Siapa yang sering nemuin konten promosi toko online di sosial media?

Biasanya konten berupa gambar atau video.

Isi konten juga nggak jauh-jauh dari pengenalan produk, hiburan/entertainment, edukasi, tips & trik, tutorial, Q&A, sharing sesuatu yang relate dengan banyak orang, dan sebagainya.

Konten produk tidak hanya pakai tulisan saja, tapi bisa pakai gambar atau video agar lebih bervariasi.

Konten yang bagus  bisa menarik minat audience untuk lihat konten yang Anda buat.

Sehingga beberapa audience memiliki rasa tertarik terhadap produk Anda dan berniat untuk membeli.

Alasan konten produk diperlukan untuk pemasaran :

#1: Memudahkan konsumen mendapatkan info produk

Konten dibuat untuk menyampaikan informasi mengenai produk dan penyampaian yang dilakukan tidak hanya pakai kalimat tapi bisa juga pakai gambar atau video.

Konten dibuat semenarik mungkin agar konsumen tertarik melihat, selain itu informasi yang disampaikan juga tidak asal. 

Contoh, Anda ingin membuat konten produk dengan gambar.

Anda bisa memakai foto produk dan menambahkan info singkat untuk informasi lengkapnya bisa cantumkan di caption.

Pada gambar diatas hanya memberikan informasi singkat tentang produk.

Kenapa tidak cantumkan informasi yang lengkap?

Hal itu justru merusak konten, konten akan memakan banyak tempat hanya untuk tulisan dan jarang orang yang mau baca juga.

Lebih baik cantumkan info singkat atau inti dari konten. 

Pada gambar, info atau inti yang ingin disampaikan adalah bahan produk

Dan info detailnya dicantumkan di caption

Jadi saat konsumen melihat konten, konsumen sudah ada gambaran sedikit bagaimana wujud atau bahan produk yang Anda jual tanpa perlu baca caption. 

Dari beberapa konten yang di post, konsumen sudah bisa memilih produk mana yang cocok untuknya.

Selain itu konten bertujuan untuk melengkapi info produk yang dibutuhkan konsumen.

Misalnya konsumen sudah membaca deskripsi produk tapi masih butuh lihat bentuk produk dan lainnya

Maka pebisnis membuat konten gambar atau video yang menampilkan gambar detail produk. 

Dari bentuknya (depan, belakang, kanan, kiri), desain produk, dan juga bisa masukkan bahan yang digunakan untuk membuat produk tersebut.

#2: Teknologi merubah cara pikir konsumen dalam mencari info produk

Teknologi yang semakin maju dan kemampuan konsumen untuk menggunakan internet, tidak heran konsumen bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Terutama kebutuhan dalam mencari info produk.

Banyak konsumen yang lebih memilih cari info produk di internet daripada ke tokonya langsung (toko offline), hal ini yang membuat konsumen beralih belanja online.

Contoh, Anda bisa mencari info produk melalui google search atau marketplace salah satu contohnya Lazada.

Pencarian di google search, Anda tinggal ketik jenis produk yang mau dicari. Misal kaos custom

Pilih beberapa website untuk dibandingkan.

Bandingkan kualitas bahan yang digunakan, cek deskripsi produk, rating toko online, cek fasilitasnya, perhatikan review dari pembeli lain  dan lainnya.

Contoh, saya pilih kaos custom dari website Dropshipaja.com

Saya akan ketik linknya di pencarian google, setelah websitenya terbuka barulah cek fasilitas yang didapat, cek deskripsi produk, dan lainnya.

Cek katalog yang ada disana, contoh ada dibawah

Jika sudah cocok maka bisa langsung pilih contoh kaos customnya dan melakukan pemesanan.

Catatan: untuk pemesanan di Dropshipaja.com Anda harus melakukan pendaftaran sebagai reseller dulu baru bisa order produknya

Bagaimana cari info di situs belanja online?

Contohnya, Tokopedia, pastikan Anda sudah download aplikasi dan login.

Atau ketik di pencarian google.

Tunggu sampai website atau berandanya terbuka.

Jika sudah, ketik di pencarian produk yang dicari.

Lalu pilih toko online yang sekiranya cocok dan ingin Anda cek

Pastikan Anda mengecek deskripsi toko online 

Deskripsi toko biasanya terdiri dari info produk apa yang dijual, memberi gambaran bentuk produknya, alamat toko, alat produksi, dan lainnya.

