlilit masalah finansial.
  7. ENVIRONMENTAL : keseimbangan environmental didapat jika Anda tinggal di lingkungan yang mendukung Anda untuk hidup tenteram dan bersemangat menjalani hidup.

Dari ketujuh dimensi di atas, dimensi manakah yang paling penting? Tidak ada yang paling penting. Semuanya penting. Jika salah satu unsur tidak terpenuhi, maka hidup manusia tidak akan menjadi bahagia. Ada saja hal yang membuat mereka gelisah atau merasa bermasalah.

Masalahnya sebagai manusia terkadang ada salah satu atau dua unsur yang tidak terpenuhi. Sebagai contoh : ada seorang pengusaha yang mapan secara finansial. Namun karena terlalu sibuk bekerja, ia jadi tidak ada waktu untuk keluarga. Akibatnya, keluarga di rumah jadi berantakan. Saat ia pulang ke rumah, ia tidak pernah merasa bahagia karena keseimbangan ENVIRONMENTAL-nya terganggu.

Di satu sisi, ada seorang pemuda yang tinggal di lingkungan keluarga berada dan damai. Rumahnya bersih, sehat, tetangga-tetangganya juga ramah. Namun siapa yang bisa mengira, sudah dua tahun pemuda ini tidak bekerja karena lamarannya selalu ditolak. Tentu saja pemuda ini jadi tidak bahagia, karena keseimbangan FINANSIAL-nya terganggu.

Memang dalam kehidupan kita tidak akan bisa menyeimbangkan ketujuh hal tersebut. Karena kita diciptakan sebagai manusia yang tidak sempurna. Yang bisa kita lakukan adalah “counter balancing” atau berusaha menyeimbangkan setiap aspek yang ada.

Seringkali yang menyebabkan keseimbangan hidup terganggu adalah aspek SPIRITUALITAS dan FINANSIAL yang kurang terpenuhi.

Dalam pekerjaan, fokus menjadi kunci utama untuk meraih kesuksesan. Tidak ada orang sukses di dunia ini yang tidak fokus terhadap apa yang mereka kerjakan. Ellon Musk fokus membuat teknologi pesawat luar angkasa dan mobil listrik. Waren Buffet fokus dalam berinvestasi. Walt Disney juga fokus membuat animasi hingga Disney-nya sukses dan melegenda.

Ketika kita fokus, maka kesuksesan akan segera menjemput. Ketika Anda sukses, maka kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.

Tujuan dari menyeimbangkan hidup tentu saja agar kita bisa hidup sehat dan bahagia. Dan untuk bahagia, kita harus fokus pada apa yang kita kerjakan. Focus brings success.

Mengapa kita bisa galau soal pekerjaan? Karena kebanyakan dari kita tidak bisa fokus. Gagal sedikit sudah berpikiran untuk ganti pekerjaan/bisnis. Gagal sedikit sudah menyerah. Dan masih banyak lagi contoh ketidakfokusan yang membuat kita galau dan hidup jadi tidak seimbang.

Jadi untuk hidup bahagia dan sehat, sukses dulu atau bahagia dulu? Tentu saja Anda harus sukses. Supaya Anda bisa mendatangkan kebahagiaan. Jangan lupa selaraskan dengan kehidupan spiritualitas juga yah.

Mentoring Online Gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here