Biasanya kalau posting sesuatu di Instagram tujuannya untuk apa sih?
Apa untuk di like dan comment banyak orang?
Untuk ningkatin engagement?
Naikkin followers?
Atau untuk kesenangan tersendiri?
Tapi siapa yang ngga seneng kalau postingan kita ternyata di like dan di comment oleh banyak orang?
Pasti seneng kan?
Hayoo ngaku saja?
Yap, secara emosional pasti Anda akan senang jika postingan Anda mendapatkan feedback yang baik.
Semakin banyak feedback yang didapat, akun Instagram Anda akan masuk ke jajaran explore.
Mau kan?
Tapi gimana caranya?
Banyak-banyaklah melakukan interaksi dengan followers Anda.
Dengan cara membalas komentar, menyukai postingan mereka dan membuat konten yang mengandung interaksi.
Nah, dengan seperti itu, engagement Anda akan meningkat.
Ngomong-ngomong soal engagement, engagement itu sendiri sebenernya apa sih?
Banyak sekali di kalangan pebisnis online berbicara cara untuk meningkatkan engagement.
Bukankah engagement itu artinya pertunangan?
Memang siapa yang bertunangan?
Eitss, Anda jangan salah paham dulu.
Istilah engagement di Instagram yaitu berarti menjalin ikatan dengan followers Anda.
Ketika Anda memposting sesuatu, pasti Anda berharap followers Anda menyukai atau mengomentari postingan tersebut.
Kenapa?
Agar engagement Anda meningkat.
Lalu kalau sudah meningkat apa pengaruhnya untuk akun kita?
Sangat berpengaruh!
Akun Anda akan semakin terkenal, bahkan orang-orang yang tadinya tidak mengenal Anda akan mengenal Anda.
Setelah itu, akan banyak orang-orang yang tertarik dengan produk yang Anda jual.
So, penjualan Anda pun ikut meningkat.
Ini merupakan salah satu cara meningkatkan omset bisnis online.
Nah, apakah pernah terfikirkan oleh Anda?
Jika belum, mulai sekarang lakukanlah.
Banyak strategi untuk meningkatkan engagement Instagram Anda, diantaranya:

1. Posting Konten Yang Memicu Interaksi

Buatlah konten yang mengandung pertanyaan.
Ini akan memancing followers Anda untuk menjawab.
Dan gunakanlah kalimat yang tepat.

2. Upload Konten Yang Menarik

Mengupload foto produk terus-menerus akan sangat membosankan.
Maka sesekali Anda perlu menyelenginya dengan konten yang menarik.
Seperti, kata-kata motivasi, quotes, kisah yang menginspirasi dan sebagainya.

3. Menampilkan Dokumentasi Kegiatan Anda

Nah, untuk menyakinkan followers Anda, Anda bisa menampilkan foto maupun video behind the scene.
Seperti, bagaimana kegiatan produksi Anda, lingkungannya, karyawan Anda dan sebagainya.
Selain secara strategi, ada beberapa teknik yang perlu Anda pelajari untuk meningkatkan engagement di Instagram.
Memang apa bedanya strategi dan teknik?
Tentu berbeda!
Kalau untuk strategi lebih kepada perencanaan dan untuk teknik itu sendiri lebih kepada sistem kerjanya.
Maka dari itu, pentingnya mempelajari teknik untuk meningkatkan engagement di Instagram.
Apa aja sih tekniknya?

1. Membuat Konsep Konten

Buatlah konsep konten yang sederhana terlebih dahulu.
Konsep yang sederhana biasanya berkaitan dengan 5W + 1H.
  • Apa yang ingin Anda buat (what)
  • Siapa target pasar Anda (who)
  • Kapan waktu yang pas (when)
  • Dimana tempat yang tepat (where)
  • Alasan kenapa memilih tema tersebut (why)
  • Dan bagaimana prosesnya (how).

2. Membuat Konten Yang Berbeda

Mungkin Anda sering memperhatikan konten yang isinya sama namun beda cara penyampaiannya, gaya bahasa yang digunakan, designnya dan sebagainya.
Nah, Anda bisa membuat konten seperti itu untuk meningkatkan engagement Instagram Anda.

3. Konsisten

Nah, ini sangatlah penting.
Anda perlu konsisten dalam membuat konten dan mempostingnya.
Minimal 1 kali postingan dalam sehari.
Anda juga bisa mencari referensi dari akun-akun kompetitor lainnya.
Tapi tak bisa dipungkiri konten yang menarik sangat membantu Anda dalam meningkatkan engagement.
Ngomong-ngomong soal konten, apa aja sih tips untuk membuat konten yang menarik?
Inilah tips membuat konten yang menarik:

1. Konten Yang Kontroversi

Nah, ini merupakan salah satu cara untuk memancing followers Anda untuk berinteraksi.
Biasanya mereka akan berkomentar jika postingan Anda berlawanan dengan pendapat mereka.