Lalu cek deskripsi produk

Deskripsi produk biasanya terdiri dari bahan yang digunakan, kualitas bahan, alat produksi, jenis produk yang dijual dan lainnya.

Cek rating toko, review dan lainnya

Jika sudah di cek, barulah memutuskan untuk mulai pesan produknya.

#3: Konten membuat pemasaran jadi efektif dan efisien

Kenapa pebisnis lebih memilih membuat konten untuk pemasaran produk mereka?

Karena proses pemasaran menggunakan konten lebih efektif dan efisien. 

Pengguna internet dapat melihat konten yang di posting tanpa mengenal kapan waktunya (bisa pagi, siang, sore dan malam) atau dimana lokasi konsumen (rumah, kantor dan lainnya).

#4: Konten mempertahankan pelanggan lama atau baru

Jangan kaget saat Anda punya konten bagus, calon konsumen akan berdatangan.

Jangankan calon konsumen, pelanggan lama pun akan betah di toko Anda jika konten yang dibuat berisi informasi yang dibutuhkan.

Konten bisa mempertahankan pelanggan lama.

Anda  bisa memanfaatkan opini dari pelanggan lama.

Misalnya membuat konten review, ajak pelanggan lama untuk memberi review tentang produk yang dibeli.

Konten review ini dapat meyakinkan pelanggan baru bahwa produk Anda sudah terpercaya di kalangan konsumen dan memiliki rating bagus.

Berikut salah satu contoh konten review produk kecantikan

Konten terdiri dari gambar produk dan review singkat pemakaian.

Pada caption dijelaskan produk apa yang akan dibahas yaitu Face Wash dan Moisturizer

Lalu dijelaskan hasil dari pemakaian dan berapa hari pemakaian

#5: Konten dapat menarik banyak konsumen

Konten yang menarik pasti berisi informasi yang dibutuhkan pelanggan.

Sehingga pelanggan memiliki kepercayaan terhadap produk yang dilihat dari konten dan tidak ragu untuk membeli produk tersebut

Hal ini jelas akan menguntungkan pebisnis, dimana kepercayaan tersebut bisa menuntun konsumen tidak hanya membeli tapi mempromosikan produk ke orang terdekatnya.

Sekarang Anda sudah tahu alasan konten sangat diperlukan untuk promosi produk Anda.

Tapi tunggu dulu!

Anda harus punya strategi dulu sebelum memposting hasil konten yang Anda buat.

Anda harus tahu gimana cara menarik minat konsumen untuk melihat konten Anda :

#1: Buat jadwal posting konten

Untuk posting konten juga perlu dijadwalkan, gunanya untuk mendapatkan banyak viewers atau penonton.

Anda bisa mengikuti jadwal posting produk yang sudah ditetapkan saat membuat strategi marketing.

Ada beberapa saran dari berbagai situs, jam berapa saja yang bagus untuk posting konten agar konten bisa dilihat banyak orang.

Anda bisa posting setiap hari antara pukul 12.00 – 13.00 (siang hari), jam 17.00 (sore hari dan 20.00 (malam hari).

Pagi hari adalah waktunya bagi orang memulai hari seperti berangkat kerja, sekolah/kuliah, dan lainnya

Jadi, pagi hari bukan waktu tepat untuk posting karena orang sedang sibuk dan tidak punya waktu untuk cek sosial media.

Siang hari adalah jam istirahat, jadi banyak orang yang akan menyempatkan waktunya untuk bermain sosial media.

Jadi, ada kemungkinan konten Anda akan dilihat saat siang hari.

Sore hari biasanya jam pulang kerja. Biasanya orang saat bosan di perjalanan pulang akan mengisi rasa bosan dengan main game di gadget atau buka sosial media.

Malam hari waktunya untuk istirahat dari rutinitas satu hari. Setelah makan malam biasanya orang akan bersiap untuk tidur.

Tapi tidak langsung tidur juga, biasanya beberapa orang mencari kesibukan kecil agar rasa kantuk datang.

Seperti baca buku, dengar lagu, main game, atau buka sosial media.

Nah, jadi bisa dimanfaatkan waktu malam ini untuk posting konten. 

Siapa tahu masih ada beberapa orang yang iseng buka sosial media dan tidak sengaja melihat konten Anda.

