Instagram adalah media sosial yang menjadi trend di tahun 2012 lalu. Instagram memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video singkat dengan followers (pengikut). Biasanya, pengguna membagikan dokumentasi pribadi atau konten yang sebaiknya diketahui oleh orang lain. Instagram juga bisa menjadi sarana berkreasi bagi fotografer. Tak hanya itu, banyak yang telah memanfaatkan Instagram sebagai lapak bisnis atau berjualan.

Karena Instagram merupakan media yang bersifat visual, maka untuk menunjukkan karakteristik brand, baik dalam bentuk foto ataupun video, harus disesuaikan dengan target audience. Tujuan masing-masing pengguna tentu berbeda dan ini bisa menjadi tantangan bagi Anda untuk menjawabnya.

Berinteraksi dengan Followers Instagram

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana cara memulai interaksi di Instagram dan membuat audience tertarik dengan brand yang ditawarkan? Bila telah memahami karakter audience, cara berikut ini tidak sulit diterapkan:

1. Lengkapi postingan dengan caption yang memicu percakapan.

Anda bisa mengupload foto, kemudian memberi caption dengan kata-kata yang memicu percakapan. Misalnya, minta feedback atau tanyakan pada mereka apakah tertarik dengan produk atau tidak, suka dengan warna apa dan sebagainya. Gunakan kata-kata yang tepat supaya followers terpancing untuk berkomentar. Beri hashtag yang relevan dengan postingan dan mudah diingat.

2. Unggah foto produk atau jasa yang ditawarkan.

Pastikan foto produk dan jasa yang diunggah menggambarkan brand Anda, dengan desain serta pemilihan warna yang seragam agar akun terlihat menarik bagi target market. Tapi, gunakan desain yang simple dan mudah dipahami oleh followers.

3. Upload foto konsumen yang sedang menggunakan produk.

Ini sekaligus menjadi testimoni untuk meningkatkan kredibilitas bisnis Anda. Selain itu, konsumen yang fotonya diupload akan merasa lebih dihargai serta diingat.

4. Upload foto quotes atau kalimat inspiratif.

Tak melulu mengupload foto produk, Anda bisa menyelinginya dengan quotes atau kalimat inspiratif supaya followers terdorong untuk menekan likes. Itu bisa membuat postingan Anda dilihat oleh followers mereka.

5. Tampilkan foto-foto behind the scene.

Jangan lupa menampilkan foto atau video dokumentasi kegiatan di balik layar bisnis Anda, seperti bagaimana proses produksi, siapa saja karyawannya dan sebagainya. Dengan demikian, followers bisa yakin bahwa Anda memang benar-benar sedang mengelola bisnis.

6. Adakan kontes.

Kalau Anda telah memiliki cukup banyak followers, minta mereka untuk me-likes dan men-share foto yang diposting pada akun pribadinya sambil men-tag beberapa teman dengan imbalan hadiah. Untuk mengadakan kontes tersebut, lengkapi dengan hashtag supaya postingan lebih mudah ditemukan.

Pelayanan yang berikan bisa meningkatkan kenyamanan konsumen dalam berbelanja di online shop Anda. Jadi, selalu prioritaskan konsumen dan beri pelayanan yang baik pada mereka. Itu secara tidak langsung bisa meningkatkan penjualan dan omzet Anda.

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here