2. Konten Yang Trend

Konten yang sedang trend atau banyak dibicarakan mampu meningkatkan engagement Anda.
Bagaimana cara untuk mendapatkan konten yang sedang trend?
Gampang!
Anda bisa menggunakan fitur search di Instagram untuk menemukan konten yang sedang trend.

3. Konten Yang Tertarget

Jika Anda menjual produk pakaian, sebisa mungkin membuat konten yang berhubungan dengan produk Anda.
Misalnya, cerita para pengguna pakaian Anda, kisah si pemilik produk atau kuis yang memancing interaksi.

4. Konten Yang Menyentuh

Konten yang membahas soal cinta, keluarga, jodoh atau sejenisnya memiliki peminat yang cukup banyak.
Dengan membuat konten tersebut, Anda akan sangat mudah mendapatkan likes dan comment yang banyak.

5. Konten Yang Original

Buatlah konten yang menggambarkan akun Anda.
Dengan memiliki ciri khas tersendiri, akun Anda akan mudah diingat oleh followers Anda.
Maka dari itu mulailah mengelola akun Anda secara profesional dan matang.
Instagram merupakan sosial media yang mengunggulkan visual.
Namun, bukan berarti konten berupa teks menjadi tidak penting lagi.
Di Instagram di kenal dengan istilah “caption” yang memberi pengaruh kuat terhadap tingkat engagement.
Tambahkan kata-kata “like dan tag sahabatmu ya” atau kira-kira ajakan semacam itu untuk menciptakan konten yang lebih viral.
Dengan mengajak followers untuk turut aktif dalam setiap konten, engagement akan semakin meningkat.
Kalimat Call To Action ini bisa Anda pergunakan di foto Anda.
Bila Anda sudah memiliki jumlah followers yang cukup besar, sebagian dari followers Anda pasti ada yang ingin narsis di akun Anda.
Hanya dengan membuat konten dan men-tag ke Anda.
Tentunya, dengan harapan Anda sebagai pemilik akun untuk merepost konten mereka dan yang pasti mengcredit mereka.
Selain membantu dalam mengisi konten secara gratis, teknik ini juga bisa mendekatkan Anda dengan followers.
Percayalah, teknik ini sangat efektif dalam meningkatkan engagement Instagram.
Engagement merupakan ukuran penting dalam melakukan optimasi Instagram.
Terlebih lagi, engagement juga dapat mempengaruhi konversi penjualan Anda.
Bila engagement Anda masih dibawah 1 persen, maka bekerja keraslah!
Kalau engagement Anda mulai meningkat.
Banyak cara jualan di sosial media.
Nah, Anda bisa mencoba beberapa strategi lain, diantaranya:

1. Endorse

Instagram sangat populer untuk dipakai sebagai media promosi untuk berbagai jenis bisnis.
Mulai dari fashion, kosmetik, jasa fotografi, kuliner kelas berat hingga makanan ringan.
Promosi tersebut tidak hanya menampilkan produk di akun Instagram Anda sendiri tapi juga bisa memakai jasa endorse yang mempunyai banyak followers untuk mempromosikan bisnis Anda di akun Instagram mereka.
Karena, Instagram sangat di unggulkan dalam bentuk visual jadi sebisa mungkin menampilkan foto yang menarik.
Selain foto, Anda bisa membuat video yang lebih bagus dalam menarik perhatian audience  Anda untuk mengklik, karena audience Anda tidak bisa melihat isi dari video sebelum mereka klik.
Kalau untuk foto, semua orang bisa menikmati secara langsung tanpa perlu klik.
Kadang membuat konsep video untuk endorse tidak harus ketika endorser menikmati atau memakai produk Anda.
Tapi bisa juga endorser hanya berkeiling di pabrik atau toko Anda atau bahkan endorser sedang mewawancarai Anda.
Harus terkonsep agar audience bisa tau produk apa yang sedang dipromosikan.
Fenomena endorsement dapat menjadi salah satu strategi pemasaran yang diandalkan oleh pebisnis karena sangat efektif.
Terutama kegiatan dagang yang menggunakan cara pembelian dan pembayaran secara online.
Anda pun tidak boleh asal-asalan dalam memilih endorser untuk bisnis Anda.
Anda bisa melihat track record yang akan menjadi calon endorse Anda.
1. Apakah dia pernah melakukan endorse untuk sebuah bisnis atau produk?
2. Apakah hasilnya memuaskan?
3. Apakah dia pernah endorse produk atau bisnis yang sejenis dengan produk Anda? Dan bagaimana hasilnya?
Jika sang endorser belum pernah memberikan jasa endorse, Anda bisa lihat dari interaksi dengan followersnya.
Makin banyak komentar dalam setiap post maka nilai engagementnya semakin tinggi.
Semakin tinggi nilai engagementnya semakin mempengaruhi efektifitas sebuah endorse.
Sebisa mungkin untuk melakukan mapping terhadap calon endorser.
Seperti jumlah followers dan target endorse produk Anda.
Misalnya, Anda menjual produk tas traveling, carilah endorser yang memang memiliki hobi traveling.
Kenapa awkarin banyak yang mengendorse?