Cara untuk cek jam berapa saja follower aktif saat melihat postingan Anda lewat fitur insight Instagram

Buka akun Instagram bisnis Anda lalu ke profil. Lalu klik garis 3 di pojok kanan atas 

Nanti akan muncul 3 fitur yang ada insight yaitu Konten, Aktivitas dan Pemirsa

Karena ingin cek jam aktif followers jadi klik yang Pemirsa.

Disini juga ada beberapa pilihan yang bisa di cek yaitu

Karena ingin cek jam aktif follower maka scroll kebawah cek bagian Pengikut

Disini Anda akan melihat jam berapa saja followers aktif melihat postingan Anda.

Pada gambar, followers aktif di jam 9 pagi sampai 9 malam. 

Maka Anda bisa posting di jam berikut jika ingin postingan dilihat banyak followers.

#2: Gunakan fitur bawaan

Tingginya minat orang terhadap sosial media berarti banyak juga fasilitas yang ditawarkan.

Contohnya, Instagram.

Anda sudah tahu pasti kalau Instagram banyak memiliki fitur yang bisa digunakan.

Fitur yang umum digunakan untuk bisnis yaitu Insta stories, Instagram Live, IGTV
Fitur Insta stories hampir sama kegunaannya seperti feed Instagram, yaitu posting foto atau video.

Bedanya ukuran gambar di stories 1.080px x 1.920px (potrait).

Sedangkan feed Instagram 1920 x 1080 piksel untuk rasio 16:9 (landscape) 

Dan 1080 x 1920 piksel untuk rasio 9:16 (potrait).

Di Insta stories juga ada beberapa stiker yang bisa dipakai.

Mulai sticker biasa (gambar atau tulisan), GIF, polling, countdown, jam, nama hari, dan lainnya.

Jadi bisalah dipakai biar stories makin menarik.

Cara pakainya adalah

Caranya pilih konten lalu upload konten yang akan di posting.

Kalau gambar bisa langsung di upload, tapi kalau untuk video Anda bisa screenshot videonya saja.

Setelah itu gunakan stiker.

Stiker juga jangan asal pilih. Pakai stiker yang ada tulisan new post.

Tentukan tata letak stiker di tengah gambar atau menutupi gambar agar audience penasaran.

Kalau tidak mau stikernya menutupi gambar bisa taruh stiker di atas gambar

Anda juga bisa menambahkan kalimat ajakan agar audience mau lihat postingannya seperti “Cek feed Instagram kita untuk lihat konten produk terbaru” Atau kalimat lainnya.

Catatan, untuk video di Insta stories berdurasi 15 detik sedangkan di feed Instagram berdurasi 1 menit.

Kalau Instagram Live ini merupakan siaran langsung yang digunakan untuk interaksi dengan pengguna lain.

Fitur ini bisa Anda manfaatkan untuk interaksi dengan konsumen.

Misalnya membahas produk yang diinginkan konsumen, tanya jawab seputar produk, bagi-bagi tips bisnis, dan lainnya.

Tujuannya agar tidak kehilangan interaksi dengan konsumen.

Cara pakainya, buka Insta stories Anda, setelah itu perhatikan step pada gambar

IGTV bisa dimanfaatkan untuk Anda yang punya konten video berdurasi lebih dari 1 menit.

Karena di feed Instagram video hanya berdurasi 1 menit saja.

Konten yang dibuat bisa tentang produk, testimoni, tutorial produk, cerita inspiratif dari pebisnis sukses dan lainnya.

Cara pakai IGTV adalah buka Instagram Anda lewat smartphone

Setelah beranda IGTV muncul klik tanda plus di pojok kanan atas

Setelah itu pilih video yang ingin di posting di IGTV

Tambahkan judul dan keterangan pada konten video Anda, jika sudah klik kirim. Maka video sudah terupload.

Jadi, tidak ada salahnya untuk memanfaat fitur ini sebagai alat bantu untuk pemberitahuan adanya konten baru dari akun Anda

Semakin ketat persaingan, semakin giat juga untuk mencari ide baru untuk membuat konten.

Ide konten digunakan agar konten yang dibuat terasa baru dan tidak membosankan.

Anda bisa menggunakan tips ide konten di bawah ini

Berikut beberapa ide konten tahun 2020

#1: Memes

Tahun 2020 memes merupakan tipe konten yang paling populer di Instagram.

Konten seperti ini banyak diminati masyarakat Indonesia dan memiliki tingkat sharing atau bagikan yang tinggi. 

