Anda mungkin pernah dengar ‘slime’?

Saya juga ga terlalu paham sih, tapi pasti Anda tahu mainan yang mirip kaya karet bisa melar ini karena sangat hype dikalangan anak-anak. Dan ada salah satu anak kecil kelas 4 SD yang ikut mempopulerkannya, yaitu Almeyda Nayara. Dia adalah anak Indonesia yang berhasil menjual slime dan mendapatkan income hingga 60juta perbulan.

Sounds crazy right?

Anak kecil bisa bisnis dan menghasilkan. Dan dia hanya memanfaatkan sosial media Instagram saja, Anda bisa cek akunnya di @nayaslime18, sekarang followers-nya sudah mencapai 560ribu. Padahal saat memulai hanya 12 followers saja.

Sukses berbisnis bukan berarti gadis kecil ini bisa berfoya-foya. Ibunya Imelda Liana Sari, mengajarkan Naya menyisihkan pendapatan untuk bersedekah. Penghasilan pertamanya ia gunakan untuk membantu teman-teman di pengajian. “Waktu itu Naya tanya, mah boleh nggak aku pakai uang jualannya untuk sedekah. Aku lihat di TPA belakang, Iqro dan Juz Amma teman-teman udah lusuh,” cerita Imelda.

Anak-anak yang terlatih berwirausaha sejak dini juga punya kelebihan, mereka belajar menghadapi kegagalan. Seperti Naya yang terbiasa menghadapi kritik dan komplain dari konsumennya. “Sedih tapi karena udah dinasehatin mama jadi nggak sedih lagi. Jadi kuat mentalnya,” kata Naya.

Hal ini mematahkan banyak mindset orang miskin yang selalu berpikir pesimis seperti:

1. Saya kan gaptek

Anda bisa bayangkan anak 4 SD bisa berjualan di instagram, lo kira dia ga gaptek?, semua orang pasti gaptek, tapi keinginan mengejar impian mendorong mereka belajar dan mengikuti perkembangan zaman. Kalo ada yang punya alasan ga mulai jualan karena gaptek, mending ke laut aja hahaha…

Anda harus ingat, banyak orang malas yang berlindung dibalik kata “tidak bisa.” Karena sebenarnya mereka bukan tidak bisa, tapi tidak mau berkembang.

Baca juga: Cara Jitu Jualan Di Instagram Untuk Pemula

2. Saya kan ga punya uang

Lo pikir anak 4 SD punya uang berapa banyak? Bahkan Naya ini sempat ditentang sama orangtuanya, tapi ternyata ketekunannya membuahkan hasil. Dia memulai dengan keahlian dan keinginan yang kuat.

Bahkan sebelum memiliki omset puluhan juta, dia bernegosiasi dan meyakinkan ibunya bahwa slime yang dia produksi aman dan bebas dari bahan kimia yang berbahaya. Lihat kemampuannya bernegosiasi dan mempertahankan kepercayaannya, sangat luar biasa bukan?

Jadi harusnya Anda malu jika alasan tidak memulai bisnis hanya karena uang. Karena uang bukanlah alasan utama seseorang tidak bisa memulai bisnis. Dimana ada keinginan yang kuat, disitu pasti ada jalan.

Baca juga: Pentingnya Membuat Newsfeed Rapi dan Menarik Pada Instagram

3. Algoritma Sosial Media kan berubah terus

Saya yakin awal mula anak kecil ini jualan di instagram ga paham apa itu algoritma, yang dia lakukan take action aja dan disempurnakan sambil jalan. Sehingga membuahkan hasil yang signifikan sekarang.

Baca juga: 5 Update Algoritma Terbaru dan Cara Berjualan di Instagram yang Efektif

4. Saya takut di-nyinyirin orang

Saat Naya mulai jualan, saya yakin banyak nyinyiran datang ke dirinya dan Ibunya. Banyak yang bilang eksploitasi anak, si otak dagang, dll. Tapi kalo sudah hobi dan menghasilkan, kenapa harus takut? Selama yang dilakukan positif dan tidak merugikan orang, keep going aja.

5. Saya ga tahu cara jualan di Instagram

Mungkin awalnya Naya juga tidak tahu polanya, dan belajar meniru dari onlineshop yang ada di instagram. Anda juga bisa melakukan itu, tapi lebih cepat lagi jika saya beri tahu polanya. Anda bisa baca artikel pola sukses jualan menggunakan Instagram disini.

Sekarang waktunya untuk Anda yang mulai, masa mau kalah sama anak kecil? Hehehe…

 

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS
Jualan di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here