Karena apapun yang dipakai Awkarin memberikan pengaruh kepada followersnya.
Ini yang mengakibatkan produk yang dipromosikan Awakrin selalu tertarget.

2. Giveaway

Giveaway adalah sebuah kegiatan dengan memberikan hadiah gratis kepada siapa saja yang ikut sesuai dengan produk yang di janjikan oleh sponsor atau dari produk yang Anda jual.
Namun, peserta harus memenuhi syarat untuk mendapatkan hadiah gratis tersebut misalnya harus berlangganan (subscribe) email, share info tentang giveaway tersebut ke sosial media lain, atau hanya mengirimkan komentar dan spam likes.
Secara sederhana giveaway itu bagi-bagi produk, baik itu gadget atau yang lain secara gratis.
Tips untuk strategi giveaway yang efektif.
Tentukan goal yang jelas untuk kegiatan giveaway Anda karena tanpa arah yang jelas maka giveaway yang Anda lakukan tidak akan memberikan hasil yang maksimal.
Nah, untuk membantu Anda mencapai goal dan mendapatkan benefit yang maksimal dari giveaway yang Anda lakukan, ada beberapa tips untuk mengadakan giveaway, diantaranya:

1. Tentukan Goal Dalam Mengadakan Giveaway

Kenapa Anda ingin mengadakan giveaway?
Apa untuk pengenalan produk baru?
Membangun interaksi dengan followers?
Tulislah secara spesifik agar lebih tertarget.

2. Hadiah Harus Sesuai Dengan Target Market

Jika Anda menjual produk kosmetik, maka Anda bisa memberikan free tester kepada followers Anda yang mengikuti giveaway ini.

3. Menggunakan Hastag

Penggunaan hastag dalam melakukan giveaway akan mempermudah Anda mengetahui siapa saja yang mengikuti giveaway yang Anda adakan.
Buatlah hastag yang unik dan mudah diingat.
Dan pastikan hastag yang Anda buat belum pernah dipakai oleh orang lain.
Seperti contoh:

4. Mudah Dibagikan

Jelaskan secara detail syarat dan ketentuan untuk mengikuti giveaway tersebut.
Biasanya tag ke beberapa teman Anda, spam likes dan comment atau share ke sosial media lainnya.
Seperti contoh:

5. Batas Waktu

Pastikan batas waktu jelas.
Jika informasi yang disampaikan jelas, maka ada 2 kemungkinan.
Pertama, orang-orang akan terlalu dini mengetahui informasi giveaway.
Dan kedua, kemungkinan orang akan terlambat mengikuti giveaway.
Seperti contoh:

6. Umumkan Pemenang

Nah, ini juga tak kalah penting.
Anda harus mengumumkan siapa yang ideal menjadi pemenang.
Umumkan melalui Instastory maupun feed.
Dan, Anda bisa meminta testimoni dari pemenang giveaway.

3. Paid Promote

Paid Promote yang merupakan salah satu bentuk promosi sosial media khususnya di Instagram.
Biasanya penjual sudah menyiapkan konten promosi berupa foto dan caption.
Paid Promote banyak di lakukan pelaku online shop untuk mempromosikan produk mereka di akun publik dengan minimal followers 100k.
Salah metode berbayar yang terbukti bisa menghasilkan puluhan juta rupiah.
Kenapa harus Paid Promote?
  • Murah
  • Efektif
  • Tertarget
  • Cepat
Anda bisa gunakan akun publik untuk sasaran Anda dalam mempromosikan produk dengan Paid Promote.
Akun publik adalah akun yang memberikan informasi, entah untuk menghibur atau memberikan edukasi, story dan sesuatu yang hampir sering di lihat semua orang.
Paid Promote bisa di lakukan di akun publik yang memiliki banyak followers, semakin banyak followers sebuah akun maka harga Paid Promote semakin mahal.
Bagaimana cara mencari akun publik yang memiliki banyak followers?
Manfaatkan websta.me yang merupakan web untuk menganalisa akun publik yang memiliki banyak followers dengan menggunakan websta.me.
Dengan banyaknya online shop yang memanfaatkan Paid Promote, maka think out of the box dengan memikirkan niche-niche yang belum terlalu banyak iklan Paid Promote.
Dengan demikian iklan Anda akan jadi lebih efektif.
Inilah step-step menggunakan websta.me:
Anda langsung kunjungi websta.me.
Lalu Anda searching akun publik apa yang sering dikunjungi, tapi harus sesuai dengan produk yang Anda jual.
Disana Anda bisa mendapatkan informasi untuk menentukan apakah akun publik tersebut layak untuk dijadikan Paid Promote apa tidak.

Kalau Anda sudah mengikuti semua strategi jualan online diatas.
Dan, hasilnya engagement Anda pun semakin meningkat.
Kalau sudah meningkat seperti ini dijamin akan banyak orderan yang masuk.
So, Anda bisa langsung praktekkan ya! 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here