Terdapat banyak akun Instagram yang hanya mengunggah konten lucu dan menghibur.

Anda bisa menggunakan konten ini untuk pemasaran bisnis.

Contoh, ada film yang trending karena banyak peminatnya.

Anda bisa mencontoh gaya poster filmnya untuk konten Anda.

Di atas merupakan memes yang terinspirasi dari film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini lalu di rubah bagian kalimatnya.

#2: Quotes

Konten sederhana ini dibuat dari kalimat yang memberi motivasi atau memberi semangat.

Jika Anda ingin posting quotes di toko online Anda.

Disarankan untuk memilih quotes yang sesuai, relevan dengan minat audiens pada brand Anda.

Contohnya, Anda ingin memberi motivasi pada konsumen yang baru mulai bisnis.

Anda bisa memakai kutipan dari pebisnis sukses untuk dijadikan konten.

Di atas adalah quotes atau kutipan yang diambil dari Mark Zuckerberg salah satu pebisnis sukses yang memiliki jabatan sebagai Founder Facebook.

#3: Konten video

Walaupun tidak memiliki keinginan untuk membeli ketika menonton sebuah video, tapi konsumen lebih tertarik untuk melihat isi video.

Menurut Search Engine Journal tahun 2018, 85% pengguna internet di Amerika Serikat menonton konten video per bulan lewat berbagai device yang mereka miliki.

Banyak pula tipe konten yang bisa dibuat dengan memanfaatkan video seperti, culture video, behind the scene, creative video dan lain sebagainya.

Di Instagram konten video bisa Anda buat dengan 3 cara yaitu video Insta stories berdurasi 15 detik,.

Video feed Instagram durasi sekitar 1 menit.

Dan IGTV yang memiliki durasi lebih panjang.

Jadi tidak ada salahnya kalau tahun 2020 ini, Anda perlu mempertimbangkan untuk memasukkan konten video dalam strategi content marketing.

Cara membuat konten video yaitu

  • Menyiapkan ide

Anda bisa membuat konsep atau idenya dulu dengan menulis di buku catatan

Tulis beberapa tema yang menarik perhatian Anda

Kembangkan tema dengan memasukkan unsur 5W+1H (what = apa, who = siapa, when = kapan, where = dimana, why = kenapa, dan how = bagaimana)

Contoh: 

Apa tema yang diangkat ke video? 

Siapa target dari video ini? 

Kenapa masalah ini sampai ada?

Bagaimana solusinya? Dan lainnya

Jika sudah, rangkum semua catatan tadi menjadi script atau naskah

Jadi apa yang Anda sampaikan harus sesuai alur dari naskah tadi.

  • Buat video sesuai passion

Agar tidak sulit menentukan tema konten, Anda bisa membuat konten video berdasarkan hal yang Anda suka atau minati

Contoh jenis konten yang bisa dijadikan referensi yaitu konten beauty, lifestyle, gaming, entertainment, sport dan travelling. 

Pilih konten sesuai dengan passion agar hasil karyamu dapat menginspirasi khalayak.

  • Ikuti tren

Sebagai content creator harus peka terhadap konten baru yang ada di sosial media

Agar Anda tidak ketinggalan konten dan bisa mendapat referensi untuk konten baru

Perhatikan jenis video yang dibahas, cara editing, hingga hal-hal yang diminati saat ini. 

Dengan membuat konten video yang selalu mengikuti tren maka akan menambah jumlah pengikut. 

  • Ada nilai positif

Pastikan konten video yang Anda buat ada nilai positif yang bisa diambil atau diterapkan oleh penonton

Karena kesuksesan sebuah video dapat dilihat dari likes yang diberikan dari para penonton.

Jika nilai bersifat positif dan berguna, para penonton otomatis akan membagikan link video. 

Dan, komentar yang dituliskan pun juga bernada positif.

  • Gunakan kamera yang berkualitas tinggi

Konten yang bikin nyaman di mata saat ditonton didasari visual video yang bagus

Pada prinsipnya cara membuat video di HP atau handycam itu memiliki perbedaan terletak pada kualitas video yang dihasilkan. 

Kamera digital video memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan HP atau webcam.

Jadi pastikan pilih kameranya dulu sebelum rekam, gunanya agar hasil video bisa bagus dan nyaman ditonton

Selain itu perhatikan juga cara mengambil gambarnya (jangan sampai shaking atau goyang) dan editing (jangan pakai filter yang tidak perlu)

#4: Giveaway

Konten giveaway berguna untuk membangun awareness, engagement hingga penambahan followers. 

Anda bisa membuat syarat dan ketentuan bagi konsumen yang ingin ikutan giveaway. 

Syarat dapat berupa komen, follow akun yang diberikan, tag teman, dan lainnya. 

Lalu pemenang giveaway akan dipilih menggunakan tools seperti random comment picker.

Contoh kontes giveaway

Hadiah giveaway dapat berupa produk bisnis Anda, potongan harga produk atau kupon gratis ongkir

Setelah mendapatkan pemenang dan kirim hadiah giveaway.

Jika hadiahnya sebuah produk, jangan lupa untuk meminta pemenang buat video testimoni menang giveaway

Ini bertujuan agar konsumen lainnya rajin like dan beri komen di postingan Anda.

#5: Tips dan trik

Tips and tricks merupakan konten yang paling umum pada Instagram. 

Konten ini dapat diaplikasikan secara sederhana di rumah masing-masing. 

Tips and trik bisa dibuat dari semua bidang seperti home decor, DIY mainan anak, life hacks dan lainnya.

Berikut salah satu contoh tips and trik membuat dekor rumah

#6: Tutorial

Tutorial adalah konten yang menunjukkan cara penggunaan dengan cara step-by-step. 

Tutorial video cukup populer adalah kecantikan seperti tutorial make-up. 

Tutorial video lebih sering digunakan oleh para beauty enthusiast atau beauty vlogger. 

Tapi ada juga tutorial video lainnya seperti tutorial memasak, tutorial dekorasi kamar, dan lainnya.

Berikut salah satu tutorial make-up karakter film yaitu Joker

Setelah membuat beberapa konten, Anda akan merasakan beberapa keuntungan dari situ.

Keuntungan membuat konten:

#1: Meningkatnya pengunjung di toko online Anda

Tujuan membuat konten adalah meningkatkan jumlah pengunjung dan meningkatkan penjualan.

Pengunjung akan mencari konten berupa informasi yang dikemas dengan baik dan isi konten sesuai dengan kebutuhan tertentu.

Ketika ada orang memiliki kebutuhan tertentu, maka mereka akan cari solusi. Berupa informasi, panduan, atau hiburan.

Jadi, pastikan konten yang Anda buat memiliki informasi yang dibutuhkan oleh seseorang.

Hal ini bertujuan agar pengunjung selalu kembali ke situs Anda saat mencari informasi produk.

Karena mereka merasa informasi yang dibutuhkan terpenuhi berkat konten yang Anda buat.

#2: Menimbulkan rasa percaya pelanggan

Terkadang rasa ragu pelanggan saat ingin membeli produk didasari karena informasi yang didapat terasa kurang.

Jadinya berujung tidak jadi membeli produk bahkan pindah ke toko lain.

Maka dari itu Anda harus membangun rasa percaya pelanggan dari konten yang Anda buat.

Buatlah konten yang berisi informasi produk, pelayanan toko Anda, atau konten testimoni.

Semakin konsisten memberikan informasi berguna dan menarik bagi pengunjung situs, kepercayaan mereka pada produk Anda juga bisa meningkat.

Kepercayaan pelanggan lama bisa menjadi peluang menarik bagi calon pelanggan baru Anda.

Selain itu, jangkauan bisnis Anda semakin luas jika konsumen loyal atau ikut serta  mempromosikan brand Anda ke teman mereka di sosial media.

#3: Mendapatkan interaksi positif dari audience

Konten yang menarik dan informatif secara berkala, akan mendapat tanggapan yang baik berupa like, komentar positif, atau share. 

Interaksi ini bertujuan untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan dan menjawab kebutuhan itu.

Interaksi positif dengan customer perlu dilakukan, agar Anda tidak kehilangan kepercayaan mereka.

Selain itu dapat memperluas jaringan dan membantu Anda membangun hubungan lebih baik lagi dengan para pemain bisnis.

Contohnya:

Berikut adalah konten testimoni dari salah satu reseller Dropshipaja.com yang sudah sukses di bisnis online dengan sistem dropshipping

Konten ini menceritakan bagaimana pengalaman bisnis dari Rizky Hermawan

Rizky yang usianya 19 tahun bekerja sebagai penjual bensin eceran dan penyanyi marawis

Beberapa kali mencoba melamar kerja di perusahaan tapi belum ada hasil

Sehingga Rizky memutuskan untuk mencoba bisnis online dengan sistem dropshipping

Dari dropshipping inilah Rizky mendapatkan penghasilan sekitar 7 juta lebih dan bisa membeli barang kebutuhannya dengan uang sendiri

Konten seperti merupakan konten inspiratif yang bertujuan memberi motivasi kepada audience

Bahwa apapun latar belakang yang dimiliki masih bisa sukses karena jalan menuju sukses itu banyak, asalkan berani ambil kesempatan

Seperti Rizky, yang berani ambil kesempatan untuk bergabung menjadi bagian dari reseller dropshipaja.com

Konten inspiratif seperti ini terkadang menimbulkan minat followers untuk mencari tahu tentang keberhasilan dari Rizky sebagai reseller

Followers yang penasaran akan meninggalkan jejak berupa komen.

Pada postingan tersebut memiliki sekitar 173 komentar dan jumlah like 1.623

Komentar biasanya berupa pertanyaan seputar sistem dropshipping yang di ikuti Rizky dari Dropshipaja.com 

Beberapa komentar yang ditinggalkan followers (3 komentar sebagai contoh) adalah:

#4: Meningkatkan angka penjualan

Jika konten yang dibuat bisa meningkatkan traffic pengunjung dan rasa kepercayaan pelanggan.

Tidak menutup kemungkinan angka penjualan akan ikut naik. 

Ini karena dari konten tersebut bisa memperluas jangkauan bisnis Anda dan target marketingnya tercapai. 

Ingatlah, bahwa untuk mencapai ini semua butuh konten yang relevan dengan produk atau jasa Anda dan sikap konsisten saat membuat konten.

#5: Mengarahkan pelanggan untuk membeli

Secara tidak langsung konten yang dibuat mengarahkan pelanggan ke satu tindakan yaitu membeli suatu produk.

Pelanggan sekarang memiliki akses dan sumber daya yang memungkinkan mereka membuat keputusan untuk membeli sesuatu. 

Berikan informasi yang lengkap ke calon konsumen tentang produk atau layanan Anda.

Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan calon konsumen.

Dan membuat mereka terarah untuk melakukan tindakan selanjutnya.

Misalnya dengan membeli suatu produk yang Anda jual.

#6: Memperlihatkan produk dan layanan yang Anda tawarkan

Bagi calon konsumen kadang ada rasa penasaran terhadap toko online Anda.

Maka tugas Anda adalah penuhi semua rasa penasaran konsumen dengan konten.

Buatlah konten yang membantu konsumen mendapatkan informasi mengenai apa yang Anda jual.

Seperti produk maupun layanan, fasilitas yang Anda tawarkan, kasih sedikit gambaran proses produksi, kasih testimoni dari konsumen lainnya.

Hal tersebut Anda kemas dalam sebuah konten. 

Selain itu konten dapat diakses 24 jam oleh siapapun, sehingga mereka lebih leluasa untuk berkenalan dengan produk yang Anda jual. 

Semakin terpenuhi kebutuhan konsumen melalui konten, maka memungkinkan mereka untuk mempertimbangkan apakah produk maupun layanan bisnis Anda layak dibeli atau tidak.

#7: Konten tersebar ke banyak sosial media

Setelah kebutuhan mereka terpenuhi, mereka akan berpikir untuk membagikan konten Anda ke teman mereka di sosial media.

Ketika pembaca lain menemukan konten Anda dan ternyata bermanfaat, kemudian mereka akan membagikan konten itu kepada orang lain lagi yang mungkin akan berguna. 

Dengan begitu, toko online Anda mendapatkan lebih banyak pengunjung dan membuat Anda lebih leluasa menawarkan produk atau layanan perusahaan.

Bagaimana dengan ide konten tadi?

Menarik bukan untuk dicoba? 

Tidak ada salahnya bagi pebisnis baru untuk mulai membuat konten.

Tapi pastikan Anda memperhatikan beberapa poin yang ada di atas tadi.

Siapa tahu setelah membuat konten, makin banyak pengunjung yang datang ke toko online Anda.

Selamat mencoba ya.

Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi dropshipper pemula.

Dan jangan lupa untuk membagi artikel ini ke semua sosial media yang Anda punya.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here